BUMIGORABUMIGORA
Jurnal SASAK : Desain Visual dan KomunikasiJurnal SASAK : Desain Visual dan KomunikasiRelief Ramayana pada Candi Brahma Prambanan merupakan karya visual monumental yang berfungsi sebagai media komunikasi budaya Hindu Jawa Kuno. Interpretasi terhadap relief ini selama ini cenderung didominasi paradigma Naturalis-Perspektif-Momenopname (NPM), yaitu sistem menggambar Barat yang terbatas dalam membaca narasi visual tradisional. Penelitian ini bertujuan mendekonstruksi cara menggambar relief melalui perspektif non-NPM menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan observasi visual sistematis serta triangulasi data melalui wawancara bersama kreator dan akademisi bidang arkeologi. Analisis dilakukan menggunakan teori Ruang-Waktu-Datar sebagai pendekatan alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relief Ramayana disusun melalui strategi visual kompleks, seperti repetisi tokoh, manipulasi skala, dan sinkronisasi gestur tubuh untuk menghadirkan rangkaian peristiwa secara simultan tanpa perspektif linier. Berbeda dengan NPM yang hanya merepresentasikan satu momen tunggal, setiap panel relief merangkum fragmen cerita yang berkesinambungan. Temuan ini menegaskan bahwa relief Ramayana beroperasi sebagai bahasa rupa otonom yang efektif dalam menyampaikan narasi visual, sekaligus memperkuat diskursus seni rupa Nusantara yang lebih inklusif dan tidak bergantung pada dominasi estetika Barat.
Relief cerita Ramayana Candi Brahma Prambanan merupakan sistem narasi visual yang dibangun melalui cara menggambar non-Naturalis–Perspektif–Momenopname (non-NPM), yang memiliki logika internal, koheren, dan kontekstual dengan budaya visual Jawa Kuno.Cara menggambar yang digunakan pada relief tidak bertujuan merepresentasikan realitas optik sebagaimana dalam sistem NPM, melainkan menyampaikan alur cerita epik secara efektif melalui struktur visual yang menghadirkan dimensi ruang dan waktu secara simultan.Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pengulangan tokoh dalam satu panel, pergeseran posisi wimba, variasi skala, pengaturan sikap tubuh, serta pengabaian perspektif linier merupakan strategi visual yang disengaja untuk membangun narasi berurutan.Satu panel relief tidak selalu merepresentasikan satu peristiwa tunggal, tetapi sering kali memuat beberapa adegan yang saling berkaitan secara temporal dan naratif.Dengan demikian, relief Ramayana tidak dapat dipahami sebagai gambar mati, melainkan sebagai media penceritaan visual yang dinamis.Melalui perspektif Ruang–Waktu–Datar (RWD), penelitian ini menegaskan bahwa relief Ramayana Candi Brahma Prambanan bekerja sebagai bahasa rupa, di mana struktur visual cerita memiliki tata gramatika tersendiri.Bahasa rupa ini memungkinkan pemahat untuk menyampaikan informasi naratif, simbolik, dan emosional secara bersamaan dalam satu bidang datar.
Penelitian lanjutan dapat mengembangkan studi tentang perbandingan sistem visual relief Ramayana di Candi Brahma dengan candi lain seperti Candi Panataran atau Angkor Wat untuk memahami variasi dan kesamaan dalam cara menggambar tradisional. Selain itu, integrasi konsep Ruang-Waktu-Datar (RWD) ke dalam praktik desain grafis, animasi, atau iklan televisi modern dapat menjadi arah studi yang relevan untuk memperkaya karya seni kontemporer. Terakhir, analisis lebih mendalam mengenai konteks sosial-politik pembuatan relief dan hubungannya dengan nilai-nilai budaya Jawa Kuno dapat membuka wawasan baru tentang fungsi seni dalam masyarakat tradisional.
