STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA

Journal of Information System, Informatics and ComputingJournal of Information System, Informatics and Computing

Kemajuan koneksi internet di Indonesia memberikan dampak yang signifikan baik bagi individu maupun perusahaan. Kebutuhan akan informasi yang realtime sangatlah penting, untuk mendapatkannya dengan cepat bahkan langsung harus didukung dengan koneksi internet yang cepat dan stabil. Oleh karena itu untuk dapat memberikan layanan koneksi internet yang stabil dan menghindari adanya down total pada jaringan backbone antar router, umumnya suatu penyedia internet mempunyai dua atau lebih link pada jaringan antar backbone routernya untuk salah satunya digunakan sebagai link sekunder atau cadangan ketika link utama mengalami gangguan. Proses perpindahan link dari utama ke pencadangan disebut failover atau redundan link. Banyak sekali sistem failover yang diterapkan pada jaringan penyedia internet diantaranya dengan menggunakan teknologi dynamic routing seperti OSPF (Open Shortest Path First). Routing adalah proses pengiriman data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Dengan perutean dinamis, mekanisme perutean dilakukan secara dinamis dengan menentukan jarak terpendek secara cepat dan akurat antara peralatan pengirim dan penerima. OSPF adalah salah satu protokol routing dinamis yang menggunakan algoritma link-state untuk membangun dan menghitung jalur terpendek ke semua tujuan yang diketahui.

Berdasarkan uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa dalam konfigurasi Open Shortest Path First pada setiap router harus dihubungkan dengan kabel baik menggunakan kabel Fiber Optic (FO) ataupun jalur udara atau point to point dan harus saling terkoneksi, baik menggunakan tambahan perangkat seperti switch atau router to router.Dengan menggunakan metode failover menggunakan protokol OSPF (Open Shortest Path First) yang diterapkan ke PT.Arsen Kusuma Indonesia sangat berpengaruh, hal ini karena mengurangi downtime pada saat terjadinya fiber optic cut pada jaringan backbone.Dengan demikian jika jalur tautan terdekat diputus, link tersebut akan secara otomatis dialihkan sehingga jaringan tetap berjalan.Dikarenakan berkurangnya downtime pada jaringan akan berdampak pada menurunnya jumlah komplain dari costumers atau klien.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan protokol routing alternatif yang lebih efisien dalam mengatasi gangguan jaringan, seperti integrasi AI untuk prediksi kegagalan jaringan sebelum terjadi. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang optimasi konfigurasi OSPF dalam skenario jaringan hybrid (kabel dan wireless) untuk menguji skalabilitas dan keandalan sistem. Penelitian juga bisa mengeksplorasi penggunaan teknologi enkripsi lanjutan pada protokol routing dinamis untuk meningkatkan keamanan data yang dipindahkan antar router, terutama dalam lingkungan bisnis yang rentan terhadap serangan siber.

  1. 0. analisis perbandingan protokol routing ospf static optimalisasi jaringan komputer sma xyz transformasi... doi.org/10.56357/jt.v18i2.3100 analisis perbandingan protokol routing ospf static optimalisasi jaringan komputer sma xyz transformasi doi 10 56357 jt v18i2 310
  2. Perancangan Routing OSPF Mikrotik pada PT. Arsen Kusuma Indonesia | Journal of Information System, Informatics... doi.org/10.52362/jisicom.v8i2.1682Perancangan Routing OSPF Mikrotik pada PT Arsen Kusuma Indonesia Journal of Information System Informatics doi 10 52362 jisicom v8i2 1682
  3. Evaluasi Kinerja Varian Algoritma Congestion Control Pada Teknologi LTE (Long Term Evolution) | Taruk... e-journals.unmul.ac.id/index.php/JIM/article/view/1338Evaluasi Kinerja Varian Algoritma Congestion Control Pada Teknologi LTE Long Term Evolution Taruk e journals unmul ac index php JIM article view 1338
Read online
File size1.35 MB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test