UBP KARAWANGUBP KARAWANG
Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu FarmasiPharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu FarmasiDiabetes merupakan penyakit metabolik yang disebabkan oleh hiperglikemia, sering disertai luka kronis. Luka terjadi karena adanya infeksi yang muncul di kulit. Daun bakung sudah digunakan masyarakat menjadi obat, yang biasanya untuk menyembuhkan luka memar, sakit pinggang, patah tulang, dan antidiabetes. Daun bakung mengandung metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan terpenoid. Formula gel akan dibuat dalam 3 formula dengan konsetrasi ekstrak daun bakung 5% (F1), ekstrak daun bakung 10% (F2), dan ekstrak daun bakung 15% (F3). Penelitian ini secara in vivo menggunakan tikus jantan yang diinduksi dengan aloksan 120 mg/kgBB. Perlakuan pada tikus dibagi menjadi 6 perlakuan yaitu normal, kontrol negative, kontrol positif, F1, F2, F3. Hasil penelitian menunjukkan Gel ekstrak daun bakung 5% (F1) menunjukkan kesembuhan total luka pada tikus. F1 dan F2 hampir sama aktivitasnya dengan kloramfenikol krim, dengan luka benar-benar tertutup pada hari ke-14 dan tingkat penyembuhan yang cukup tinggi. Penelitian ini dapat disimpulkan gel ekstrak daun bakung dapat mengobati luka diabetes pada tikus.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa gel ekstrak etanol daun bakung (Crinum asiaticum L.) secara efektif mempercepat penyembuhan luka pada tikus model diabetes.Konsentrasi 5% (F1) dan 10% (F2) menunjukkan aktivitas penyembuhan luka yang setara dengan kontrol positif (Bioplacenton®) pada hari ke-14, dengan F2 memberikan hasil epitelisasi dan pembentukan kolagen terbaik secara histopatologis.Aktivitas ini diduga kuat karena kandungan metabolit sekunder seperti flavonoid, fenolik, tanin, saponin, alkaloid, dan steroid yang bekerja sinergis sebagai antioksidan, antiinflamasi, dan antimikroba, sehingga mendukung regenerasi jaringan luka diabetik.
Untuk benar-benar memahami mekanisme penyembuhan luka oleh daun bakung, penelitian lanjutan sangat disarankan untuk mengidentifikasi senyawa aktif spesifik. Misalnya, penggunaan teknologi canggih seperti LC-MS atau GC-MS dapat membantu mengisolasi dan menganalisis flavonoid, alkaloid, atau senyawa lain yang paling berperan. Dengan demikian, kita akan mengetahui zat paling ampuh serta cara kerjanya pada tingkat molekuler, bukan hanya efek keseluruhannya. Selanjutnya, penting juga untuk menyelidiki proses penyembuhan luka di dalam tubuh secara lebih mendalam pada tingkat seluler. Penelitian dapat difokuskan pada perubahan biomarker molekuler yang terkait inflamasi atau regenerasi jaringan, seperti TNF-α, IL-6, VEGF, atau ekspresi kolagen. Ini akan memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai dampak ekstrak pada sel, jaringan, dan jalur molekuler yang diaktifkan selama penyembuhan. Selain efektivitas, aspek keamanan penggunaan jangka panjang ekstrak gel ini juga krusial. Uji toksisitas menyeluruh pada tikus dalam periode yang lebih lama perlu dilakukan untuk memastikan tidak ada efek samping merugikan. Apabila data pendukung kuat dan menjanjikan, langkah selanjutnya adalah mengembangkan ekstrak ini menjadi produk fitofarmaka terstandar yang siap untuk uji klinis pada manusia. Proses ini akan menjamin ekstrak daun bakung aman dan efektif, sehingga dapat menjadi alternatif pengobatan luka diabetes yang alami dan terjangkau bagi masyarakat luas.
