FKIP UWGMFKIP UWGM

Jurnal Warna : Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia DiniJurnal Warna : Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini

Penelitian ini membahas tentang di Desa Polagan Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis praktik pengasuhan anak usia dini dalam keluarga migran di Desa Polagan Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan yang mencangkup pola asuh, nilai budaya, dan tantangan yang dihadapi. Migrasi sering kali menyebabkan perubahan yang signifikan dalam struktur keluarga dan dinamika keluarga, termasuk dalam cara pengasuhan anak. Pengasuhan anak dalam keluarga selalu menjadi salah satu topik pembahasan yang menarik dalam dunia Pendidikan, terutama dalam konteks Pendidikan anak usia dini. Hal disebabkan karena pada masa ini anak sedang berada dalam periode emas, di mana stimulasi yang tepat dapat memaksimalkan semua aspek perkembangannya. Pengasuhan pada masa ini semestinya dilakukan dengan cara memberikan kasih sayang, keteladanan, dan pembelajaran yang interaktif, memberikan landasan kuat bagi anak dalam menghadapi masa depan. Pengasuhan orang tua kepada anak juga mengarahkan perilaku, pengetahuan, dan nilai-nilai yang dianggap tepat, tujuannya agar anak dapat mandiri, tumbuh dan berkembang dengan sehat dan optimal, dan memiliki rasa percaya diri. Proses ini tidak bisa diabaikan, mengingat masa usia dini adalah fase kritis di mana pengalaman dan interaksi anak dengan lingkungannya akan membentuk dasar perkembangan jangka panjang. Maka dari itu fokus penelitian ini pada dampak keberadaan orang tua yang merantau dalam proses pengasuhan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dilakukan terhadap keluarga migran Madura, terutama orang tua dan pengasuh anak. Analisis data dilakukan secara induktif dengan menekankan pada makna dibalik data yang diamati oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpisahan anak dengan orang tua dapat merenggangkan hubungan emosional antara anak dan orang tua, menghambat pembentukan kepercayaan dasar, dan menyebabkan masalah dalam perkembangan pribadi anak selanjutnya. Strategi pengasuhan yang diterapkan oleh keluarga migran dalam menghadapi tantangan termasuk menggunakan pengasuh alternatif seperti kakek-nenek atau kerabat dekat, serta memanfaatkan teknologi komunikasi untuk menjaga interaksi dengan anak seperti telefon setiap saat dan video call dengan anak.

Orang tua atau pengasuh tetap berkomunikasi secara rutin melalui video call atau telepon untuk memberikan perhatian, kasih sayang, dan dukungan positif meskipun berada jauh.Selain itu, mereka memastikan anak memperoleh pendidikan formal atau informal yang sesuai dengan usia dan tahap perkembangan.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana frekuensi dan kualitas komunikasi digital (seperti video call, pesan suara) memengaruhi perkembangan sosial‑emosional anak migran Madura, sehingga dapat memberikan panduan praktis bagi orang tua yang berada jauh. Selain itu, diperlukan studi komparatif yang membandingkan dampak pola pengasuhan otoritatif versus otoriter pada anak-anak migran, untuk memahami mana yang lebih efektif dalam konteks budaya dan migrasi. Terakhir, penelitian longitudinal yang melacak kesejahteraan mental orang tua migran dan anak mereka selama periode migrasi dapat mengidentifikasi faktor‑faktor risiko dan strategi coping yang dapat ditingkatkan dalam intervensi kebijakan dan layanan sosial.

  1. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/fam0000978APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 fam0000978
  2. Psychologia Rozwojowa. psychologia rozwojowa ta tre jest hostowana przez kogo innego je li chcesz obejrze... doi.org/10.4467/20843879PRPsychologia Rozwojowa psychologia rozwojowa ta tre jest hostowana przez kogo innego je li chcesz obejrze doi 10 4467 20843879PR
Read online
File size302.91 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test