IIESECOREIIESECORE

EDUCATIONEEDUCATIONE

Penelitian ini didorong oleh ketidakhadiran evaluasi yang komprehensif dan sistematis terhadap program pembelajaran sekolah yang dirancang untuk meningkatkan kualitas pengajaran di SMP Negeri 3 Ambon. Meskipun sekolah telah menerapkan berbagai inisiatif perbaikan, termasuk pelatihan guru, pengawasan akademik, pengembangan kurikulum berbasis proyek, dan penguatan fasilitas pembelajaran digital, efektivitas keseluruhan belum dinilai secara kuantitatif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pembelajaran ini menggunakan model Context, Input, Process, dan Product (CIPP). Desain kuantitatif deskriptif digunakan dengan melibatkan 20 responden, terdiri dari guru dan staf pendidikan, yang dipilih melalui total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang dikembangkan sesuai dengan empat dimensi CIPP dan dianalisis melalui statistik deskriptif dan korelasi Pearson menggunakan SPSS versi 25. Temuan menunjukkan bahwa implementasi keseluruhan program pembelajaran dinilai sangat baik dengan skor rata-rata 4,41. Di antara dimensi CIPP, produk menerima skor tertinggi (4,70), diikuti oleh konteks (4,60), proses (4,40), dan input (4,30). Selain itu, koefisien korelasi Pearson sebesar 0,781 (p < 0,05) menunjukkan hubungan yang signifikan antara implementasi program pembelajaran dan peningkatan kualitas pengajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model CIPP efektif untuk mengevaluasi program pembelajaran sekolah secara komprehensif dan mengidentifikasi kekuatan serta area perbaikan. Temuan ini memberikan dukungan empiris bagi pemimpin sekolah dan pembuat kebijakan dalam mengambil keputusan berdasarkan bukti untuk meningkatkan kualitas pengajaran. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk melibatkan sampel yang lebih besar, sekolah yang beragam, dan pendekatan metode campuran untuk menghasilkan hasil evaluasi yang lebih luas dan mendalam.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa model CIPP efektif untuk mengevaluasi program pembelajaran sekolah secara komprehensif dan mengidentifikasi kekuatan serta area perbaikan.Temuan ini memberikan dukungan empiris bagi pemimpin sekolah dan pembuat kebijakan dalam mengambil keputusan berdasarkan bukti untuk meningkatkan kualitas pengajaran.Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk melibatkan sampel yang lebih besar, sekolah yang beragam, dan pendekatan metode campuran untuk menghasilkan hasil evaluasi yang lebih luas dan mendalam.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam, mencakup lebih banyak sekolah, serta menggunakan pendekatan metode campuran. Hal ini akan menghasilkan evaluasi yang lebih luas dan mendalam, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang efektivitas program pembelajaran dalam meningkatkan kualitas pengajaran. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengumpulan data yang lebih komprehensif, termasuk observasi langsung di kelas dan data prestasi siswa, untuk mengukur dampak program secara lebih akurat. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam mendukung upaya perbaikan kualitas pengajaran di sekolah.

  1. Effective Teacher Professional Development | Learning Policy Institute. effective teacher professional... doi.org/10.54300/122.311Effective Teacher Professional Development Learning Policy Institute effective teacher professional doi 10 54300 122 311
Read online
File size217.04 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test