STTIASTTIA

SKENOO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama KristenSKENOO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen

Filsafat adalah mencintai kebijaksanaan atau cinta akan pikiran, sehingga pandangan dan juga akan menilai segala sesuatunya melalui metode berpikir yang sistematis. Pemikiran logis dapat membentuk pola komunikasi dalam mempengaruhi paradigma. Juga dalam paradigma pendidikan agama kristen yang orientasinya adalah pada alkitab yaitu firman Tuhan. Tujuan dari penulisan ini ingin melihat filsafat rasionalisme sebagai fondasi dalam pendidikan agama kristen, melalui pembacaan terhadap beberapa perspektif tema penelitian ini, baik dari tokoh Pendidikan Agama Kristen serta perspektif filsafat rasionalisme yang bermula dari paradigma skeptis dan pikiran.

Pendidikan Agama Kristen telah mengalami banyak sekali perubahan dalam filsafat yang dipengaruhi oleh perubahan pemikiran.Alkitab sebagai dasar Pendidikan agama Kristen yang tentunya memiliki peran penting bagi PAK, karena Alkitab merupakan sumber pengetahuan yang dapat meningkatkan iman serta moral.Filsafat dalam Pendidikan Agama Kristen mencakup berbagai pertanyaan-pertanyaan metafisika, epistemologi serta aksiologi.Pendidikan Agama Kristen sendiri memiliki keterhubungan dengan Filsafat yang membantu memberikan kerangka pemikiran yang sistematis dan membimbing praktek Pendidikan Agama Kristen.Filsafat rasionalisme dengan tokohnya Descartes, Spinoza dan Leibniz juga turut memberi pengaruh dalam Pendidikan Agama Kristen dengan menekankan pada penggunaan akal sebagai alat utama untuk dapat memperoleh dan menentukan kebenaran.Bagi Pazmino dalam pandangannya bahwa landasan filosofis itu sangat penting.Pertama tentunya di dalam nilai-nilai filsafat khususnya bagian metafisika dan juga aksiologi memiliki keterkaitan yang penting terhadap nilai pendidikan agama kristen itu sendiri.Nilai Etis yang membuat seorang pemeluk maupun pendidik memiliki nilai yang berbasis kepada Tuhan dan mempunyai landasan moral yang kuat dan juga konkrit, begitu pun juga dengan estetika yang dimana adanya nilai yang lebih dalam hasil dari pengembangan hubungan dengan sang pencipta melalui tindakan masing-masing itulah menurut Pazmino sebagai fondasi filosofis didalam pendidikan agama kristen khususnya di dalam fondasi itu sendiri.Bagaimana pandangan Rasionalisme terhadap pendidikan agama kristen itu sendiri.Kembali lagi bahwa fondasi filosofis itulah menjadi kalkulasi yang konkret bahwa ada nilai epistemologi yang relevan dengan rasionalisme itu sendiri.Metode para tokoh-tokoh rasionalisme katakanlah seperti Descartes dkk condong terhadap skeptisisme dan tidak mudah percaya terhadap apa yang disebut sebagai kebenaran yang sudah terekontruksi sebelumnya oleh tradisi.Itulah yang menjadi poin penolakan atau lebih tepatnya poin keraguan dari para filsuf tersebut.Ada dua gagasan serta pandangan berkaitan dengan Pendidikan Agama Kristen yang berfondasi filsafat rasionalisme.Pertama, pandangan PAK sebagai satu tempat yang berisi tentang pemahaman-pemahaman yang tidak bisa digeser oleh apapun karena memiliki dasar yang jelas yaitu Alkitab, sehingga secara dasariah sudah jelas.Kedua, fondasi Filsafat Rasionalisme sebagai upaya mengajar karena diiringi oleh suatu metode yang berfokus ketajaman berpikir.Dalam hal ini, fondasi ini sangat cocok memberikan perbedaan tetapi tidak meninggalkan dasariah yang sangat jelas.

Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Menganalisis lebih dalam tentang bagaimana filsafat rasionalisme dapat memperkuat fondasi pendidikan agama Kristen, khususnya dalam konteks Indonesia. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana filsafat rasionalisme dapat membantu siswa dalam memahami dan menerapkan nilai-nilai Kristen secara lebih mendalam, serta bagaimana filsafat dapat menjadi alat untuk menguji dan memperkuat iman mereka. 2. Meneliti dan membandingkan pengaruh filsafat rasionalisme dalam pendidikan agama Kristen dengan pendekatan-pendekatan pendidikan agama lainnya, seperti pendidikan agama yang berbasis pada tradisi atau spiritualitas. Penelitian ini dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan masing-masing pendekatan, serta bagaimana filsafat rasionalisme dapat memberikan kontribusi unik dalam pendidikan agama Kristen. 3. Mengkaji lebih lanjut tentang peran dan pengaruh tokoh-tokoh filsafat rasionalisme, seperti Descartes, Spinoza, dan Leibniz, dalam perkembangan pendidikan agama Kristen. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana pemikiran-pemikiran mereka tentang akal dan rasio dapat diterapkan dalam pendidikan agama, serta bagaimana pandangan mereka tentang Tuhan dan dunia dapat mempengaruhi praktik pendidikan agama Kristen.

Read online
File size288.23 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test