LAKASPIALAKASPIA
Jurnal Ilmiah Guru MadrasahJurnal Ilmiah Guru MadrasahPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana habituasi atau pembiasaan memberi salam berperan sebagai strategi dalam membentuk karakter sopan santun siswa di MAN 3 Aceh Besar. Pendidikan tidak hanya menekankan penguasaan aspek kognitif, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk menanamkan akhlak mulia pada peserta didik. Dalam konteks tersebut, memberi salam merupakan bentuk habituasi yang bernilai spiritual dan sosial karena mengandung doa, penghormatan, serta etika dalam berinteraksi. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru Akidah Akhlak serta aktivitas siswa di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan perencanaan dan aturan yang terstruktur dalam membiasakan salam, antara lain melalui keteladanan, pemberian arahan, serta penanaman makna salam secara berkelanjutan. Pelaksanaan habituasi yang konsisten mendorong terciptanya budaya saling menghormati di lingkungan sekolah. Dampaknya terlihat melalui meningkatnya sikap hormat, ramah, dan santun siswa dalam berinteraksi dengan guru, teman sebaya, dan warga sekolah. Dengan demikian, habituasi memberi salam terbukti menjadi strategi efektif dalam penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam.
Habituasi memberi salam terbukti menjadi strategi yang efektif dalam membentuk karakter sopan santun siswa di MAN 3 Aceh Besar.Pembiasaan yang dilakukan secara konsisten baik oleh guru maupun siswa menjadikan salam sebagai bagian integral dari budaya sekolah, sehingga nilai-nilai kesantunan dapat diinternalisasi secara alami dalam diri peserta didik.Melalui perencanaan yang jelas, keteladanan guru, serta penerapan aturan 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun), siswa dibimbing untuk menunjukkan sikap hormat, ramah, dan menghargai sesama dalam setiap interaksi.
Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas habituasi salam dalam membentuk karakter siswa di berbagai jenjang pendidikan dan konteks sosial budaya yang berbeda. Hal ini penting untuk mengetahui apakah strategi ini dapat diadaptasi dan diterapkan secara universal atau memerlukan penyesuaian tertentu. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada peran orang tua dalam mendukung habituasi salam di rumah, mengingat keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam pembentukan karakter anak. Dengan demikian, dapat diidentifikasi strategi kolaborasi yang efektif antara sekolah dan keluarga dalam menanamkan nilai-nilai kesantunan. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi pengaruh media sosial terhadap pembentukan karakter siswa, khususnya terkait kebiasaan memberi salam. Hal ini penting untuk mengembangkan strategi mitigasi yang tepat dalam menghadapi dampak negatif media sosial dan memanfaatkan potensi positifnya dalam menanamkan nilai-nilai positif. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pembentukan karakter siswa yang berlandaskan pada nilai-nilai kesantunan dan etika yang baik.
- Peran Guru dalam Membentuk Karakter Religius Siswa | Journal on Education. peran guru membentuk karakter... doi.org/10.31004/joe.v5i4.2791Peran Guru dalam Membentuk Karakter Religius Siswa Journal on Education peran guru membentuk karakter doi 10 31004 joe v5i4 2791
- Peran Orang Tua Dalam Membentuk Karakter Gen Z | Jurnal Kolaborasi Akademika. peran tua membentuk karakter... doi.org/10.26811/v6gnyv85Peran Orang Tua Dalam Membentuk Karakter Gen Z Jurnal Kolaborasi Akademika peran tua membentuk karakter doi 10 26811 v6gnyv85
- Peran Permainan Tradisional dalam Membentuk Karakter Anak Usia 4-6 Tahun | Maghfiroh | Jurnal Pendidikan... jurnal.fkip.unila.ac.id/index.php/PAUD/article/view/20861Peran Permainan Tradisional dalam Membentuk Karakter Anak Usia 4 6 Tahun Maghfiroh Jurnal Pendidikan jurnal fkip unila ac index php PAUD article view 20861
