UIN BUKITTINGGIUIN BUKITTINGGI
HUMANISMA : Journal of Gender StudiesHUMANISMA : Journal of Gender StudiesPenelitian ini mengkaji dinamika relasi gender di kalangan perempuan Sunda kontemporer di tengah pengaruh patriarki, agama, dan modernitas budaya yang saling bersilangan. Kajian ini berakar pada pergeseran historis dari nilai-nilai egaliter Sunda menjadi sistem patriarkal yang dilegitimasi melalui interpretasi keagamaan. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi negosiasi dan bentuk agensi perempuan dalam menginterpretasi ulang relasi kekuasaan berbasis gender. Menggunakan pendekatan kualitatif feminis yang diinformasikan oleh epistemologi feminis, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan sebelas perempuan Sunda berusia 40–55 tahun dari latar belakang pendidikan dan profesional yang beragam. Temuan menunjukkan bahwa ideologi patriarkal tetap mengakar kuat, khususnya melalui norma-norma seperti ngawulaan salaki. Namun, perempuan menjalankan agensi subversif dengan menegosiasikan kesetaraan dalam pendidikan, perkawinan, dan kepemimpinan domestik. Pendidikan dan religiusitas reflektif berfungsi sebagai pendorong utama transformasi epistemologis, menggeser kesadaran mereka dari kepatuhan menuju kesetaraan gender. Dengan demikian, transformasi gender di kalangan perempuan Sunda muncul melalui reinterpretasi internal agama dan tradisi, alih-alih penolakannya.
Studi ini menyimpulkan bahwa transformasi gender di kalangan perempuan Sunda kontemporer bersifat epistemologis, berakar pada kesadaran kritis terhadap struktur patriarki dalam agama dan budaya, di mana perempuan membangun agensi subversif secara halus melalui pengalaman hidup mereka.Transformasi ini dimungkinkan oleh pendidikan yang membuka mobilitas antargenerasi, pergeseran perkawinan menuju kemandirian, dan peran perempuan yang semakin meningkat sebagai penyedia ekonomi serta pengambil keputusan dalam rumah tangga, meskipun narasi patriarki masih bertahan.Oleh karena itu, penting untuk mempromosikan interpretasi agama yang adil gender, mengintegrasikan epistemologi feminis dalam pendidikan, serta merevitalisasi nilai-nilai Sunda pre-patriarkal untuk menciptakan etika budaya egaliter dan mendorong revolusi kesetaraan yang dimulai dari reinterpretasi internal tradisi.
Berdasarkan temuan yang menunjukkan transformasi gender di kalangan perempuan Sunda kontemporer, penelitian lanjutan dapat fokus pada beberapa arah krusial untuk memperkaya pemahaman kita tentang dinamika ini. Pertama, bagaimana pengalaman dan strategi agensi subversif perempuan Sunda bervariasi secara signifikan antara wilayah pedesaan dan perkotaan di Jawa Barat, atau antara kelompok sosial-ekonomi yang berbeda? Mengingat bahwa studi ini terutama melibatkan perempuan di lingkungan peneliti, eksplorasi lebih lanjut dengan cakupan geografis dan demografis yang lebih luas akan membantu mengungkap nuansa lokal dan tantangan unik yang mungkin dihadapi oleh perempuan dari berbagai latar belakang, misalnya, pekerja migran Sunda atau perempuan di sektor informal yang mungkin memiliki pola negosiasi gender yang berbeda. Kedua, akan sangat bermanfaat untuk mengkaji perspektif laki-laki Sunda terhadap transformasi peran gender dan agensi perempuan. Bagaimana laki-laki Sunda menginterpretasikan kembali norma patriarki dan ajaran agama terkait peran gender dalam keluarga dan masyarakat? Memahami respon, dukungan, atau bahkan resistensi dari pihak laki-laki akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang bagaimana kesetaraan gender dapat diwujudkan melalui dialog dan kolaborasi antarjenis kelamin. Ketiga, mengingat rekomendasi untuk mempromosikan interpretasi agama yang adil gender dan program pemberdayaan, studi intervensi dapat dirancang untuk mengevaluasi efektivitas pendekatan-pendekatan tersebut. Misalnya, bagaimana lokakarya tentang hermeneutika feminis atau program pelatihan kepemimpinan khusus perempuan memengaruhi kesadaran epistemologis dan agensi perempuan Sunda dalam praktik sehari-hari mereka, serta sejauh mana dampak program-program ini dapat berkelanjutan dalam jangka panjang di tengah tantangan budaya dan agama yang mengakar?.
