LSPRLSPR

LSPR JournalLSPR Journal

Rumah Autis merupakan lembaga sosial yang menangani anak autisme dan anak berkebutuhan khusus dari keluarga prasejahtera yang kini sudah terbentuk sebanyak 7 cabang. Rumah Autis telah menyelenggarakan berbagai event setiap tahunnya dan salah satunya yaitu IBKS Day (Insan Berkebutuhan Khusus), sebagai ajang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan autisme, dan meningkatkan penerimaan anak berkebutuhan khusus di masyarakat. Namun setelah dilakukan observasi dalam penyelenggaran manajemen event dan wawancara terhadap pengurus Rumah Autis menunjukkan bahwa mereka masih menghadapi permasalahan terkait manajemen risiko, pemahaman terkait perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dalam melaksanakan suatu event. Maka dari itu dibutuhkan edukasi manajemen event untuk lembaga pendidikan berkebutuhan khusus Rumah Autis. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah menggunakan metode ceramah dan praktek. Adapun peserta yang mendapatkan edukasi yaitu pengurus dan tenaga pendidik atau guru dari Rumah Autis. Dimana mereka juga berperan sebagai panitia dan kepengurusan dalam menyelenggarakan event atau acara. Hasil evaluasi menunjukkan setelah dilakukan kegiatan edukasi manajemen event terdapat kenaikan persentase pemahaman dari jawaban benar peserta di hari pertama sebesar 28 % dan di hari kedua sebesar 16 %. Melalui edukasi ini diharapkan informasi yang ingin disampaikan kepada masyarakat melalui event dapat disampaikan secara terarah, terukur, dan tepat sasaran.

Pelaksanaan edukasi manajemen event di Rumah Autis berjalan lancar dengan partisipasi antusias dari pengurus dan tenaga pendidik.Hasil pre‑test dan post‑test menunjukkan peningkatan persentase jawaban benar sebesar 28 % pada hari pertama dan 16 % pada hari kedua, menandakan peningkatan pengetahuan peserta.Evaluasi kualitatif mengungkap keinginan peserta untuk menerapkan pengetahuan baru serta meminta edukasi lanjutan pada materi yang belum dikuasai.

Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang pelatihan manajemen event terhadap peningkatan kesadaran autisme di komunitas sekitar Rumah Autis, dengan melakukan survei sebelum dan setelah program selama setidaknya satu tahun. Selanjutnya, perlu dikembangkan platform digital interaktif yang menyediakan modul pelatihan manajemen risiko khusus bagi lembaga pendidikan anak berkebutuhan khusus, sehingga dapat diakses secara luas dan menilai efektivitas pembelajaran daring dibandingkan metode tatap muka tradisional. Selain itu, studi komparatif antar cabang Rumah Autis di wilayah Jabodetabek, Karawang, dan Bandung dapat mengidentifikasi variasi praktik manajemen event serta faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan, yang selanjutnya dapat dijadikan dasar kebijakan standar operasional prosedur nasional untuk lembaga serupa.

Read online
File size13.55 MB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test