UNDIPUNDIP

Transient: Jurnal Ilmiah Teknik ElektroTransient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro

Pelembut dan pewangi pakaian sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia. Beragam wangi dari berbagai jenis parfum telah tersedia di pasaran. Namun, kesenjangan antara pelaku industri pelembut dan pewangi pakaian masih terjadi, disaat industri modern telah memanfaatkan alat canggih dalam proses produksinya, industri rumah tangga masih memanfaatkan cara manual mulai dari pembuatan, takaran hingga pengadukan, sehingga tidak mampu menyangi produksi dari industri modern. Pada penelitian ini, dibuat prototype alat mixer pelembut dan pewangi pakaian otomatis untuk skala home industry. Otomatisasi sistem pada alat ini mencakup proses penakaran bahan utama, dan pengadukan bahan dengan dua variasi kualitas. Metode kontrol yang digunakam dalam pengendalian level takaran bahan adalah tuning parameter PID dengan fuzzy logic. Settling point takaran yang digunakan pada proses penakaran kualitas 1 (satu) adalah 1500 ml pada masing-masing tangki takaran dan untuk kualitas 2(dua) settling point pada tangki takaran 1 (satu) adalah 1100 ml dan pada tangki takaran 2(dua) adalah 1800 ml. Hasil pengujian diperoleh bahwa pengendalian level takaran bahan menggunakan teknik tuning parameter PID dengan fuzzy logic pada alat mixer pelembut dan pewangi pakaian otomatis menghasilkan respon sistem dengan rise time dan settling time yang kecil serta tidak terdapat nilai vershoot dengan batas toleransi yakni 3%.

Dari penelitian ini, pembuatan pelembut dan pewangi otomatis berbasis tuning parameter PID dengan fuzzy logic atmega16 dapat diambil beberapa kesimpulan, diantaranya sensor HCSR-04 pada sistem ini berjalan dengan baik dimana error rata-rata sebesar 0,125 cm pada tangki 1 dan 0,25 cm pada tangki 2.Pada penalaan kontroller PID dengan metode trial and error diperoleh gain terbaik dengan gain tersebut adalah Kp=100 Ki=10 dan Kd=20, respon tersebut dapat dilihat pada gambar 14.Hasil pengujian pada proses pengisian takaran dengan lima kali percobaan menggunakan tuning parameter PID dengan fuzzy logic didapat error pada tangki takaran 1 kualitas 1 memiliki error sebesar 0,17 cm, tangki takaran 2 kualitas 1 memiliki error sebesar 0,098 cm, tangki takaran 2 kualitas 1 memiliki error sebesar 0,04 cm, dan tangki takaran 2 kualitas 2 memiliki error sebesar 0,04 cm.Didapat rata-rata error sebesar 0,087 cm dari hasil yang diinginkan, dengan demikian hasil pengujian melebihi set point, hal ini dikarenakan adanya gangguan berupa gelombang air atau riak, menyebabkan level yang diinginkan tidak sesuai tetapi masih dalam batas toleransi ±1%.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk mengembangkan sistem ini dengan menambahkan fitur-fitur tambahan seperti sistem pengendalian kualitas bahan baku, sistem pemantauan kualitas produk akhir, dan sistem pemantauan tingkat kebisingan dan getaran mesin. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian lanjutan untuk meningkatkan akurasi sensor HC-SR04 dalam mendeteksi ketinggian cairan, serta mengeksplorasi metode-metode kontrol alternatif yang dapat diterapkan pada sistem ini.

Read online
File size598.13 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test