UKRIUKRI

ENVIROSAN : Jurnal Teknik LingkunganENVIROSAN : Jurnal Teknik Lingkungan

Hasil pemeriksaan kadar besi (Fe) di PT. X pada sampel air bersih yaitu 1,31 mg/L, kadar besi (Fe) pada air bersih di PT. X melebihi standar baku mutu yang sudah ditetapkan oleh Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana pengaruh variasi platform terhadap penurunan kadar Fe pada air bersih dengan metode multiple platform aerator. Desain penelitian yang digunakan yaitu Pretest-Posttest without Control dengan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh variasi platform dengan variasi 3 platform, 4 platform, 5 platform. Teknik pengambilan sampel yang digunakan untuk pengambilan sampel air bersih adalah teknik grab sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian air bersih yang bersumber dari air tanah dan biasa digunakan oleh pekerja di PT. X. Jumlah 5 platform pada proses aerasi dengan metode multiple platform aerator merupakan jumlah platform yang paling tinggi untuk menurunkan kadar Fe pada air bersih di PT. X dengan penurunan sebesar 1,33 mg/L dan persentase 93,6. Saran untuk industri dapat menerapkan alat multiple platform aerator dengan variasi 5 platform untuk menurunkan kadar besi (Fe) pada air bersih dan proses pembuatan alat multiple platform aerator.

Rata-rata kadar besi (Fe) sebelum aerasi adalah 1,42 mg/L, sementara setelah aerasi dengan 3, 4, dan 5 platform masing-masing berkurang menjadi 0,40 mg/L, 0,30 mg/L, dan 0,09 mg/L.Penurunan terbesar tercapai pada 5 platform dengan penurunan 1,33 mg/L (93,6 %), dibandingkan 1,02 mg/L (71,8 %) pada 3 platform dan 1,12 mg/L (78,7 %) pada 4 platform.Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan antar variasi platform (p < 0,001), menegaskan bahwa penambahan jumlah platform meningkatkan efektivitas pengurangan besi.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas variasi platform aerator pada sumber air dengan kandungan logam lain, seperti mangan atau tembaga, untuk menentukan apakah peningkatan platform juga meningkatkan penurunan kontaminan selain besi; selanjutnya, studi jangka panjang diperlukan untuk menilai stabilitas dan keawetan alat multiple platform aerator serta dampaknya terhadap kualitas mikrobiologis air, khususnya pertumbuhan mikroorganisme yang dapat memengaruhi keamanan air bersih; terakhir, analisis biaya-manfaat komprehensif yang membandingkan multiple platform aerator dengan teknologi pengolahan air lain (misalnya filtrasi atau penggunaan media adsorben) dapat memberikan panduan praktik industri yang optimal dalam konteks ekonomi dan lingkungan.

Read online
File size584.93 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test