UNIVMEDUNIVMED

Universa MedicinaUniversa Medicina

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek pijat kaki secara mandiri terhadap tingkat kecemasan dan kualitas tidur pada mahasiswa keperawatan dengan kecemasan tinggi. Sebanyak 40 mahasiswa tahun pertama (20 pada grup intervensi, 20 pada grup kontrol) dipilih secara acak dan diberikan pijat kaki sendiri selama 10 hari berturut‑turut. Kecemasan diukur dengan State Anxiety Inventory (SAI) dan kualitas tidur dengan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan bahwa grup intervensi memiliki penurunan signifikan pada skor SAI (34,10 ± 4,82) dibandingkan kontrol (38,80 ± 3,04; p=0,021) serta peningkatan signifikan pada skor PSQI (7,70 ± 1,59 vs 8,00 ± 2,65; p=0,033). Kesimpulannya, pijat kaki secara mandiri dapat menjadi intervensi terapeutik yang efektif untuk mengurangi kecemasan dan meningkatkan kualitas tidur pada mahasiswa keperawatan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pijat kaki secara mandiri dapat mengurangi kecemasan pada mahasiswa keperawatan dengan tingkat kecemasan tinggi.Pijat kaki tersebut juga meningkatkan kualitas tidur peserta.Oleh karena itu, pijat kaki dapat dipertimbangkan sebagai intervensi non-farmakologis yang dapat diintegrasikan ke dalam program manajemen stres dan pendidikan keperawatan.

Penelitian selanjutnya dapat menguji efek jangka panjang pijat kaki mandiri terhadap kecemasan dan kualitas tidur pada mahasiswa keperawatan selama periode enam bulan, untuk menilai keberlanjutan manfaat yang terdeteksi setelah intervensi pendek dan mengidentifikasi apakah efek tersebut tetap signifikan seiring waktu. Selain itu, diperlukan studi komparatif yang membandingkan efektivitas pijat kaki mandiri dengan teknik relaksasi non‑farmakologis lain, seperti relaksasi otot progresif atau meditasi, guna menentukan pendekatan paling optimal dalam menurunkan kecemasan dan memperbaiki tidur, serta mengevaluasi perbedaan respons antara intervensi tersebut. Selanjutnya, untuk memahami mekanisme fisiologis di balik manfaat pijat kaki, penelitian dapat mengukur biomarker stres dan tidur seperti kortisol, melatonin, serta variabilitas denyut jantung sebelum dan sesudah intervensi, sehingga dapat mengaitkan perubahan psikologis dengan respons biologis yang spesifik. Penelitian-penelitian tersebut juga dapat memperluas sampel dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai jurusan dan latar belakang budaya, serta menambahkan grup plasebo untuk mengurangi bias, sehingga hasilnya lebih generalisasi dan dapat diterapkan dalam program manajemen stres di lingkungan pendidikan keperawatan.

  1. Wayback Machine. wayback machine pdf.journalagent.com/phd/pdfs/PHD-05025-RESEARCH_ARTICLE-KOSE.pdfWayback Machine wayback machine pdf journalagent phd pdfs PHD 05025 RESEARCH ARTICLE KOSE pdf
  2. Universa Medicina. effect self foot massage anxiety sleep quality nursing students single blind randomized... univmed.org/ejurnal/index.php/medicina/article/view/1760Universa Medicina effect self foot massage anxiety sleep quality nursing students single blind randomized univmed ejurnal index php medicina article view 1760
  3. Determination of sleep quality, fatigue and related factors in nursing students. sleep quality fatigue... brieflands.com/journals/jnms/articles/140722Determination of sleep quality fatigue and related factors in nursing students sleep quality fatigue brieflands journals jnms articles 140722
Read online
File size557.59 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test