APPIHIAPPIHI

Aktivisme: Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial IndonesiaAktivisme: Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia

Penyelesaian sengketa dalam dunia usaha merupakan hal yang tidak dapat dihindari, terutama dalam era modern yang ditandai dengan kompleksitas hubungan bisnis. Mediasi sebagai salah satu bentuk alternatif penyelesaian sengketa (APS) menawarkan solusi yang lebih cepat dan efisien dibandingkan litigasi. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji kedudukan hukum mediasi dalam sistem penyelesaian sengketa bisnis di Indonesia, menilai sejauh mana mediasi dapat memberikan kepastian hukum bagi para pihak, serta menganalisis efektivitasnya dalam mewujudkan efisiensi waktu.

Mediasi merupakan instrumen penyelesaian sengketa yang memiliki kedudukan hukum yang kuat dalam sistem hukum nasional Indonesia.Mediasi dipandang sebagai mekanisme non-litigatif yang mengedepankan asas musyawarah, efisiensi, dan kesukarelaan, sehingga menjadi pilihan utama dalam menyelesaikan sengketa bisnis yang semakin kompleks dan membutuhkan penyelesaian yang cepat, murah, serta mampu menjaga hubungan baik antar pelaku usaha.Keunggulan utama mediasi terletak pada efisiensi waktu dan biaya, di mana proses penyelesaian melalui mediasi umumnya memakan waktu jauh lebih singkat, yaitu sekitar 10-20% dari waktu yang dibutuhkan dalam litigasi, sehingga dapat mengurangi beban biaya dan tekanan emosional para pihak.Selain itu, mediasi juga mampu memberikan solusi yang berkelanjutan dan menjaga hubungan bisnis tetap harmonis, yang sangat penting dalam dunia usaha.

Untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi mediasi sebagai mekanisme penyelesaian sengketa bisnis, diperlukan upaya strategis seperti peningkatan pemahaman dan literasi hukum para pelaku usaha mengenai mekanisme mediasi, penguatan kompetensi dan jumlah mediator profesional yang memahami aspek teknis bisnis, serta penguatan kelembagaan mediasi melalui pengaturan yang lebih terstruktur dan sistematis. Dengan demikian, mediasi dapat menjadi pilihan utama dalam penyelesaian sengketa bisnis yang modern, responsif, dan berorientasi pada keberlanjutan.

  1. Cognitive Load Theory in Computing Education Research: A Review | ACM Transactions on Computing Education.... dl.acm.org/doi/10.1145/3483843Cognitive Load Theory in Computing Education Research A Review ACM Transactions on Computing Education dl acm doi 10 1145 3483843
  2. The Impact of Digital Game-Based Learning Towards Arabic Language Communication | Abdul Ghani | Jurnal... ejournal.ukm.my/mjc/article/view/62613The Impact of Digital Game Based Learning Towards Arabic Language Communication Abdul Ghani Jurnal ejournal ukm my mjc article view 62613
  3. Arabic Learning Media Based on Smart Apps Creator for Students of Islamic Junior High School | Arabiyat... journal.uinjkt.ac.id/index.php/arabiyat/article/view/27586Arabic Learning Media Based on Smart Apps Creator for Students of Islamic Junior High School Arabiyat journal uinjkt ac index php arabiyat article view 27586
  4. Arabic Language Learning Approach Using Smart Technology in Higher Education | Izdihar : Journal of Arabic... ejournal.umm.ac.id/index.php/izdihar/article/view/25011Arabic Language Learning Approach Using Smart Technology in Higher Education Izdihar Journal of Arabic ejournal umm ac index php izdihar article view 25011
  5. Mediasi Sebagai Instrumen Penyelesaian Sengketa Bisnis: antara Kepastian Hukum dan Efisiensi Waktu |... doi.org/10.62383/aktivisme.v3i3.1813Mediasi Sebagai Instrumen Penyelesaian Sengketa Bisnis antara Kepastian Hukum dan Efisiensi Waktu doi 10 62383 aktivisme v3i3 1813
Read online
File size332.31 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test