POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG

Journal of Tropical Diseases and Health ScienceJournal of Tropical Diseases and Health Science

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang umum terjadi pada lansia dan menyebabkan komplikasi. Salah satu dampak yang sering dialami oleh lansia hipertensi adalah ketidakstabilan keseimbangan tubuh, yang berisiko meningkatkan risiko jatuh dan menurunkan kualitas hidup. Perubahan fisiologis akibat proses penuaan, seperti penurunan kekuatan otot dan elastisitas pembuluh darah, dapat menyebabkan terjadinya ketidakstabilan keseimbangan tubuh. Kombinasi balance exercise dengan tandem walking exercise dapat menjadi alternatif intervensi yang bermanfaat untuk meningkatkan keseimbangan tubuh pada lansia hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas kombinasi balance exercise dengan tandem walking exercise dalam meningkatkan keseimbangan tubuh pada lansia penderita hipertensi. Jenis penelitian ini adalah pre-experimental dengan desain one group pre-test dan post-test. Penelitian dilakukan di wilayah Puskesmas Bandongan Magelang pada bulan Januari sampai Juni 2025. Populasi sebanyak 527 lansia penderita hipertensi berumur ≥ 60 tahun. Sampel sebanyak 45 lansia dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengukuran keseimbangan tubuh dilakukan menggunakan Timed Up and Go Test (TUGT) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis Wilcoxon. Hasil uji Wilcoxon didapatkan nilai p value 0,000 (p<0,05) yang bermakna bahwa H0 ditolak dan H1 diterima atau terdapat pengaruh signifikan setelah dilakukan intervensi kombinasi balance exercise dengan tandem walking exercise pada lansia penderita hipertensi. Kombinasi balance exercise dengan tandem walking exercise terbukti efektif dalam meningkatkan keseimbangan tubuh pada lansia penderita hipertensi.

Berdasarkan hasil dan analisis pembahasan pada penelitian ini intervensi kombinasi balance exercise dengan tandem walking exercise efektif signifikan dalam meningkatkan keseimbangan tubuh lansia penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Bandongan Magelang.Saran untuk untuk menerapkan intervensi kombinasi balance exercise dengan tandem walking exercise secara rutin sebagai upaya dalam meningkatkan kestabilan keseimbangan tubuh bagi lansia dengan hipertensi.Selain itu, anggota keluarga diharapkan dapat berperan aktif dalam mendukung dan memfasilitasi pelaksanaan intervensi, sehingga keseimbangan tubuh pada lansia penderita hipertensi dapat terjaga dan risiko jatuh dapat diminimalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada efektivitas intervensi kombinasi balance exercise dan tandem walking exercise dalam meningkatkan keseimbangan tubuh pada lansia penderita hipertensi. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan desain eksperimental yang lebih kuat, seperti desain kelompok kontrol, untuk membandingkan hasil antara kelompok yang menerima intervensi dengan kelompok kontrol yang tidak menerima intervensi. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi efektivitas intervensi, seperti usia, jenis kelamin, dan kondisi kesehatan lainnya. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami efektivitas intervensi ini dan membantu mengembangkan strategi intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan keseimbangan tubuh pada lansia penderita hipertensi.

Read online
File size365.83 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test