UIN WALISONGOUIN WALISONGO
Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial KeagamaanWalisongo: Jurnal Penelitian Sosial KeagamaanJerman memiliki keragaman budaya dan ekonomi yang diperkaya oleh kontribusi imigran Turki dan minoritas Muslim, yang warisannya memperkaya negara ini. Namun, eksklusi sosial dan prasangka negatif mempengaruhi beberapa kelompok yang dapat merugikan kesejahteraan dan kualitas hidup mereka. Artikel ini membahas mengenai dinamika minoritas Muslim dan imigran Turki di Jerman, dengan menekankan perkembangan sosial, perjalanan sejarah, dan tantangan yang dihadapi kelompok-kelompok ini dalam masyarakat Jerman. Artikel ini berfokus pada hak-hak minoritas, integrasi sosial, dan penerimaan.
Dinamika imigran sering dipandang dengan bias oleh penduduk lokal suatu daerah.Selain perbedaan ras dan budaya, agama sering menjadi pemicu gesekan antara imigran yang menjadi minoritas etnis dan masyarakat setempat.Di antara faktor-faktor yang menyebabkan orang bermigrasi, mereka dapat dibagi menjadi dua kategori.faktor dorongan, seperti pertimbangan upah rendah, peluang kerja terbatas, akses sosial rendah di negara asal, pengurangan lahan pertanian, penggunaan teknologi, atau kesenjangan dengan adat istiadat, budaya, dan politik (keamanan) di daerah.Kemudian ada faktor tarik, seperti peluang kerja yang sesuai, kondisi lingkungan yang lebih baik, dan kesempatan untuk maju dibandingkan tetap di daerah asal.Sejarah mencatat awal kedatangan imigran Turki di Jerman karena kerjasama antara Jerman dan Turki dalam menyelesaikan masalah tenaga kerja.Jerman membutuhkan tenaga kerja besar untuk membangun kembali ekonominya setelah kehilangan populasi usia kerja pasca Perang Dunia II.Meskipun melalui saluran bilateral resmi, populasi Jerman awalnya resisten terhadap kehadiran imigran Turki, yang diperburuk oleh gelombang imigrasi ilegal yang memperburuk hubungan sosial antara dua kelompok etnis yang berbeda.Selain itu, setelah tragedi 9/11, persepsi negatif terhadap imigran Muslim Turki meningkat.Namun, di balik semua ini, ada aspek positif dari imigran Turki yang berkontribusi pada Jerman di bidang sosial, budaya, ekonomi, dan politik, seperti yang dijelaskan di atas.
Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang dinamika struktural yang terjadi dalam masyarakat Jerman, terutama terkait dengan konflik kelas dan kekuasaan yang mempengaruhi integrasi sosial dan penerimaan imigran Turki dan minoritas Muslim. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk memahami bagaimana kebijakan publik dan persepsi masyarakat mempengaruhi hasil integrasi sosial dan penerimaan imigran. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk menganalisis perbedaan dan kesamaan dalam pengalaman imigran Turki dan minoritas Muslim di berbagai negara Eropa, termasuk Jerman, untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan integrasi sosial dan penerimaan mereka.