- UJI AKTIVITAS OBAT HERBAL GEL EKSTRAK DAUN GAHARU (Gyrinops versteegii (Gilg.) Domke) TERHADAP LUKA DIABETES... doi.org/10.36387/jiis.v7i2.1002UJI AKTIVITAS OBAT HERBAL GEL EKSTRAK DAUN GAHARU Gyrinops versteegii Gilg Domke TERHADAP LUKA DIABETES doi 10 36387 jiis v7i2 1002
- Vol. 7 No. 2 (2022): JIIS | JIIS (Jurnal Ilmiah Ibnu Sina): Ilmu Farmasi dan Kesehatan. vol jiis jurnal... e-jurnal.stikes-isfi.ac.id/index.php/JIIS/issue/view/36Vol 7 No 2 2022 JIIS JIIS Jurnal Ilmiah Ibnu Sina Ilmu Farmasi dan Kesehatan vol jiis jurnal e jurnal stikes isfi ac index php JIIS issue view 36
| File size | 455.57 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
WIRARAJAWIRARAJA Mempercepat penyembuhan luka pada masa nifas sangat diharapkan, salah satunya melalui konsumsi protein tinggi, seperti telur. Penelitian ini bertujuanMempercepat penyembuhan luka pada masa nifas sangat diharapkan, salah satunya melalui konsumsi protein tinggi, seperti telur. Penelitian ini bertujuan
UNARUNAR Hasil penelitian Sebagian besar mengalami Hipotensi berusia lansia awal berjumlah 23 (82,1%), dan sebagian responden yang tidak mengalami Hipotensi berusiaHasil penelitian Sebagian besar mengalami Hipotensi berusia lansia awal berjumlah 23 (82,1%), dan sebagian responden yang tidak mengalami Hipotensi berusia
UNARUNAR Berdasarkan karakteristik diketahui bahwa mayoritas mahasiswa mengalami burnout sedang dengan tingkat persentase tertinggi pada rentang usia 18-20 tahun.Berdasarkan karakteristik diketahui bahwa mayoritas mahasiswa mengalami burnout sedang dengan tingkat persentase tertinggi pada rentang usia 18-20 tahun.
UNARUNAR Hasil implementasi terapi jamu tiga kali sehari menunjukkan penurunan kadar gula darah pada pasien. Intervensi jamu komplementer (jahe dan madu) yang diberikanHasil implementasi terapi jamu tiga kali sehari menunjukkan penurunan kadar gula darah pada pasien. Intervensi jamu komplementer (jahe dan madu) yang diberikan
UNARUNAR Belum terdapat perkembangan motorik halus anak usia preschool di TK GPID 1 Palu sebelum diberikan terapi bermain plastisin. Terdapat perkembangan motorikBelum terdapat perkembangan motorik halus anak usia preschool di TK GPID 1 Palu sebelum diberikan terapi bermain plastisin. Terdapat perkembangan motorik
UNARUNAR Tujuan utama dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain observasional analitik dengan pendekatanTujuan utama dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain observasional analitik dengan pendekatan
UNARUNAR Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan berpengaruh pada performa akademik mahasiswi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuiKondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan berpengaruh pada performa akademik mahasiswi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
UNARUNAR Tingkat keparahan disminorhea bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Tujuan penelitian ini adalah unutk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentangTingkat keparahan disminorhea bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Tujuan penelitian ini adalah unutk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang
Useful /
UBP KARAWANGUBP KARAWANG Sampel pada penelitian ini sebanyak 6 kelompok dengan menggunakan uji coba tikus putih dengan masing masing kelompok sebanyak 18 ekor yang terdiri dariSampel pada penelitian ini sebanyak 6 kelompok dengan menggunakan uji coba tikus putih dengan masing masing kelompok sebanyak 18 ekor yang terdiri dari
UBP KARAWANGUBP KARAWANG Dosis 600 mg/kgBB menunjukkan persentase penurunan kadar glukosa darah tertinggi, yaitu 73,94%, lebih tinggi dibandingkan kontrol positif metformin. KandunganDosis 600 mg/kgBB menunjukkan persentase penurunan kadar glukosa darah tertinggi, yaitu 73,94%, lebih tinggi dibandingkan kontrol positif metformin. Kandungan
UBP KARAWANGUBP KARAWANG Keterbatasannya meliputi desain retrospektif dengan ketergantungan pada kelengkapan rekam medis, periode pengamatan singkat (3 bulan), dan tidak adanyaKeterbatasannya meliputi desain retrospektif dengan ketergantungan pada kelengkapan rekam medis, periode pengamatan singkat (3 bulan), dan tidak adanya
UBP KARAWANGUBP KARAWANG Keberhasilan mencapai efektivitas maksimal dengan dosis klorokuin 25% lebih rendah dibandingkan monoterapi membuktikan potensi asam ursolat sebagai agenKeberhasilan mencapai efektivitas maksimal dengan dosis klorokuin 25% lebih rendah dibandingkan monoterapi membuktikan potensi asam ursolat sebagai agen