| File size | 371.23 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
ACADEMICAREVIEWACADEMICAREVIEW To analyze the improvement of student achievement at SMP Negeri 1 Rantau Selamat. The research method used is qualitative research of the field researchTo analyze the improvement of student achievement at SMP Negeri 1 Rantau Selamat. The research method used is qualitative research of the field research
STIKMKSSTIKMKS Kesimpulan: Pelayanan kesehatan tidak dapat diselesaikan hanya melalui pendekatan administratif, melainkan juga membutuhkan pemahaman atas dimensi sosialKesimpulan: Pelayanan kesehatan tidak dapat diselesaikan hanya melalui pendekatan administratif, melainkan juga membutuhkan pemahaman atas dimensi sosial
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Keterbatasan sumber daya dan resistensi budaya juga menjadi hambatan yang signifikan dalam mewujudkan pendidikan agama yang inklusif dan efektif. BerdasarkanKeterbatasan sumber daya dan resistensi budaya juga menjadi hambatan yang signifikan dalam mewujudkan pendidikan agama yang inklusif dan efektif. Berdasarkan
YAZRIYAZRI Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat, pelaku ritual, dan panitia festival,Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat, pelaku ritual, dan panitia festival,
UNNARUNNAR Konteks sosial dan lingkungan mendukung lebih berpengaruh dibandingkan faktor-faktor teknis seperti kemudahan penggunaan atau manfaat yang diharapkan.Konteks sosial dan lingkungan mendukung lebih berpengaruh dibandingkan faktor-faktor teknis seperti kemudahan penggunaan atau manfaat yang diharapkan.
UNISMUHUNISMUH Hasil analisis dalam film menunjukkan dominasi dan kontrol yang diberikan oleh individu atau lembaga yang memiliki kekuasaan lebih tinggi terhadap individuHasil analisis dalam film menunjukkan dominasi dan kontrol yang diberikan oleh individu atau lembaga yang memiliki kekuasaan lebih tinggi terhadap individu
UNNESUNNES Hasil uji deskriptif variasi tempat tinggal desa dan kota, keduanya termasuk dalam kategori sedang atau interval 88,67 ≤ X < 139,33 namun dengan perbedaanHasil uji deskriptif variasi tempat tinggal desa dan kota, keduanya termasuk dalam kategori sedang atau interval 88,67 ≤ X < 139,33 namun dengan perbedaan
STT SUSTT SU Temuan penelitian adalah bahwa bila agama benar-benar mau berfungsi, harus bersiteguh hati menerobos kebekuan dogmatisme dan ritualismenya, dan mulai menaruhTemuan penelitian adalah bahwa bila agama benar-benar mau berfungsi, harus bersiteguh hati menerobos kebekuan dogmatisme dan ritualismenya, dan mulai menaruh
Useful /
UNNARUNNAR Tantangan utama yang diidentifikasi meliputi kurangnya keterampilan kewirausahaan, dukungan keluarga dan rekan yang tidak memadai, serta terbatasnya aksesTantangan utama yang diidentifikasi meliputi kurangnya keterampilan kewirausahaan, dukungan keluarga dan rekan yang tidak memadai, serta terbatasnya akses
UNNARUNNAR The research concludes that celebrity endorsements significantly and positively influence both brand trust and purchase decisions for MS Glow productsThe research concludes that celebrity endorsements significantly and positively influence both brand trust and purchase decisions for MS Glow products
UNNARUNNAR Metode: Penelitian kuantitatif dengan survei, populasi 100 staf kehormatan, sampel 80 responden dipilih menggunakan rumus Slovin pada tingkat signifikansiMetode: Penelitian kuantitatif dengan survei, populasi 100 staf kehormatan, sampel 80 responden dipilih menggunakan rumus Slovin pada tingkat signifikansi
UNNESUNNES Semakin tinggi beban kerja yang dialami, maka semakin tinggi pula stres kerja yang dirasakan, dan sebaliknya. Temuan ini menunjukkan pentingnya pengelolaanSemakin tinggi beban kerja yang dialami, maka semakin tinggi pula stres kerja yang dirasakan, dan sebaliknya. Temuan ini menunjukkan pentingnya pengelolaan