POLGANPOLGAN

Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan)Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan)

Konseling keluarga merupakan proses bantuan kepada individu dengan melibatkan para anggota keluarga lainnya dalam upaya memecahkan masalah yang di alami. Penelitian ini adalah penelitian field research dengan pendekatan kualitatif. Hasil Penelitian ini adalah masyarakat di Desa Nenassiam masih sedikit yang memahami ilmu bimbingan konseling, tetapi keluarga yang sudah menerapkan ilmu bimbingan dan konseling memiliki komunikasi yang baik antara orang tua dan anak. Dengan adanya bimbingan konseling maka komunikasi yang terjalin menjadi hangat dan komunikasi dua arah, yang mana orang tua tidak hanya berperan sebagai pemberi nasehat, tetapi juga sebagai pendengar keluh kesah anak. Selanjutnya dalam mengatasi konflik disini adalah orang tua ketika orang tua memahami proses transisi ini melalui konseling, keluarga dapat belajar cara-cara konstruktif untuk menyelesaikan konflik yang muncul, baik konflik antar pasangan, orang tua dan anak, maupun antar anggota keluarga lainnya. Orang tua jadi memiliki rasa peduli pada anak, sehingga berhati-hati dalam berkata-kata dan bertingkah laku. Adanya bimbingan konseling mampu menjadi komunikasi yang baik sehingga lingkungan keluarga menjadi harmonis. Keluarga yang telah menerapkan bimbingan konseling yang baik, maka hubungan rumah tangganya akan harmonis, hubungan keluarga juga baik. Dengan adanya hubungan harmonis ini maka dapat meningkatkan ketahanan keluarga.

Masyarakat di Desa Nenassiam masih sedikit yang memahami ilmu bimbingan konseling, tetapi keluarga yang sudah menerapkan ilmu bimbingan dan konseling memiliki komunikasi yang baik antara orang tua dan anak.Dengan adanya bimbingan konseling maka komunikasi yang terjalin menjadi hangat dan komunikasi dua arah, yang mana orang tua tidak hanya berperan sebagai pemberi nasehat, tetapi juga sebagai pendengar keluh kesah anak.Selanjutnya dalam mengatasi konflik disini adalah orang tua ketika orang tua memahami proses transisi ini melalui konseling, keluarga dapat belajar cara-cara konstruktif untuk menyelesaikan konflik yang muncul, baik konflik antar pasangan, orang tua dan anak, maupun antar anggota keluarga lainnya.Orang tua jadi memiliki rasa peduli pada anak, sehingga berhati-hati dalam berkata-kata dan bertingkah laku.Adanya bimbingan konseling mampu menjadi komunikasi yang baik sehingga lingkungan keluarga menjadi harmonis.Ketika anak memiliki masalah orang tua jadi lebih paham untuk bertindak, dan mengetahui bahwa peran orang tualah yang membentuk karakter dan tingkah laku mereka.Keluarga yang telah menerapkan bimbingan konseling yang baik, maka hubungan rumah tangganya akan harmonis, hubungan keluarga juga baik.Dengan adanya hubungan harmonis ini maka dapat meningkatkan ketahanan keluarga.

Untuk meningkatkan efektivitas bimbingan konseling keluarga, perlu dilakukan edukasi lanjutan mengenai bimbingan konseling keluarga kepada masyarakat di Desa Nenassiam. Selain itu, pendekatan kepada Allah dan dukungan dari pemerintah juga sangat penting dalam penerapan bimbingan konseling keluarga. Dengan demikian, keluarga dapat menerapkan ilmu bimbingan konseling secara merata dan meningkatkan ketahanan keluarga.

  1. PENGEMBANGAN MODEL KONSELING KELUARGA DAN PELATIHAN BAGI KELUARGA SAKINAH DENGAN METODE PENDEKATAN SISTEM... ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/risalah/article/view/5547PENGEMBANGAN MODEL KONSELING KELUARGA DAN PELATIHAN BAGI KELUARGA SAKINAH DENGAN METODE PENDEKATAN SISTEM ejournal uin suska ac index php risalah article view 5547
Read online
File size454.1 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test