UKIPUKIP

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis IndonesiaJurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pengadaan barang dan jasa di Sekretariat Daerah Kabupaten Yahukimo serta mengevaluasi peran sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dalam meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas proses pengadaan. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap aktor kunci di lingkungan pemerintah daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan LPSE secara signifikan meningkatkan efisiensi waktu dan biaya, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengadaan. Sistem ini juga meminimalkan potensi intervensi dan penyimpangan karena seluruh proses terdokumentasi secara digital. Namun demikian, keterbatasan infrastruktur teknologi dan kapasitas sumber daya manusia masih menjadi tantangan utama dalam optimalisasi LPSE. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pelatihan teknis dan dukungan infrastruktur sebagai bagian dari strategi penguatan tata kelola pengadaan berbasis elektronik di daerah terpencil.

Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan sistem LPSE di Sekretariat Daerah Kabupaten Yahukimo meningkatkan efisiensi waktu, mengurangi biaya administratif, dan memperbaiki dokumentasi serta transparansi proses pengadaan.Namun, efektivitas LPSE masih terbatas oleh kendala infrastruktur jaringan internet, ketidakseimbangan kapasitas SDM, dan kurangnya koordinasi antarlembaga.Untuk mewujudkan pengadaan yang sepenuhnya digital dan inklusif, diperlukan upaya segera mengatasi hambatan teknis dan struktural tersebut.

Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak peningkatan infrastruktur jaringan internet terhadap kinerja LPSE dengan desain kuasi‑eksperimental yang membandingkan beberapa distrik terpencil sebelum dan sesudah perbaikan jaringan. Selain itu, perlu dikembangkan program pelatihan teknis untuk petugas LPSE yang mencakup penggunaan sistem, keamanan data, dan layanan pelanggan, kemudian diukur pengaruhnya terhadap efisiensi waktu dan akurasi dokumen melalui studi pra‑dan pasca‑intervensi. Selanjutnya, sebuah studi komparatif lintas daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) dapat mengidentifikasi faktor‑faktor keberhasilan dan hambatan dalam implementasi LPSE, sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang dapat diadaptasi secara nasional untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengadaan publik.

  1. Analisis Akuntabilitas Kinerja Keuangan Daerah di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang kabupaten... doi.org/10.63416/mrb.v2i2.254Analisis Akuntabilitas Kinerja Keuangan Daerah di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang kabupaten doi 10 63416 mrb v2i2 254
Read online
File size558.7 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test