JURNALPOLTEKKESMALUKUJURNALPOLTEKKESMALUKU

JKTJKT

Lansia yang tinggal di Panti Werdha rentan mengalami masalah kecemasan sehingga berdampak terhadap kualitas hidup. Butterfly Hug sebagai intervensi nonfarmakologis untuk mengurangi kecemasan pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Butterfly Hug terhadap tingkat kecemasan pada lansia di Panti Werdha. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimen one group pretest-posttest, melibatkan 30 lansia yang tinggal di Panti Werdha Marfati yang dipilih secara purposive sampling. Pengukuran tingkat kecemasan menggunakan kuesioner Geriatric Anxiety Scale (GAS) dan SOP Butterfly Hug selama 30 menit, kemudian dilakukan pengukuran kecemasan setelah 3 hari intervensi. Analisa data menggunakan uji Paired Sample T Test. Hasil Uji Paired T Test menunjukan (0,001< 0,05) ada pengaruh Butterfly Hug terhadap tingkat kecemasan pada lansia. Intervensi Butterfly Hug menunjukkan adanya penurunan terhadap tingkat kecemasan pada lansia. Disarankan Butterfly Hug dijadikan intervensi dalam perawatan lansia dengan masalah keperawatan kecemasan.

Butterfly Hug dapat diintegrasikan sebagai intervensi non-farmakologi komplementer oleh perawat di panti jompo untuk mengurangi kecemasan lansia secara cepat dan aman, terutama sebelum tidur malam, dengan pelatihan sederhana untuk staf agar mudah direplikasi dalam praktik harian.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efek terapi Butterfly Hug pada kelompok kontrol dengan sampel yang lebih besar untuk memastikan keabsahan temuan; selanjutnya, studi longitudinal dengan periode pemantauan enam bulan hingga satu tahun dapat menguji keberlanjutan manfaat terapi terhadap kecemasan lansia serta faktor-faktor yang memengaruhi retensi manfaat tersebut; terakhir, penelitian komparatif antara variasi teknik Butterfly Hug (misalnya durasi, frekuensi, atau kombinasi dengan teknik relaksasi lain) dan intervensi konvensional seperti terapi musik atau latihan pernapasan dapat memberikan panduan praktis bagi perawat dalam memilih strategi non-farmakologis yang paling efektif untuk meningkatkan kesejahteraan mental lansia di panti jompo.

  1. Pelatihan dan Pendampingan Kader Posyandu Lansia di Kecamatan Wonomulyo | Jurnal Abdidas. pelatihan pendampingan... doi.org/10.31004/abdidas.v2i2.282Pelatihan dan Pendampingan Kader Posyandu Lansia di Kecamatan Wonomulyo Jurnal Abdidas pelatihan pendampingan doi 10 31004 abdidas v2i2 282
  2. GAMBARAN PEMELIHARAAN KESEHATAN DI PANTI WREDHA HARAPAN IBU KOTA SEMARANG | Tasikmalaya Nursing Journal.... ejurnal2.poltekkestasikmalaya.ac.id/index.php/TNJ/article/view/414GAMBARAN PEMELIHARAAN KESEHATAN DI PANTI WREDHA HARAPAN IBU KOTA SEMARANG Tasikmalaya Nursing Journal ejurnal2 poltekkestasikmalaya ac index php TNJ article view 414
  3. Butterfly Hug Reduce Anxiety on Elderly | Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery).... doi.org/10.26699/jnk.v8i3.art.p295-300Butterfly Hug Reduce Anxiety on Elderly Jurnal Ners dan Kebidanan Journal of Ners and Midwifery doi 10 26699 jnk v8i3 art p295 300
Read online
File size145.06 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test