UTUUTU

Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku UmarJurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar

Masalah ketahanan pangan di gampong-gampong marginal seperti Gampong Purwosari, Kabupaten Nagan Raya, memerlukan pendekatan multipihak yang kolaboratif dan berkelanjutan. Gampong ini memiliki potensi pangan lokal seperti tempe, kangkung, bayam, dan sawi, namun menghadapi kendala lahan marginal, keterbatasan akses modal, dan rendahnya pemanfaatan teknologi promosi. Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan oleh ORMAWA HIMAKESMAS Universitas Teuku Umar (UTU) bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan melalui pendekatan partisipatif, edukatif, dan inovatif. Program ini melibatkan akademisi, pemerintah Gampong, lembaga keuangan (Bank Mustaqim), dan Inkubator Bisnis UTU dalam bentuk sosialisasi, pelatihan, dan diskusi interaktif. Materi yang disampaikan meliputi gizi seimbang berbasis pangan lokal, pembiayaan syariah berbasis musyarakah, teknik promosi produk melalui video kreatif, serta perencanaan pembangunan Gampong secara terpadu. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan pangan lokal dan akses modal, serta terbangunnya model kemitraan yang dapat direplikasi di Gampong lain. Penguatan kapasitas masyarakat dan dukungan regulasi serta infrastruktur menjadi kunci keberlanjutan. Kolaborasi UTU dan HIMAKESMAS ini membuktikan pentingnya sinergi lintas sektor dalam membangun Gampong mandiri pangan yang sejahtera dan berdaya saing.

Kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa penguatan ketahanan pangan di Gampong Purwosari memerlukan sinergi multipihak, dengan pemanfaatan pangan lokal, pembiayaan syariah, dan promosi digital sebagai solusi utama.Model kemitraan yang dibangun dapat direplikasi ke gampong lain, dan master plan pembangunan serta dukungan pembiayaan inklusif memperkuat keberlanjutan jangka panjang.Kolaborasi antara akademisi, pemerintah, lembaga keuangan, dan masyarakat menghasilkan dampak signifikan serta membuka peluang bagi pembangunan mandiri pangan yang berkelanjutan.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas jangka panjang model kemitraan multipihak dalam meningkatkan ketahanan pangan di gampong marginal, dengan mengukur perubahan indikator gizi dan pendapatan rumah tangga selama tiga hingga lima tahun setelah intervensi. Selain itu, studi komparatif antara pendekatan pembiayaan syariah musyarakah dan metode pembiayaan konvensional dapat mengidentifikasi dampak masing‑masing terhadap akses modal petani serta risiko kegagalan panen, sehingga memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat. Selanjutnya, penelitian eksploratif mengenai penggunaan teknologi promosi digital berbasis video kreatif pada produk UMKM dapat mengkaji pengaruhnya terhadap penetrasi pasar, persepsi konsumen, dan potensi ekspor, khususnya dalam konteks wilayah pedesaan dengan infrastruktur internet terbatas.

Read online
File size1.83 MB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test