IAIDAIAIDA

LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatLOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Master of ceremony (MC) merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki guru dalam membimbing kegiatan yang dilaksanakan di sekolah, baik formal maupun nonformal. Namun, masalah di lapangan adalah tidak semua guru siap ketika diberikan tugas menjadi pembawa acara, meskipun mereka terbiasa mengajar di kelas, karena kurangnya persiapan dan ketidakmampuan guru tersebut mengelola acara dengan audiens yang beragam selain siswa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan melatih guru agar dapat mempersiapkan diri menjadi pembawa acara yang fleksibel dan komunikatif. Metode yang digunakan dibagi menjadi tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, yang berfokus pada persiapan pembawa acara, antara lain kemampuan menyusun rundown acara dan membuat cue card. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan menulis panduan pembawa acara berupa cue card yang memuat informasi penting untuk membantu praktik pembawa acara. Selain itu, peserta juga menunjukkan fleksibilitas dan ketenangan dalam membimbing kegiatan acara baik formal maupun nonformal.

Pelatihan pembawa acara melalui pembuatan cue card dan pengembangan rundown terbukti meningkatkan pemahaman guru tentang public speaking serta kemampuan mereka menyusun dan mengimplementasikan cue card dalam berbagai konteks acara formal dan nonformal.Hasilnya, guru menunjukkan kepercayaan diri yang lebih tinggi dalam menjalankan tugas sebagai pembawa acara.Diharapkan metode ini dapat diterapkan secara luas oleh guru serta diajarkan kepada peserta didik untuk meningkatkan keterampilan berbicara dan menulis.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang pelatihan cue card terhadap kualitas pembawaan acara guru selama satu tahun akademik, sehingga dapat mengidentifikasi keberlanjutan peningkatan kemampuan. Selanjutnya, studi komparatif antara guru yang mengikuti pelatihan ini dengan guru yang tidak mengikuti dapat mengungkap perbedaan signifikan dalam kemampuan public speaking dan efektivitas penyampaian materi. Penelitian juga dapat memperluas cakupan peserta dengan melibatkan guru dari jenjang pendidikan lain, seperti SMA dan perguruan tinggi, untuk menilai apakah metode yang sama dapat diadaptasi secara efektif di tingkat yang lebih tinggi. Selain itu, pengembangan modul digital yang memanfaatkan aplikasi mobile untuk pembuatan cue card dapat diteliti untuk mengetahui apakah teknologi meningkatkan efisiensi dan motivasi guru. Akhirnya, analisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pelatihan, seperti motivasi pribadi, dukungan manajerial, dan ketersediaan sumber daya, dapat memberikan panduan kebijakan bagi institusi pendidikan dalam merancang program pengembangan profesional.

  1. PELATIHAN MC DAN PROTOKOL ACARA FORMAL DAN INFORMAL IBU-IBU PKK DI KECAMATAN PANTAI LABU | Iwanda Lubis... jurnal.dharmawangsa.ac.id/index.php/reswara/article/view/1039PELATIHAN MC DAN PROTOKOL ACARA FORMAL DAN INFORMAL IBU IBU PKK DI KECAMATAN PANTAI LABU Iwanda Lubis jurnal dharmawangsa ac index php reswara article view 1039
Read online
File size3.4 MB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test