MITRAHUSADAMITRAHUSADA

Excellent Midwifery JournalExcellent Midwifery Journal

Perawatan luka episiotomi penting dilakukan karena luka bekas jahitan jalan lahir ini dapat menjadi pintu masuk kuman dan menimbulkan infeksi. Tujuan perawatan perineum adalah mencegah terjadinya infeksi sehubungan dengan penyembuhan jaringan. Selama pasca persalinan setiap ibu post partum mempunyai pengalaman mengenai perawatan luka bekas episiotomi. Pengalaman inilah yang menentukan cara pandang/pola pikir ibu dalam melakukan perawatan luka bekas episiotomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengalaman ibu dalam Perawatan Luka Episiotomi. Desain penelitian yang digunakan adalah fenomenologi. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah partisipan 6 orang. Waktu penelitian ini dari bulan maret 2025 sampai Mei 2025. Hasil penelitian bahwa ada lima kategori pengalaman ibu dalam melakukan perawatan luka episiotomi yaitu Faktor – faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka episiotomi, Upaya mempercepat penyembuhan luka episiotomi, Interval melakukan perawatan luka episiotomi, Perasaan ibu pada saat melakukan perawatan dan setelah melakukan perawatan luka episiotomi, Dampak perawatan luka episiotomi. Kepada ibu yang baru melahirkan dengan luka episiotomi dianjurkan untuk memperhatikan luka dan menjaga kebersihkan luka. Keluarga termasuk suami, ibu/ibu mertua agar mendukung dalam perawatan luka episiotomi.

Penelitian fenomenologi ini melibatkan tujuh partisipan hingga mencapai saturasi data, dengan wawancara mendalam untuk menggali pengalaman perawatan luka episiotomi.Analisis data mengidentifikasi lima kategori utama pengalaman ibu, yaitu faktor yang mempengaruhi penyembuhan, upaya mempercepat penyembuhan, interval perawatan, perasaan selama dan setelah perawatan, serta dampak perawatan.Temuan ini menunjukkan pentingnya dukungan keluarga dan tenaga kesehatan dalam mempercepat penyembuhan serta mencegah komplikasi.

Penelitian selanjutnya dapat menguji bagaimana intervensi edukasi berbasis multimedia mempengaruhi pengetahuan dan praktik perawatan luka episiotomi pada ibu pasca persalinan di daerah pedesaan, dengan mengukur perubahan perilaku dan tingkat infeksi. Selain itu, studi eksperimental diperlukan untuk membandingkan efektivitas produk antiseptik alami, seperti ekstrak daun sirih, terhadap antiseptik konvensional dalam mempercepat penyembuhan luka episiotomi, memperhatikan parameter waktu penyembuhan dan tingkat komplikasi. Selanjutnya, penelitian kualitatif longitudinal dapat mengeksplorasi peran dukungan psikososial keluarga—khususnya suami dan ibu mertua—dalam mengurangi kecemasan ibu serta meningkatkan kepatuhan terhadap protokol perawatan luka episiotomi selama periode nifas, dengan analisis dampak terhadap kualitas hidup ibu.

Read online
File size341.79 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test