IDID

JAMSIJAMSI

Desa Jembayat, Kabupaten Tegal, memiliki potensi perikanan air tawar yang besar namun terkendala produktivitas rendah, tingginya biaya pakan, pencemaran limbah, serta minimnya kapasitas kewirausahaan pembudidaya. Program pengabdian ini menerapkan model Edu-Aquaculture Integratif berbasis green-tech dan kewirausahaan untuk meningkatkan kinerja budidaya dan keberlanjutan usaha. Kegiatan meliputi: (1) penerapan teknologi ramah lingkungan seperti bioflok dan aquaponik untuk efisiensi pakan dan penurunan amonia; (2) pendidikan partisipatif melalui sekolah lapang dengan kurikulum 4M dan pelatihan teknis bagi 15 pembudidaya; serta (3) penguatan kewirausahaan digital melalui pelatihan pengolahan hasil dan pemasaran daring. Program dilaksanakan selama 8 bulan melalui tahap persiapan, implementasi teknologi, dan pendampingan usaha. BOD turun 57,3%, COD turun 53,3%, dan amonia turun 77,5%, sehingga memenuhi baku mutu budidaya. Hasil kegiatan mencakup berfungsinya tiga unit teknologi, peningkatan kompetensi pembudidaya, produk olahan perikanan ber-PIRT, serta tersusunnya luaran akademik dan panduan praktik dengan tiga unit teknologi operasional, yaitu satu sistem bioflok, satu unit aquaponik skala rumah tangga, dan satu unit instalasi pengolahan limbah empat tahap. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan kapasitas kewirausahaan masyarakat yang ditunjukkan oleh peningkatan pengetahuan, keterampilan teknis budidaya, serta kemampuan manajerial dan pemasaran berbasis teknologi ramah lingkungan.

Penerapan model Edu-Aquaculture integratif berbasis teknologi ramah lingkungan di Desa Jembayat, Kabupaten Tegal, berhasil meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha, dan kapasitas kewirausahaan masyarakat pembudidaya.Secara teknis, produksi rata-rata meningkat dari 320 kg menjadi 450 kg per siklus ( 40,6%) dengan tingkat kelangsungan hidup ≥80% dan perbaikan FCR, sementara kualitas air membaik.BOD turun 57,3%, COD turun 53,3%, dan amonia turun 77,5%, sehingga memenuhi baku mutu budidaya.Secara ekonomi, pendapatan rata-rata peserta naik dari Rp 7.000 per siklus ( 40,6%), dan laba bersih meningkat 128,7% dari Rp 1.000 per siklus, dengan R/C ratio naik dari 1,30 menjadi 1,61, menunjukkan kelayakan dan efisiensi usaha yang meningkat.Dari sisi kapasitas, skor pemahaman peserta meningkat rata-rata 46,4% berdasarkan pre-test dan post-test, dan lebih dari 60% peserta mampu mengoperasikan sistem bioflok, aquaponik, dan pengolahan limbah secara mandiri.Secara keseluruhan, model ini terbukti efektif secara teknis, ekonomis, dan sosial, serta memiliki potensi untuk direplikasi pada kelompok pembudidaya lain dengan karakteristik serupa, mendukung penguatan kewirausahaan perikanan berkelanjutan.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan efektivitas model Edu-Aquaculture integratif. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi komposisi pakan alternatif terhadap pertumbuhan dan kualitas ikan lele, dengan fokus pada pemanfaatan limbah pertanian lokal untuk menekan biaya produksi dan meningkatkan nilai gizi pakan. Kedua, penelitian tentang optimalisasi sistem aquaponik dengan berbagai jenis tanaman sayuran dapat dilakukan untuk meningkatkan diversifikasi produk dan pendapatan petani. Ketiga, pengembangan aplikasi mobile untuk monitoring kualitas air dan manajemen budidaya secara real-time dapat membantu pembudidaya dalam pengambilan keputusan yang lebih tepat dan efisien, serta meningkatkan daya saing usaha perikanan di era digital. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan sektor perikanan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat pesisir.

  1. Pemberdayaan Masyarakat melalui Penerapan Model Edu-Aquaculture Integratif Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan... doi.org/10.54082/jamsi.2568Pemberdayaan Masyarakat melalui Penerapan Model Edu Aquaculture Integratif Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan doi 10 54082 jamsi 2568
Read online
File size546.33 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test