- WIMBA, ASAL USUL DAN PERUNTUKKANNYA | Wimba : Jurnal Komunikasi Visual. wimba usul jurnal komunikasi... journals.itb.ac.id/index.php/wimba/article/view/10914WIMBA ASAL USUL DAN PERUNTUKKANNYA Wimba Jurnal Komunikasi Visual wimba usul jurnal komunikasi journals itb ac index php wimba article view 10914
- Analisis Perjalanan Rama pada Relief Ramayana Candi Prambanan untuk Konsep Naratif Animasi dengan Pendekatan... doi.org/10.24821/rekam.v20i2.13739Analisis Perjalanan Rama pada Relief Ramayana Candi Prambanan untuk Konsep Naratif Animasi dengan Pendekatan doi 10 24821 rekam v20i2 13739
- Cara Wimba dan Tata Ungkap Bumper MTV: Sebuah Kajian Bahasa Rupa Media Rupa Rungu Dinamis | Wimba : Jurnal... journals.itb.ac.id/index.php/wimba/article/view/10916Cara Wimba dan Tata Ungkap Bumper MTV Sebuah Kajian Bahasa Rupa Media Rupa Rungu Dinamis Wimba Jurnal journals itb ac index php wimba article view 10916
- Disclosing The Language And Character Design Of Krishnayana Story Reliefs Of Prambanan Temple For A Photographic... turcomat.org/index.php/turkbilmat/article/view/6037Disclosing The Language And Character Design Of Krishnayana Story Reliefs Of Prambanan Temple For A Photographic turcomat index php turkbilmat article view 6037
| File size | 1.55 MB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UINUIN Drama Mahkamah karya Asrul Sani merepresentasikan kritik sosial melalui nilai moral, ketidakadilan, dan konflik dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuanDrama Mahkamah karya Asrul Sani merepresentasikan kritik sosial melalui nilai moral, ketidakadilan, dan konflik dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan
UINSAIDUINSAID Dengan metode studi pustaka, kajian ini menganalisis simbolisme batik melalui ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Hasil penelitian ini menunjukkanDengan metode studi pustaka, kajian ini menganalisis simbolisme batik melalui ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Hasil penelitian ini menunjukkan
IDID Keberhasilan program ini tercermin dalam peningkatan signifikan kreativitas dan kesadaran lingkungan anak-anak, yang diukur melalui evaluasi pre‑testKeberhasilan program ini tercermin dalam peningkatan signifikan kreativitas dan kesadaran lingkungan anak-anak, yang diukur melalui evaluasi pre‑test
UNUSIDAUNUSIDA Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan Critical Discourse Analysis (CDA) untuk menelaah elemen visual warna, garis, komposisi dan wacanaMetode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan Critical Discourse Analysis (CDA) untuk menelaah elemen visual warna, garis, komposisi dan wacana
IAI ALMUSLIMACEHIAI ALMUSLIMACEH Selain itu, terdapat pula perbedaan representasi antara pekerja laki-laki dan perempuan. Karya sastra Arab modern merepresentasikan pekerja Asia di TimurSelain itu, terdapat pula perbedaan representasi antara pekerja laki-laki dan perempuan. Karya sastra Arab modern merepresentasikan pekerja Asia di Timur
UntikaUntika Bahan hukum primer bersumber dari dokumen peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan dan bahan hukum sekunder bersumber dari buku dan artikelBahan hukum primer bersumber dari dokumen peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan dan bahan hukum sekunder bersumber dari buku dan artikel
LITPAMLITPAM Studi ini memberikan wawasan tentang bagaimana seniman Muslim Brunei mendefinisikan seni Islam kontemporer, dengan menarik pengalaman mereka untuk membentukStudi ini memberikan wawasan tentang bagaimana seniman Muslim Brunei mendefinisikan seni Islam kontemporer, dengan menarik pengalaman mereka untuk membentuk
POLTEKHARBERPOLTEKHARBER Karya sumber belajar berbasis E-book diharapkan menjadi bentuk pembelajaran yang menarik dan sesuai karakteristik materi tematik bagi pendidikan siswaKarya sumber belajar berbasis E-book diharapkan menjadi bentuk pembelajaran yang menarik dan sesuai karakteristik materi tematik bagi pendidikan siswa
Useful /
STIKESEUBSTIKESEUB Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pemberian edukasi kesehatan melalui booklet terhadap tingkat pengetahuan dan sikap warga binaanTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pemberian edukasi kesehatan melalui booklet terhadap tingkat pengetahuan dan sikap warga binaan
BUMIGORABUMIGORA Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tiga informan utama, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktifData dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tiga informan utama, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif
STKIPAHSINGARAJASTKIPAHSINGARAJA Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif deskriptif untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang penggunaan kata-kata kasar dalamPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif deskriptif untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang penggunaan kata-kata kasar dalam
UNUHAUNUHA Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata siswa pada siklus I sebesar 68,59 dengan kategori cukup, meningkat menjadi 77,74 pada siklus II dengan kategoriHal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata siswa pada siklus I sebesar 68,59 dengan kategori cukup, meningkat menjadi 77,74 pada siklus II dengan kategori