PKKBPKKB

Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang KesehatanGenitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan

90%. . (HD). . Sebesar. . terapi Hemodialisis. . pasien GGK memilih. . untuk. mempertahankanhidupnya. Tindakan HD sangat erat hubungannya dengan kualitas hidup. pasien. Pasien yang menjalani hemodialisis memiliki kualitas hidup yang rendah dikarenakan. kurangnya aspek kesehatan fisik, kesehatan psikologis dan hubungan sosial dimana dukungan. sosial berada didalamnya. Dukungan sosial adalah salah satu faktor yang dapat meningkatkan. kualitas hidup, apabila dukungan sosial kurang maka kualitas hidup akan menurun. Hal ini. mengacu pada penerimaan rasa aman, peduli, penghargaan, atau bantuan yang diterima oleh. pasien GGK. Hasil menunjukan bahwa dukungan keluarga mempengaruhi peningkatkan. kualitas hidup. Hal ini berupa sikap, tindakan, penerimaan keluarga terhadap pasien, dukungan. motivasi dan perhatian, serta memberikan pertolongan yang tulus. Dukungan keluarga yang. diberikan yaitu emosional, penghargaan, informasi, instrumental, dan jaringan sosial.. Pemberdayaan kepada keluarga pasien GGK dilakukan melalui edukasi dan pendampingan. psikologis. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas bahwa. kebutuhan pasien GGK dengan HD berada dalam kondisi hipersensitive dari segala aspek.. Kondisi hopeless (putus asa) yang mereka miliki menjadi penyebab utama rendahnya sikap daya. juang mereka untuk melakukan perawatan diri. Dukungan sosial yang intens dan optimal dari. keluarga membawa harapan dan sikap positif bagi pasien GGK. Hal ini mendorong keyakinan. pasien untuk sembuh dengan melakukan perawatan diri yang optimal seperti menjaga pola. makan, pola istirahat, manajemen stress yang baik, rajin kontrol kesehatan, berolahraga dan. rutin menjalani terapi HD. Pasien akan merasa kuat untuk menjalani rutinitas ini karena mereka. merasa berarti/ penting bagi keluarga dan sesama.

Kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa partisipasi proaktif masyarakat dan dukungan keluarga dapat meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta keterampilan self‑care pasien GGK yang menjalani hemodialisis, sehingga mengurangi mortalitas dan komplikasi.Strategi edukasi berbasis pendekatan partisipatif berhasil menghasilkan perubahan perilaku positif tanpa paksaan, dengan dukungan sosial yang tepat dari keluarga dan pemangku kepentingan lokal.Intervensi tersebut menekankan pentingnya pola hidup sehat sejak usia anak, termasuk pola makan seimbang, aktivitas fisik, dan manajemen stres, sebagai upaya berkelanjutan untuk mengatasi masalah GGK di tingkat masyarakat.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas platform edukasi digital yang dirancang khusus untuk pasien GGK dan keluarga mereka di wilayah kepulauan kering, untuk menilai peningkatan pengetahuan serta kepatuhan terhadap self‑care secara jarak jauh. Selain itu, diperlukan studi longitudinal yang membandingkan dampak intervensi pemberdayaan keluarga terhadap kualitas hidup dan angka mortalitas pasien GGK yang menjalani HD, guna menentukan keberlanjutan manfaat jangka panjang. Selanjutnya, eksplorasi model dukungan psikososial yang mengintegrasikan tokoh masyarakat lokal dan pemuka agama dapat memberikan wawasan tentang peningkatan kepatuhan self‑care serta kesejahteraan emosional pasien GGK dalam konteks budaya setempat.

Read online
File size375 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test