PPIPPI

Jurnal Perkeretaapian Indonesia (Indonesian Railway Journal)Jurnal Perkeretaapian Indonesia (Indonesian Railway Journal)

Pembangunan jembatan kereta api di Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun (PPIM) bertujuan untuk menyediakan prasarana pendidikan taruna PPI Madiun. Keterbatasan ruang gerak saat pelaksanaan pekerjaan menyebabkan pemilihan dimensi struktur abutmen dan jenis pondasi dalam harus dipertimbangkan dengan baik. Studi ini bertujuan untuk merencanakan usulan struktur bawah jembatan kereta di PPIM. Perencanaan struktur bawah jembatan dilakukan menggunakan data hasil uji CPT (Cone Penetrometer Test). Penentuan karakteristik fisik dan teknis tanah menggunakan metode korelasi dari data CPT. Perhitungan beban jembatan dan dimensi struktur bawah jembatan mengacu pada peraturan yang berlaku di Indonesia. Berdasarkan data uji CPT, lokasi tanah keras berada di kedalaman 10 m dengan jenis tanah dasar didonimasi oleh pasir. Berdasarkan hasil analisis stabilitas abutmen diperoleh dimensi tapak sebesar 6.5 m x 2.7 m dan kedalaman 2.2 m. Dengan mempertimbangkan sulitnya akses alat berat menuju lokasi pekerjaan, abutmen direncanakan akan didukung oleh pondasi sumuran dengan diameter 80 cm dan kedalaman tanam 3 m.

Hasil pengujian sondir atau CPT di area rencana pembangunan PPI Madiun menunjukkan bahwa lokasi tanah keras berada pada kedalaman 10 hingga 12 meter.Jenis tanah di sepanjang kedalaman uji didominasi oleh pasir.Hasil analisis menunjukkan bahwa abutmen jembatan dengan dimensi tapak 2.7 m memiliki faktor keamanan (SF) yang lebih besar dari SFmin yang disyaratkan dalam SNI 8460.2017, sehingga abutmen tersebut stabil terhadap guling dan geser.Diperlukan penggunaan pondasi dalam jenis sumuran dengan diameter 80 cm dan kedalaman tanam 3 meter untuk dapat mencapai faktor keamanan minimum (SFmin) terhadap daya dukung tanah.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan alternatif pondasi yang lebih efisien untuk wilayah dengan akses terbatas, seperti menggunakan teknologi bahan komposit atau fondasi terapung. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak jangka panjang dari beban dinamis kereta api terhadap stabilitas struktur bawah jembatan, terutama di tanah berpasir. Terakhir, penelitian juga bisa mengkaji penggunaan model simulasi berbasis AI untuk mempercepat analisis geoteknik dan optimasi desain struktur bawah jembatan di lokasi dengan kondisi tanah kompleks.

Read online
File size787.11 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test