- Dinamika Perkembangan Etnis di Indonesia dalam Konteks Persatuan Negara | Pitoyo | Populasi. dinamika... journal.ugm.ac.id/populasi/article/view/32416Dinamika Perkembangan Etnis di Indonesia dalam Konteks Persatuan Negara Pitoyo Populasi dinamika journal ugm ac populasi article view 32416
- DOI Name 10.21107 Values. name values index type timestamp data serv crossref desc university trunojoyo... doi.org/10.21107DOI Name 10 21107 Values name values index type timestamp data serv crossref desc university trunojoyo doi 10 21107
- Jodoh di Ujung Jempol: Tinder sebagai Ruang Jejaring Baru | Kusumaningtyas | Simulacra. jodoh ujung jempol... journal.trunojoyo.ac.id/simulacra/article/view/6147Jodoh di Ujung Jempol Tinder sebagai Ruang Jejaring Baru Kusumaningtyas Simulacra jodoh ujung jempol journal trunojoyo ac simulacra article view 6147
| File size | 501.41 KB |
| Pages | 21 |
| DMCA | Report |
Related /
SERAMBI MEKKAHSERAMBI MEKKAH Acara ini juga menampilkan permainan anak-anak yang berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya. Sekilas tayangan ini memang sangat menarik, namunAcara ini juga menampilkan permainan anak-anak yang berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya. Sekilas tayangan ini memang sangat menarik, namun
UIGMUIGM Dia tidak memiliki visi jangka panjang dan menolak mengakui asal-usulnya, memilih untuk hidup dari satu momen ke momen berikutnya. Namun, seiring berjalannyaDia tidak memiliki visi jangka panjang dan menolak mengakui asal-usulnya, memilih untuk hidup dari satu momen ke momen berikutnya. Namun, seiring berjalannya
SEANINSTITUTESEANINSTITUTE Penelitian masa depan dapat lebih mengeksplorasi bagaimana kampanye iklan digital di platform seperti YouTube, Instagram, dan TikTok berkontribusi dalamPenelitian masa depan dapat lebih mengeksplorasi bagaimana kampanye iklan digital di platform seperti YouTube, Instagram, dan TikTok berkontribusi dalam
4141 Faktor individu terdiri dari stress coping strategies, efikasi diri, modal psikologis. Faktor organisasi yang mempengaruhi work life balance antara lainFaktor individu terdiri dari stress coping strategies, efikasi diri, modal psikologis. Faktor organisasi yang mempengaruhi work life balance antara lain
UMSJUMSJ Program ini mampu meningkatkan pendapatan KPM, terutama ibu rumah tangga, serta mengurangi beban ekonomi keluarga.meskipun demikian, masih terdapat beberapaProgram ini mampu meningkatkan pendapatan KPM, terutama ibu rumah tangga, serta mengurangi beban ekonomi keluarga.meskipun demikian, masih terdapat beberapa
ILOMATAILOMATA Keberagaman gender dan leverage secara signifikan menurunkan agresivitas pajak pada perusahaan manufaktur Indonesia. Sebaliknya, CSR dan ROA berkontribusiKeberagaman gender dan leverage secara signifikan menurunkan agresivitas pajak pada perusahaan manufaktur Indonesia. Sebaliknya, CSR dan ROA berkontribusi
USUUSU Tanaman kelapa sawit merupakan salah satu tanaman perkebunan penghasil minyak nabati yang telah menjadi komoditas pertanian utama dan unggulan di Indonesia.Tanaman kelapa sawit merupakan salah satu tanaman perkebunan penghasil minyak nabati yang telah menjadi komoditas pertanian utama dan unggulan di Indonesia.
UNILAUNILA Data kualitatif dianalisis secara deskriptif melalui tiga tahap, yaitu reduksi, presentasi, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuanData kualitatif dianalisis secara deskriptif melalui tiga tahap, yaitu reduksi, presentasi, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan
Useful /
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Namun, keempat elemen bauran pemasaran (Produk, Harga, Tempat, Promosi) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap minat beli. Oleh karena itu, ACCNamun, keempat elemen bauran pemasaran (Produk, Harga, Tempat, Promosi) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap minat beli. Oleh karena itu, ACC
UIN BUKITTINGGIUIN BUKITTINGGI Kurangnya fokus empiris pada masalah ini mendorong penelitian ini. Untuk mengisi kekosongan ini, makalah menganalisis bagaimana struktur dan institusiKurangnya fokus empiris pada masalah ini mendorong penelitian ini. Untuk mengisi kekosongan ini, makalah menganalisis bagaimana struktur dan institusi
4141 Teknik analisis data yang digunakan adalah Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil penelitian memberikan bukti empiris bahwa terdapat perbedaan rata-rata yangTeknik analisis data yang digunakan adalah Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil penelitian memberikan bukti empiris bahwa terdapat perbedaan rata-rata yang
4141 Pemberian reward terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan semangat karyawan, sementara punishment berperan penting dalam menjaga kedisiplinan danPemberian reward terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan semangat karyawan, sementara punishment berperan penting dalam menjaga kedisiplinan dan