UNIKAMAUNIKAMA
(JIBS) JURNAL ILMIAH BAHASA DAN SASTRA(JIBS) JURNAL ILMIAH BAHASA DAN SASTRAPenelitian ini menganalisis representasi konflik sosial dalam film “Omar (2013) karya Hany Abu-Assad melalui pendekatan sosiologi sastra. Film ini menggambarkan kehidupan seorang pemuda Palestina yang terjebak antara aspirasi pribadinya dan realitas politik yang membatasi dirinya. Dengan menggunakan metode analisis kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi tema‑tema utama yang muncul dalam narasi, tokoh, dan latar yang mencerminkan dinamika sosial dan politik di zona konflik. Studi ini menemukan bahwa “Omar tidak hanya menceritakan kisah individu namun juga mencerminkan pengalaman kolektif komunitas Palestina yang tertindas oleh pendudukan. Melalui karakter yang kompleks, film ini menggambarkan pergeseran identitas, kesetiaan, dan perjuangan kebebasan, serta berfungsi sebagai media efektif untuk memahami dan merefleksikan konflik sosial yang mendalam serta tantangan individu dalam konteks yang lebih luas.
Omar merupakan pemuda Palestina yang tergabung dalam kelompok perlawanan Brigade Yerusalem bersama teman‑teman masa kecilnya, termasuk pemimpin Tarek dan adik perempuan Nadia.Konflik dalam film muncul akibat pengkhianatan yang menyebabkan hilangnya kepercayaan, rasa tidak aman, dan kehancuran di antara anggota kelompok serta pengawasan oleh pihak Israel.Meskipun begitu, film menunjukkan mobilisasi sosial para tokoh untuk memperjuangkan hak‑hak mereka secara kolektif.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana representasi konflik sosial dalam film‑film Palestina lainnya memengaruhi persepsi penonton internasional terhadap isu‑isu politik di wilayah tersebut, misalnya dengan melakukan survei persepsi terhadap penonton dari berbagai budaya; selanjutnya, studi komparatif antara film “Omar dan film‑film lain yang mengangkat tema serupa dapat menelaah perbedaan naratif dalam menggambarkan identitas dan loyalitas dalam konteks konflik, menggunakan analisis wacana kritis untuk mengidentifikasi pola‑pola simbolik; terakhir, penelitian dapat menyelidiki dampak edukatif penggunaan film “Omar sebagai bahan ajar dalam mata kuliah sosiologi sastra atau studi konflik, dengan menguji efektivitas metode pembelajaran berbasis film terhadap peningkatan pemahaman mahasiswa tentang dinamika konflik sosial dan politik di kawasan konflik, melalui desain eksperimen kuasi‑eksperimental di lingkungan kampus.
| File size | 739.38 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO Dengan demikian, rekonstruksi epistemologi hukumnya dapat dibaca sebagai agenda metodologis yang membuka dialog dengan realitas global. Emansipasi penalaranDengan demikian, rekonstruksi epistemologi hukumnya dapat dibaca sebagai agenda metodologis yang membuka dialog dengan realitas global. Emansipasi penalaran
UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO Artikel ini menyelidiki konsep nūr (cahaya) dan ẓulmah (kegelapan) dalam pemikiran Ibn Aṭāillāh as-Sakandarī dan implikasinya bagi psikologi Islam.Artikel ini menyelidiki konsep nūr (cahaya) dan ẓulmah (kegelapan) dalam pemikiran Ibn Aṭāillāh as-Sakandarī dan implikasinya bagi psikologi Islam.
UNISKAUNISKA Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala ini antara lain dengan koordinasi intensif dengan Bappeda Kabupaten Kediri dan mengusulkan data pemutakhiranUpaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala ini antara lain dengan koordinasi intensif dengan Bappeda Kabupaten Kediri dan mengusulkan data pemutakhiran
BUMIGORABUMIGORA Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembentukan kewirausahaan sosial dipengaruhi oleh tiga dinamika utama: inisiasi sosial, mobilisasi sumber daya, danTemuan penelitian menunjukkan bahwa pembentukan kewirausahaan sosial dipengaruhi oleh tiga dinamika utama: inisiasi sosial, mobilisasi sumber daya, dan
UIN MALANGUIN MALANG Integrasi nilai budaya, sosial, dan agama merupakan karakteristik pembelajaran di Sekolah Dasar Lombok, yang mencerminkan sinergi harmonis antara tradisiIntegrasi nilai budaya, sosial, dan agama merupakan karakteristik pembelajaran di Sekolah Dasar Lombok, yang mencerminkan sinergi harmonis antara tradisi
STAK PESATSTAK PESAT Sebelum pelatihan, hanya 25% mahasiswa yang memiliki pemahaman yang tinggi tentang solusi rasional, 45% berada di tingkat menengah, dan 30% masih meresponSebelum pelatihan, hanya 25% mahasiswa yang memiliki pemahaman yang tinggi tentang solusi rasional, 45% berada di tingkat menengah, dan 30% masih merespon
UNISKAUNISKA G/2022/PN Kdr. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu 1) Bagaimana upaya pemberian kepastian hukum oleh Badan Pertanahan Nasional Kota Kediri dalamG/2022/PN Kdr. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu 1) Bagaimana upaya pemberian kepastian hukum oleh Badan Pertanahan Nasional Kota Kediri dalam
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Persoalan utama yang ditemukan Tim Pengabdian Kepada Masyarakat di desa Oebelo yakni belum adanya peraturan desa yang dapat mewajibkan warga desa untukPersoalan utama yang ditemukan Tim Pengabdian Kepada Masyarakat di desa Oebelo yakni belum adanya peraturan desa yang dapat mewajibkan warga desa untuk
Useful /
BUMIGORABUMIGORA Analisis ini mengidentifikasi 48 kode dengan 91 kejadian, yang kemudian dikelompokkan menjadi 11 kategori di bawah dua tema utama: faktor pendorong danAnalisis ini mengidentifikasi 48 kode dengan 91 kejadian, yang kemudian dikelompokkan menjadi 11 kategori di bawah dua tema utama: faktor pendorong dan
BUMIGORABUMIGORA Pertumbuhan pesat industri kecantikan Indonesia dan dominasi TikTok sebagai platform pemasaran digital menawarkan peluang serta tantangan bagi merek yangPertumbuhan pesat industri kecantikan Indonesia dan dominasi TikTok sebagai platform pemasaran digital menawarkan peluang serta tantangan bagi merek yang
UNMUNM Marlupi Dance Academy merupakan lembaga pendidikan tari yang telah berdiri sejak tahun 1956 dan secara konsisten menerapkan metode RAD sebagai pendekatanMarlupi Dance Academy merupakan lembaga pendidikan tari yang telah berdiri sejak tahun 1956 dan secara konsisten menerapkan metode RAD sebagai pendekatan
STKIPAHSINGARAJASTKIPAHSINGARAJA Penulis memfokuskan pada tiga klasifikasi tindak ujar yang dikemukakan oleh Austin (1962), yaitu tindak locutionary, illocutionary, dan perlocutionary.Penulis memfokuskan pada tiga klasifikasi tindak ujar yang dikemukakan oleh Austin (1962), yaitu tindak locutionary, illocutionary, dan perlocutionary.