STIKESMITRAKELUARGASTIKESMITRAKELUARGA

Jurnal Mitra Masyarakat (JMM)Jurnal Mitra Masyarakat (JMM)

Pendahuluan: Populasi lansia meningkat secara global. Pada usia tua, terjadi berbagai penurunan fungsi organ tubuh yang berpotensi menyebabkan masalah kesehatan umum. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia melalui program latihan fisik bagi lansia sehingga kondisi tubuh menjadi lebih fit. Senam lansia juga berperan dalam meningkatkan kekebalan tubuh, terutama bila dilakukan secara teratur. Metode: Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini, metode yang digunakan berupa demonstrasi praktik langsung gerakan senam lansia yang dilaksanakan dalam beberapa tahap, yaitu advokasi dan senam yang dimulai dengan penyuluhan kesehatan serta pemeriksaan kesehatan bagi lansia. Hasil: Pemeriksaan fisik menunjukkan mayoritas lansia berusia antara 50–60 tahun, sebanyak dua puluh orang (50%) dengan mayoritas perempuan sebanyak tiga puluh enam orang (90%). Pada pemeriksaan fisik, mayoritas lansia memiliki berat badan ≤ 60 kg sebanyak tiga puluh dua orang (80%). Lansia yang mengalami tekanan darah tinggi berjumlah empat belas orang (35%), delapan orang (20%) memiliki kadar glukosa darah tinggi, dan sepuluh orang (25%) memiliki kadar kolesterol tinggi. Senam lansia dilaksanakan selama 30 menit dengan gerakan mudah dan ringan yang disesuaikan dengan kondisi fisik lansia, serta diakhiri dengan pendinginan. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan, dan senam lansia. Kesimpulan: Senam lansia merupakan kegiatan yang efektif dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan lansia.

Berdasarkan hasil dan analisis kegiatan ini, dapat disimpulkan bahwa senam lansia merupakan intervensi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan dan kualitas hidup lansia.Program senam lansia perlu terus disosialisasikan dan diimplementasikan secara luas, sehingga semakin banyak lansia yang merasakan manfaatnya.Kegiatan pengabdian masyarakat seperti ini memiliki peran penting dalam upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan lansia di Indonesia.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efek jangka panjang program senam lansia terhadap fungsi kognitif dan kualitas hidup dengan desain kohort longitudinal selama dua belas bulan pada populasi lansia di beberapa kelurahan, guna mengidentifikasi manfaat berkelanjutan dan faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan. Selanjutnya, penting untuk membandingkan efektivitas senam lansia tradisional dengan program latihan kebugaran berbasis teknologi, seperti video daring, dalam meningkatkan kebugaran fisik serta tingkat partisipasi lansia, sehingga dapat menentukan pendekatan paling efisien untuk penyebaran luas. Selain itu, penelitian eksperimental dengan desain uji coba terkontrol acak dapat mengkaji pengaruh kombinasi intervensi senam lansia dan edukasi gizi terhadap kontrol faktor risiko kardiometabolik, termasuk tekanan darah, kadar glukosa, dan kolesterol, guna memberikan bukti kuat bagi kebijakan kesehatan publik yang terintegrasi.

  1. Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Mitra masyarakat | Jurnal Mitra Masyarakat (JMM). vol jurnal mitra masyarakat... doi.org/10.47522/jmm.v6i1Vol 6 No 1 2025 Jurnal Mitra masyarakat Jurnal Mitra Masyarakat JMM vol jurnal mitra masyarakat doi 10 47522 jmm v6i1
Read online
File size623.08 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test