| File size | 208.98 KB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
PENELITIPENELITI Integrasi sosial tidak terbentuk ketika ada perbedaan pendapat antara Kristen dan Muslim tentang aturan/norma pembangunan masjid. Penelitian ini juga menunjukkanIntegrasi sosial tidak terbentuk ketika ada perbedaan pendapat antara Kristen dan Muslim tentang aturan/norma pembangunan masjid. Penelitian ini juga menunjukkan
ASIAASIA Dengan mengintegrasikan intervensi ini ke dalam perawatan rutin, fasilitas kesehatan mental dapat menawarkan program rehabilitasi yang lebih holistik danDengan mengintegrasikan intervensi ini ke dalam perawatan rutin, fasilitas kesehatan mental dapat menawarkan program rehabilitasi yang lebih holistik dan
HK PUBLISHINGHK PUBLISHING Hasil kajian menegaskan bahwa evolusi hukum Indonesia merupakan proses rasionalisasi, solidaritas sosial, dan rekonstruksi etis yang berkelanjutan, sehinggaHasil kajian menegaskan bahwa evolusi hukum Indonesia merupakan proses rasionalisasi, solidaritas sosial, dan rekonstruksi etis yang berkelanjutan, sehingga
STAITARUNASTAITARUNA Negara memiliki peran penting sebagai fasilitator dalam menciptakan kebijakan distribusi kekayaan yang adil dan menyediakan akses pendidikan serta kesempatanNegara memiliki peran penting sebagai fasilitator dalam menciptakan kebijakan distribusi kekayaan yang adil dan menyediakan akses pendidikan serta kesempatan
ANTISPUBLISHERANTISPUBLISHER Studi ini memberikan analisis perbandingan lintas negara dan menawarkan solusi reformasi yang selaras dengan standar internasional guna memperkuat sistemStudi ini memberikan analisis perbandingan lintas negara dan menawarkan solusi reformasi yang selaras dengan standar internasional guna memperkuat sistem
LEMHANNASLEMHANNAS Pemerintah perlu meningkatkan kapasitas intelijen dengan data akurat dan personel terampil, serta meningkatkan koordinasi antara TNI dan Polri untuk menekanPemerintah perlu meningkatkan kapasitas intelijen dengan data akurat dan personel terampil, serta meningkatkan koordinasi antara TNI dan Polri untuk menekan
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING Penelitian ini menggabungkan studi pustaka dan wawancara mendalam untuk menggali perspektif masyarakat mengenai peran agama dalam pemilihan pemimpin. HasilPenelitian ini menggabungkan studi pustaka dan wawancara mendalam untuk menggali perspektif masyarakat mengenai peran agama dalam pemilihan pemimpin. Hasil
APPISIAPPISI Faktor hukum seperti kelemahan sistem peradilan pidana yang lebih menekankan hukuman daripada rehabilitasi, kurangnya dukungan fasilitas rehabilitasi,Faktor hukum seperti kelemahan sistem peradilan pidana yang lebih menekankan hukuman daripada rehabilitasi, kurangnya dukungan fasilitas rehabilitasi,
Useful /
UnwahasUnwahas Emulgel dapat meningkatkan penghantaran obat sehingga dapat lebih mudah menembus kulit dan meningkatkan aktivitas farmakologisnya. Komponen bahan penyusunEmulgel dapat meningkatkan penghantaran obat sehingga dapat lebih mudah menembus kulit dan meningkatkan aktivitas farmakologisnya. Komponen bahan penyusun
UnwahasUnwahas Hasil penelitian memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,225 (OT) dan 0,094 (suplemen) (p> 0,05), dengan demikian informasi manfaat penggunaan OT dan suplemenHasil penelitian memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,225 (OT) dan 0,094 (suplemen) (p> 0,05), dengan demikian informasi manfaat penggunaan OT dan suplemen
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Hadiah untuk pengantin wanita adalah hadiah dan milik penerima hadiah, yaitu pihak pengantin wanita. Jika tidak dapat dipenuhi, pengumpulan harta dowryHadiah untuk pengantin wanita adalah hadiah dan milik penerima hadiah, yaitu pihak pengantin wanita. Jika tidak dapat dipenuhi, pengumpulan harta dowry
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Penelitian ini menyimpulkan bahwa larung sesaji adalah tradisi akulturasi dengan tradisi pra-Islam yang dilakukan pada 1 Sura. Sebelum diarak dan ditenangkanPenelitian ini menyimpulkan bahwa larung sesaji adalah tradisi akulturasi dengan tradisi pra-Islam yang dilakukan pada 1 Sura. Sebelum diarak dan ditenangkan