YARSIYARSI

Junior Medical JournalJunior Medical Journal

Obesitas, yang meningkat secara global, mempengaruhi berbagai organ, termasuk paru-paru. Indeks Massa Tubuh (IMT) sering digunakan untuk mengukur obesitas dan diketahui dapat menurunkan fungsi paru, khususnya rasio FEV1/FVC. Peningkatan prevalensi obesitas, akibat pola makan dan gaya hidup tidak sehat, berdampak buruk pada kesehatan pernapasan. Islam mengajarkan pentingnya menjaga kesehatan melalui kebersihan, pola makan seimbang, dan aktivitas fisik, yang relevan dalam pencegahan obesitas dan gangguan pernapasan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi hubungan antara IMT dan fungsi paru pada pria dengan obesitas di sekitar Universitas YARSI. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik secara cross sectional pada 40 pria, dipilih melalui simple random sampling. Data diambil menggunakan spirometri dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan 92,5% responden memiliki rasio FEV1/FVC di atas 75%, menunjukkan fungsi paru yang baik. Namun, 7,5% responden (O17, O25, O29) memiliki rasio di bawah 75%, dengan dua di antaranya (O25 dan O29) menderita penyakit paru obstruktif, dan satu responden (O17) dengan penyakit paru restriktif ringan. Kesimpulannya, terdapat hubungan umum antara IMT di atas normal dengan rasio FEV1/FVC. Namun, tiga responden yang memiliki rasio di bawah 75% dipengaruhi oleh faktor lain seperti paparan asap rokok, riwayat sesak, hipertensi, dan obesitas.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (92,5%) memiliki rasio FEV1/FVC di atas 75%, yang menandakan kondisi paru-paru yang baik.Namun, 7,5% responden (O17, O25, dan O29) memiliki rasio di bawah 75%, dengan dua di antaranya mengalami penyakit paru obstruktif dan satu responden dengan penyakit paru restriktif ringan.Meskipun terdapat hubungan umum antara IMT di atas normal dan penurunan rasio FEV1/FVC, beberapa responden lebih dipengaruhi oleh faktor lain seperti paparan asap rokok, riwayat sesak napas, dan hipertensi.Menariknya, beberapa responden dengan IMT di atas normal masih memiliki rasio FEV1/FVC yang baik.

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam untuk memahami faktor-faktor lain yang mempengaruhi fungsi paru pada individu dengan IMT di atas normal. Kedua, studi komparatif antara komunitas pria dengan IMT normal dan di atas normal dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang dampak obesitas pada fungsi paru. Ketiga, penelitian tentang intervensi gaya hidup, seperti diet dan aktivitas fisik, pada komunitas pria dengan IMT di atas normal dapat memberikan rekomendasi praktis untuk mencegah dan mengelola gangguan pernapasan. Dengan menggabungkan perspektif medis dan agama, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pencegahan dan pengelolaan obesitas dan gangguan pernapasan dalam masyarakat.

Read online
File size387.82 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test