PROVISIPROVISI

Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan BisnisJurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Bisnis

Perkembangan teknologi digital telah merevolusi sistem akuntansi global dan mendorong transformasi pada sektor UMKM Indonesia. Meskipun berkontribusi besar terhadap PDB nasional, adopsi digitalisasi akuntansi UMKM masih rendah akibat keterbatasan literasi teknologi dan lemahnya pengendalian internal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model empiris kesiapan digitalisasi akuntansi UMKM melalui analisis pengaruh literasi teknologi dan efektivitas pengendalian internal terhadap kinerja usaha. Pendekatan kuantitatif eksplanatori digunakan dengan survei terhadap 200 pelaku UMKM di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4. Hasil menunjukkan seluruh hubungan antarvariabel signifikan: literasi teknologi (β = 0,43) dan pengendalian internal (β = 0,37) berpengaruh positif terhadap kesiapan digitalisasi, sedangkan kesiapan digitalisasi (β = 0,45) meningkatkan kinerja UMKM. Model memiliki kemampuan prediktif yang kuat (R² > 0,50). Kontribusi utama penelitian ini terletak pada integrasi Technology Readiness and Adoption Theory dan Accounting Information System Theory dengan menambahkan dimensi pengendalian internal sebagai elemen tata kelola digital. Secara praktis, temuan ini memberi arah bagi penguatan literasi teknologi dan sistem kontrol berbasis risiko guna mempercepat transformasi digital UMKM di Indonesia.

Penelitian ini menegaskan bahwa kesiapan digitalisasi akuntansi UMKM dipengaruhi signifikan oleh literasi teknologi dan pengendalian internal, dengan literasi teknologi sebagai faktor paling dominan.Kesiapan digitalisasi tersebut secara langsung meningkatkan kinerja UMKM dalam efisiensi operasional, akurasi pelaporan, dan kualitas pengambilan keputusan.Model empiris yang dikembangkan mengintegrasikan Technology Readiness and Adoption Theory dengan Accounting Information System Theory serta menekankan pentingnya pengendalian internal sebagai elemen tata kelola digital, sehingga praktiknya harus memprioritaskan peningkatan literasi teknologi aplikatif dan penguatan kontrol berbasis risiko.

Penelitian selanjutnya dapat mengadopsi desain longitudinal untuk memantau perubahan kesiapan digitalisasi akuntansi UMKM selama beberapa tahun, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi dinamika adopsi teknologi secara temporal; selanjutnya, studi eksperimental dapat menguji efektivitas program pelatihan terstruktur yang menggabungkan peningkatan literasi teknologi dengan penerapan kontrol internal berbasis risiko, guna menilai dampak langsung terhadap kesiapan digital dan kinerja UMKM; terakhir, penelitian komparatif antara wilayah dengan tingkat infrastruktur digital yang beragam serta kebijakan pemerintah yang berbeda dapat mengungkap peran konteks regional dan regulasi dalam mempercepat atau menghambat transformasi digital akuntansi pada UMKM, sehingga memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran.

  1. Digital Literacy and Digital Transformation Activities of Service and Manufacturing SMEs | Journal of... jots.cz/index.php/JoTS/article/view/551Digital Literacy and Digital Transformation Activities of Service and Manufacturing SMEs Journal of jots cz index php JoTS article view 551
  2. Common Method Bias: It's Bad, It's Complex, It's Widespread, and It's Not Easy to... annualreviews.org/content/journals/10.1146/annurev-orgpsych-110721-040030Common Method Bias Its Bad Its Complex Its Widespread and Its Not Easy to annualreviews content journals 10 1146 annurev orgpsych 110721 040030
  3. Model of Accounting Digitalization Readiness in MSMEs: An Empirical Study of Technological Literacy,... ejurnal.provisi.ac.id/index.php/JIMEB/article/view/1342Model of Accounting Digitalization Readiness in MSMEs An Empirical Study of Technological Literacy ejurnal provisi ac index php JIMEB article view 1342
Read online
File size458.27 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test