UNDIPUNDIP

Transient: Jurnal Ilmiah Teknik ElektroTransient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro

Kumparan Tesla adalah peralatan listrik berupa transformator resonan dengan inti udara yang digunakan untuk menghasilkan tegangan tinggi dengan frekuensi tinggi. Kumparan tesla mempunyai banyak manfaat pada dewasa ini, yaitu untuk melihat ada tidaknya keretakan pada isolator serta untuk tujuan edukasi. Dalam tugas akhir ini dirancang suatu kumparan Tesla yang mendapat masukan dari inverter yang dapat membangkitkan pulsa dengan orde ratusan kilo hertz berbentuk gelombang kotak. Kumparan Tesla terdiri atas rangkaian induktor dan kapasitor. Rangkaian induktor terdiri dari lilitan primer dan sekunder. Dalam tugas akhir ini akan dianalisis dua macam variasi kumparan tesla dimana kumparan tesla pertama menggunakan lilitan primer dengan tipe flat-spiral dan kumparan tesla kedua menggunakan lilitan primer dengan tipe helical. Kapasitor adalah toroid yang terbuat dari selang dan dilapisi aluminium foil. Dengan perhitungan yang sesuai akan diperoleh frekuensi tepat sehingga menghasilkan tegangan keluaran besar. Tegangan keluaran serta kunsumsi daya dari kedua trafo Tesla akan dianalisa. Karakteristik tegangan keluaran serta konsumsi daya tiap tesla berdasarkan variasi frekuensi dan tegangan masukkan. Berdasarkan hasil perancangan. Kumparan Tesla variasi pertama mempunyai frekuensi resonan 138 kHz dengan tegangan kelauran 110 kV dan konsumsi daya 36 Watt. Kumparan Tesla variasi kedua mempunyai frekuensi resonan 138 kHz dengan tegangan kelauran 57 kV dan konsumsi daya 28 Watt.

Perancangan pembangkitan menggunakan trafo tesla telah dibuat dengan frekuensi resonansi dari kumparan tesla berada pada frekuensi 136 kHz untuk kumparan tesla variasi pertama dan 138 kHz untuk kumparan tesla variasi kedua.Pada variasi frekuensi, tegangan keluaran kumparan tesla (Vout) pada variasi kedua lebih besar yaitu 110 kV pada frekuensi resonan 138 kHz dan tegangan keluaran kumparan tesla (Vout) variasi pertama sebesar 57 kV pada frekuensi resonan 136 kHz dengan kondisi VIN 32 VAC dan duty cycle 40%.Tegangan keluaran mengalami kenaikan saat mendekati resonan dan terjadi penurunan tegangan sesudah melewati puncak resonan dalam frekuensi 75 - 160 kHz.Pada variasi frekuensi, konsumsi daya kumparan tesla (P) pada variasi kedua lebih besar yaitu 85 Watt pada frekuensi 90 kHz dan konsumsi daya kumparan tesla (VP) variasi pertama sebesar 47 Watt pada frekuensi 155 kHz dengan kondisi VIN 32 VAC dan duty cycle 40%.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh material toroid terhadap karakteristik kumparan tesla, terutama dalam hal efisiensi dan stabilitas tegangan keluaran. Kedua, pengembangan sistem kontrol otomatis untuk mengatur frekuensi dan tegangan keluaran kumparan tesla secara presisi dapat meningkatkan kinerja dan aplikasi perangkat ini. Ketiga, eksplorasi penggunaan kumparan tesla dalam aplikasi medis, seperti terapi elektro, dapat membuka potensi baru dalam bidang kesehatan.

Read online
File size508.08 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test