GUMPUBLISHERGUMPUBLISHER

Eduversity : Journal of Future Interdisciplinary EducationEduversity : Journal of Future Interdisciplinary Education

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat intensitas penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan tingkat kemandirian belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan AI berada pada kategori tinggi dengan persentase 73,3% dan nilai rata-rata 48,37, sedangkan kemandirian belajar juga berada pada kategori tinggi dengan persentase 80,0% dan nilai rata-rata 55,60. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu memanfaatkan AI sebagai pendukung pembelajaran tanpa mengurangi kemampuan belajar secara mandiri. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi program studi dalam menyusun strategi pemanfaatan AI yang mendukung proses pembelajaran secara optimal.

Berdasarkan hasil penelitian, intensitas penggunaan Artificial Intelligence (AI) pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi berada pada kategori tinggi, demikian pula tingkat kemandirian belajar mahasiswa yang juga berada pada kategori tinggi.Hasil tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan AI telah menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa, terutama dalam mencari informasi, memahami materi perkuliahan, dan menyelesaikan tugas akademik.Tingginya penggunaan AI tidak menyebabkan menurunnya kemandirian belajar, tetapi justru dapat mendukung proses pembelajaran apabila dimanfaatkan secara bijaksana dan bertanggung jawab.Mahasiswa tetap mampu mengatur tujuan belajar, mengelola waktu, memilih strategi belajar, serta mengevaluasi hasil belajarnya secara mandiri meskipun memanfaatkan AI sebagai media pendukung pembelajaran.Temuan ini menunjukkan bahwa AI berperan sebagai alat bantu yang dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi belajar tanpa menggantikan peran mahasiswa dalam membangun pengetahuan secara mandiri.Oleh karena itu, pemanfaatan AI dalam pembelajaran di perguruan tinggi perlu diintegrasikan secara tepat melalui strategi pembelajaran yang mendorong kemampuan berpikir kritis, literasi digital, dan kemandirian belajar sehingga teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang memanfaatkan AI secara optimal. Studi ini dapat mengeksplorasi cara-cara kreatif dalam mengintegrasikan AI ke dalam proses pembelajaran, seperti penggunaan AI untuk membantu mahasiswa dalam merancang dan mengembangkan proyek penelitian, atau memanfaatkan AI sebagai alat bantu dalam proses penulisan ilmiah. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat menyelidiki dampak penggunaan AI terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreatif mahasiswa, serta bagaimana AI dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan kemampuan analisis mahasiswa. Dengan demikian, studi lanjutan ini dapat memberikan kontribusi dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang memanfaatkan AI secara efektif dan bertanggung jawab, serta meningkatkan kualitas pendidikan di perguruan tinggi.

  1. Self-regulation strategies in blended learning environments in higher education: A systematic review... ajet.org.au/index.php/AJET/article/view/6453Self regulation strategies in blended learning environments in higher education A systematic review ajet au index php AJET article view 6453
Read online
File size207.1 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test