UBUB

Journal of Psychiatry Psychology and Behavioral ResearchJournal of Psychiatry Psychology and Behavioral Research

Latar belakang: Depresi pasca persalinan (PPD) adalah masalah besar yang dapat menyebabkan dampak buruk pada kesehatan mental dan perkembangan kognitif serta fisik anak-anak ibu, meskipun sudah dikenal, menahun, dan dapat diobati. Prevalensi depresi pasca persalinan di Timur Tengah tertinggi (26%) tetapi sebaliknya, Eropa terendah (8%). Praktik pasca persalinan tradisional digunakan untuk memberikan perawatan kepada ibu. Namun, ada beberapa bukti berbasis hasil tertentu mengenai depresi pasca persalinan. Tujuan: Untuk mengetahui peran budaya berbeda dalam depresi pasca persalinan. Metode: Ulasan literatur dilakukan di 5 database termasuk PubMed, MEDLINE, PMC, Science Direct, dan Taylor Francis Online antara 2015 dan 2021 yang terkait khususnya keyakinan budaya dalam pasca persalinan dan depresi pasca persalinan. Hasil akan ditentukan oleh ulasan literatur. Hasil: Ada berbagai budaya berbeda yang diterapkan selama masa pasca persalinan di negara Barat dan Asia yang menghasilkan depresi pasca persalinan. Ibu ideal, multitasking, memiliki keuangan yang baik, pekerjaan, ikatan dengan bayi, ditekankan di negara Barat sementara Asia memiliki budaya tertentu di setiap wilayah. Namun, gender umum di kedua negara menyebabkan depresi. Kesimpulan: Depresi pasca persalinan adalah gangguan psikologis yang dapat terjadi selama masa pasca persalinan, budaya adalah salah satu penyebabnya dan preferensi gender adalah masalah utama yang menyebabkan depresi pasca persalinan.

Depresi pasca persalinan adalah gangguan psikologis yang dapat terjadi selama masa pasca persalinan.Budaya merupakan salah satu faktor penyebabnya, dengan preferensi gender menjadi masalah utama yang memperparah kondisi ini.Penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan budaya berpengaruh signifikan terhadap risiko depresi pasca persalinan, terutama melalui praktik tradisional dan harapan sosial terhadap peran ibu.

1. Penelitian lebih lanjut tentang pengaruh praktik budaya khusus, seperti Doing the Month di Tiongkok, terhadap tingkat depresi pasca persalinan dan mekanisme penanggulangannya. 2. Analisis peran dukungan sosial dalam mengurangi dampak preferensi gender terhadap depresi pasca persalinan di berbagai wilayah. 3. Studi eksploratif mengenai hubungan antara perubahan budaya modern dan risiko depresi pasca persalinan pada ibu migran, dengan fokus pada adaptasi terhadap norma lokal dan tekanan sosial.

  1. Epidemiology of postnatal depression and its associated factors in Africa: A systematic review and meta-analysis... doi.org/10.1371/journal.pone.0231940Epidemiology of postnatal depression and its associated factors in Africa A systematic review and meta analysis doi 10 1371 journal pone 0231940
Read online
File size353.53 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test