CYBERDAKWAHCYBERDAKWAH

Economia: Journal of Economics and ManagementEconomia: Journal of Economics and Management

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji relevansi Teori Agensi dalam ekonomi dan manajemen modern melalui analisis konseptual berbasis kajian pustaka. Teori Agensi menjelaskan hubungan kontraktual antara prinsipal dan agen, dengan menekankan permasalahan seperti asimetri informasi, moral hazard, dan konflik kepentingan. Dalam konteks organisasi kontemporer yang ditandai oleh kompleksitas yang meningkat, transformasi digital, dan struktur kepemilikan yang tersebar, permasalahan agensi tetap relevan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui telaah literatur teoretis, perkembangan, serta implikasi praktis Teori Agensi. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun terdapat kritik dan munculnya perspektif alternatif seperti teori stewardship dan teori stakeholder, Teori Agensi tetap menjadi kerangka analitis yang kuat dalam memahami mekanisme tata kelola, penyelarasan insentif, sistem pengawasan, serta kinerja organisasi. Studi ini menegaskan pentingnya integrasi dimensi perilaku dan kelembagaan guna memperkuat daya jelaskan teori tersebut dalam lingkungan bisnis modern.

Teori Agensi tetap memiliki relevansi yang kuat dalam ekonomi dan manajemen modern.Meskipun dikembangkan dalam konteks perusahaan dengan pemisahan kepemilikan dan pengendalian, teori ini mampu beradaptasi dengan kompleksitas organisasi kontemporer yang ditandai oleh struktur multilevel, globalisasi, serta transformasi digital.Konsep asimetri informasi, konflik kepentingan, dan biaya agensi tetap menjadi instrumen analitis yang penting dalam memahami dinamika hubungan kontraktual dalam organisasi.Berbagai mekanisme tata kelola seperti sistem insentif, pengawasan independen, dan transparansi pelaporan terbukti merupakan respons institusional terhadap permasalahan agensi.Efektivitas Teori Agensi semakin optimal ketika diintegrasikan dengan perspektif perilaku dan institusional, sehingga mampu menjawab kompleksitas organisasi modern yang semakin dinamis dan multidimensional.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak kebijakan regulasi digital terhadap dinamika hubungan agensi dalam perusahaan multinasional. Selain itu, studi tentang integrasi nilai budaya lokal dalam desain kontrak tata kelola perusahaan bisa memberikan wawasan baru mengenai efektivitas mitigasi konflik kepentingan. Terakhir, penelitian mengenai peran teknologi AI dalam meminimalkan asimetri informasi dan biaya pengawasan bisa menjadi arah penting dalam mengembangkan model tata kelola modern yang lebih adaptif.

Read online
File size448.9 KB
Pages23
DMCAReport

Related /

ads-block-test