UMTUMT

JIKA (Jurnal Informatika)JIKA (Jurnal Informatika)

PT Kurnia Sylva merupakan perusahaan konsultan pemetaan yang sangat bergantung pada jaringan internet dalam mendukung aktivitas pekerjaan, terutama pada divisi Geographic Information System (GIS). Namun, jaringan internet eksisting mengalami permasalahan serius akibat tidak adanya sistem manajemen bandwidth, sehingga distribusi kecepatan internet menjadi tidak merata antar divisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan manajemen bandwidth yang efektif dengan menggunakan metode Per connection queue (PCQ) dan Queue tree pada perangkat Mikrotik. Metode PCQ digunakan untuk membagi bandwidth secara adil dan otomatis kepada setiap pengguna dalam satu divisi, sedangkan Queue tree dimanfaatkan untuk memisahkan dan mengatur alokasi bandwidth berdasarkan jenis trafik seperti unduhan. Penelitian dilakukan melalui tahap observasi, wawancara, studi pustaka, desain jaringan, serta simulasi dan pengujian virtual menggunakan VirtualBox dan WinBox. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mendistribusikan bandwidth sesuai dengan alokasi yang telah ditetapkan pada setiap divisi, baik dalam skenario multi-user maupun multi-profile. Penggunaan kombinasi metode PCQ dan Queue tree terbukti efektif dalam menciptakan distribusi internet yang adil dan efisien, serta mampu meningkatkan kinerja jaringan secara keseluruhan. Solusi ini layak diimplementasikan secara nyata untuk menunjang produktivitas kerja di lingkungan PT Kurnia Sylva.

Berdasarkan hasil pengujian, sistem manajemen bandwidth yang menggabungkan metode Queue Tree dan Per Connection Queue (PCQ) berhasil membagi bandwidth download secara adil sesuai konfigurasi proporsional tiap user profile di PT Kurnia Sylva.Meskipun terdapat variasi kecil akibat perbedaan waktu akses, intensitas permintaan data, dan latensi, variasi tersebut tidak mengganggu keadilan distribusi secara keseluruhan.Dengan demikian, solusi ini dapat dianggap efektif dan stabil sebagai pendekatan praktis untuk meningkatkan kinerja jaringan dalam lingkungan perusahaan.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi (1) bagaimana penerapan algoritma penjadwalan dinamis pada metode PCQ dapat meningkatkan responsivitas jaringan ketika jumlah pengguna dan variasi trafik berubah secara real‑time, dengan menguji skenario jaringan yang lebih besar dan beragam. (2) Penelitian berikutnya dapat menilai dampak integrasi mekanisme Quality of Service (QoS) berbasis prioritas trafik pada kombinasi PCQ‑Queue Tree, khususnya dalam mengoptimalkan bandwidth untuk aplikasi kritis seperti GIS dan video konferensi, melalui percobaan di lingkungan produksi nyata. (3) Selanjutnya, studi dapat menyelidiki efektivitas model manajemen bandwidth ini pada koneksi uplink serta pengaruhnya terhadap keamanan jaringan, dengan mengembangkan prototipe yang menggabungkan kontrol bandwidth dan firewall terintegrasi, serta melakukan evaluasi kinerja pada skala perusahaan multi‑cabang. Ketiga arah penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang skalabilitas, keamanan, dan efisiensi solusi manajemen bandwidth berbasis Mikrotik dalam konteks operasional yang lebih kompleks.

  1. Manajemen Bandwidth dalam Mengoptimalkan Penggunaan Router Mikrotik terhadap Pelayanan Koneksi Jaringan... doi.org/10.37034/infeb.v4i3.144Manajemen Bandwidth dalam Mengoptimalkan Penggunaan Router Mikrotik terhadap Pelayanan Koneksi Jaringan doi 10 37034 infeb v4i3 144
  2. Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas)i. metode pcq queue tree implementasi manajemen... jurnal.iaii.or.id/index.php/RESTI/article/view/3026Jurnal RESTI Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas i metode pcq queue tree implementasi manajemen jurnal iaii index php RESTI article view 3026
Read online
File size786.84 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test