ISI SURAKARTAISI SURAKARTA

Abdi SeniAbdi Seni

Perancangan edible art rempah Nusantara dengan inspirasi seni lukis Mooi Indie adalah rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang berkolaborasi dengan mitra UMKM, Saeca, untuk menciptakan karya seni intermedia yang melibatkan pendekatan disiplin gastronomi molekuler dan seni rupa. Metode penciptaan produk dilaksanakan untuk menganalisis esensi estetika Nusantara pada periode kesejarahan seni rupa: Mooi Indie dengan tahapan teori Design Thinking yakni Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Proses produksi edible art yang dilakukan dengan pendekatan ini melibatkan analisis kualitatif terhadap karakteristik rempah-rempah tradisional Indonesia. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pemahaman tentang penggunaan rempah-rempah dalam seni kuliner serta memberikan alternatif kreatif dalam merancang pengalaman sensori visual melalui makanan. Kesimpulan dari kegiatan ini dapat menjadi lanjutan dalam bidang seni kuliner yang landasan untuk pengembangan menggabungkan unsur-unsur budaya lokal dengan estetika kontemporer.

Penelitian menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap konteks sejarah, sosial, dan budaya serta integrasi nilai‑nilai sejarah secara holistik agar karya tidak hanya menjadi refleksi visual tetapi juga menyampaikan pesan kontekstual yang kaya.Selanjutnya, eksplorasi teknik seni tradisional dalam medium kontemporer perlu diperkuat melalui kolaborasi dengan sejarawan, ahli budaya, dan komunitas lokal untuk mencapai keautentikan dan bobot yang lebih tinggi.Akhirnya, peneliti dianjurkan mempertimbangkan aspek keberlanjutan lingkungan dan budaya agar hasil ciptaan tidak hanya estetis tetapi juga menyampaikan pesan keberlanjutan sosial dan budaya yang bermakna.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana pelatihan literasi seni yang ditingkatkan memengaruhi kualitas dan penerimaan pasar produk edible art, dengan menguji perbedaan hasil sebelum dan sesudah intervensi pendidikan. Selain itu, penelitian dapat mengembangkan platform digital interaktif untuk co‑design edible art bersama pemangku kepentingan komunitas, menilai dampak terhadap kreativitas, partisipasi, dan kepuasan pengguna. Selanjutnya, studi longitudinal dapat menilai dampak keberlanjutan jangka panjang inisiatif edible art, mencakup analisis jejak lingkungan, pelestarian warisan budaya, dan kontribusi terhadap pembangunan sosial‑ekonomi lokal, sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang mendukung inovasi berkelanjutan dalam seni kuliner.

Read online
File size1.4 MB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test