STIKMKSSTIKMKS
Jurnal MitrasehatJurnal MitrasehatLatar belakang: Profesionalisme tidak hanya dimaknai sebagai kepatuhan terhadap standar prosedural, tetapi juga sebagai refleksi dari nilai-nilai sosial, budaya, dan institusional yang khas. Tujuan: Untuk menggali makna profesionalisme sebagaimana dipahami dan dijalankan oleh tenaga kesehatan di RSUD Trikora Salakan. Metode: Penelitian ini kualitatif dengan metode fenomenologi, melibatkan informan tenaga kesehatan yang telah bekerja minimal satu tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil: Profesionalisme dipahami secara multidimensional meliputi kedisiplinan, kompetensi, integritas, empati, kemampuan komunikasi, hingga sensitivitas budaya. Interaksi sosial dalam lingkungan kerja, termasuk dengan pasien, keluarga, dan rekan sejawat, menjadi media penting dalam pembentukan nilai-nilai profesionalisme. Namun, nilai-nilai tersebut kerap mengalami ketegangan dengan ekspektasi masyarakat lokal, seperti dalam hal kedekatan sosial, status sosial, dan praktik budaya setempat. Selain itu, faktor institusional seperti sistem manajemen, kebijakan SDM, dan ketersediaan sumber daya turut memengaruhi praktik profesionalisme tenaga kesehatan.
Profesionalisme tenaga kesehatan di RSUD Trikora Salakan dipahami secara luas, mencakup empati, integritas, komunikasi efektif, serta kemampuan beradaptasi dengan nilai budaya lokal, selain kepatuhan terhadap standar kerja.Dukungan institusional melalui pelatihan dan sistem kerja meningkatkan profesionalisme, namun masih terdapat hambatan berupa keterbatasan sumber daya manusia, beban kerja tinggi, dan kebijakan yang belum sepenuhnya adaptif.Oleh karena itu, disarankan pengembangan kebijakan SDM yang sensitif budaya, pelatihan berkelanjutan, perbaikan sistem kerja yang adil, serta peningkatan supervisi dan dialog internal guna meningkatkan mutu layanan yang lebih manusiawi, inklusif, dan berkelanjutan.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan alat komunikasi digital dapat meningkatkan interaksi yang sensitif budaya antara tenaga kesehatan dan pasien di daerah kepulauan, sehingga memperkuat kepercayaan dan kepuasan layanan. Selanjutnya, studi tentang model redistribusi beban kerja di RSUD dapat menilai dampaknya terhadap perilaku profesional serta tingkat kelelahan (burnout) tenaga medis, memberikan insight untuk penataan jadwal kerja yang lebih seimbang. Terakhir, penelitian longitudinal mengenai efektivitas pelatihan kompetensi budaya berkelanjutan terhadap peningkatan kepuasan pasien dan kualitas layanan akan membantu menilai apakah pendekatan pendidikan berkelanjutan dapat secara nyata memperbaiki standar profesionalisme di lingkungan rumah sakit daerah.
| File size | 318.62 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UVAYABJMUVAYABJM Hasil observasi menghasilan data berupa faktok-faktor yang sangat berpengaruh terhadap pembaruan kurikulum pendidikan diantaranya adalah pemanfaatan teknologi,Hasil observasi menghasilan data berupa faktok-faktor yang sangat berpengaruh terhadap pembaruan kurikulum pendidikan diantaranya adalah pemanfaatan teknologi,
UNUGHAUNUGHA Penggunaan bahan berbasis tanaman yang dikenal sebagai insektisida nabati menjadi alternatif yang ramah lingkungan dan tidak beracun bagi konsumen. TujuanPenggunaan bahan berbasis tanaman yang dikenal sebagai insektisida nabati menjadi alternatif yang ramah lingkungan dan tidak beracun bagi konsumen. Tujuan
STAIMUNSTAIMUN Tujuannya adalah mengevaluasi efektivitas pendekatan strategis dalam desain kurikulum, manajemen sumber daya manusia, dan pemanfaatan teknologi dalam mempersiapkanTujuannya adalah mengevaluasi efektivitas pendekatan strategis dalam desain kurikulum, manajemen sumber daya manusia, dan pemanfaatan teknologi dalam mempersiapkan
MALAHAYATIMALAHAYATI Pemahaman yang mendalam mengenai konteks ini penting untuk menyusun strategi pencegahan yang efisien dan berkelanjutan melalui pendekatan promosi kesehatanPemahaman yang mendalam mengenai konteks ini penting untuk menyusun strategi pencegahan yang efisien dan berkelanjutan melalui pendekatan promosi kesehatan
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Faktor lingkungan kerja mempengaruhi produktivitas perawat karena masih ditemukan keadaan perawat yang mengeluh kelelahan, mudah emosi, kurang semangatFaktor lingkungan kerja mempengaruhi produktivitas perawat karena masih ditemukan keadaan perawat yang mengeluh kelelahan, mudah emosi, kurang semangat
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA The results showed a significant improvement in childrens knowledge and behavior related to hygiene practices after the intervention, as evidenced by theThe results showed a significant improvement in childrens knowledge and behavior related to hygiene practices after the intervention, as evidenced by the
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Untuk dapat berperan efektif dalam menanamkan nilai moral bagi anak usia sekolah, tokoh masyarakat perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai.Untuk dapat berperan efektif dalam menanamkan nilai moral bagi anak usia sekolah, tokoh masyarakat perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai.
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 25 tahun 2014, remaja adalah penduduk dalam rentang usia 10 – 18 tahun. Untuk upaya pemenuhan hak reproduksiDalam Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 25 tahun 2014, remaja adalah penduduk dalam rentang usia 10 – 18 tahun. Untuk upaya pemenuhan hak reproduksi
Useful /
UNUGHAUNUGHA Namun, pati busil modifikasi gelombang mikro pada produksi kue kering berbahan dasar mocaf masih perlu dikembangkan lebih lanjut karena belum meningkatkanNamun, pati busil modifikasi gelombang mikro pada produksi kue kering berbahan dasar mocaf masih perlu dikembangkan lebih lanjut karena belum meningkatkan
UNUGHAUNUGHA Kesimpulan bahwa upaya peningkatan kepercayaan diri matematika dapat dilihat sebagai peningkatan dalam pelaksanaan kegiatan belajar pada kemampuan siswaKesimpulan bahwa upaya peningkatan kepercayaan diri matematika dapat dilihat sebagai peningkatan dalam pelaksanaan kegiatan belajar pada kemampuan siswa
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Metode penelitian menggunakan regresi linear sederhana untuk uji kausalitas, ANOVA satu arah, dan uji sampel independen untuk analisis komparatif denganMetode penelitian menggunakan regresi linear sederhana untuk uji kausalitas, ANOVA satu arah, dan uji sampel independen untuk analisis komparatif dengan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Instrumen pengumpulan data penelitian ini berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam menganalisis data menggunakan metode Deskriptif Kualitatif.Instrumen pengumpulan data penelitian ini berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam menganalisis data menggunakan metode Deskriptif Kualitatif.