UNDIPUNDIP

Transient: Jurnal Ilmiah Teknik ElektroTransient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro

Antena dual circular loop merupakan pengembangan dari antena loop lingkaran dengan tambahan beberapa elemen. Antena loop memiliki beberapa keunggulan yaitu berbentuk sederhana, mudah untuk dibuat, berpita lebar, gain yang relatif tinggi, memiliki polarisasi dan Front-to-Back Ratio (FBR) yang rendah. Parameter penting antena yang perlu diperhatikan seperti Voltage Standing Wave Ratio (VSWR), frekuensi resonansi, frekuensi operasi, return loss, lebar pita, gain dan pola radiasi. Pada penelitian ini dilakukan perancangan antena dual circular loop dengan frekuensi resonansi 620,8 MHz. Fabrikasi antena berjari-jari 7,5 cm menggunakan aluminium pejal dengan ketebalan 10 mm. Berdasarkan optimasi pada CST Studio Suite 2011, pemilihan celah feed point 2 cm, panjang feed point 5 cm, ukuran reflektor 15 cm x 30 cm, dan jarak antena dengan reflektor 27 cm. Hasil pengujian antena dual circular loop didapatkan nilai VSWR sebesar 1,02 lebih baik dari antena pembanding PF Indoor HD 14 yang menghasilkan nilai VSWR 1,28. Pengolahan data uji didapatkan frekuensi resonansi 530 MHz dan 610 MHz, frekuensi operasi 480 MHz – 710 MHz, lebar pita 230 MHz, gain 7,05 dB, dan pola radiasi directional. Hasil pengujian sebagai penerima siaran televisi digital, kinerja antena dual circular loop lebih baik daripada antena pembanding PF Indoor HD 14 dan PF200 Indoor.

Penelitian ini berhasil merancang dan memfabrikasi antena dual circular loop directional dengan nilai VSWR yang mendekati ideal, return loss yang sangat rendah, serta gain yang memadai.Antena ini menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan antena pembanding dalam menerima siaran televisi digital UHF di Kota Semarang.Perbedaan hasil simulasi dan pengujian disebabkan oleh ketidakakuratan pemodelan dimensi antena dan kondisi pengujian yang tidak ideal.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan material antena selain aluminium untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi. Selain itu, eksplorasi variasi bentuk antena loop, seperti penggunaan elemen reflektor dengan desain yang lebih kompleks, dapat dilakukan untuk mengoptimalkan pola radiasi dan gain. Terakhir, pengujian antena sebaiknya dilakukan di ruangan anechoic chamber untuk mendapatkan data yang lebih akurat dan mendekati hasil simulasi, sehingga validasi desain antena dapat dilakukan dengan lebih meyakinkan. Penelitian ini juga dapat diperluas dengan menguji kinerja antena pada berbagai kondisi lingkungan dan interferensi sinyal untuk mengetahui ketahanan dan keandalannya dalam aplikasi praktis.

Read online
File size504.23 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test