ITNITN
JURNAL FLYWHEELJURNAL FLYWHEELPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas produksi dengan menggunakan metode Overall Resource Effectiveness (ORE) pada mesin horizontal mixer tipe paddle mixer di Koperasi Agro Niaga Jabung Syariah. Berdasarkan hasil pengukuran Overall Equipment Effectiveness (OEE), diperoleh nilai rata-rata sebesar 72,39%, yang masuk dalam kategori sedang. Hal ini menunjukkan perlunya analisis lebih lanjut untuk meningkatkan kinerja mesin. Penelitian dilakukan melalui pengumpulan data primer, seperti observasi langsung dan wawancara dengan teknisi, serta data sekunder berupa catatan historis kerusakan dan produksi (Januari 2022–Januari 2023). Analisis akar penyebab kerusakan menggunakan diagram fishbone, sedangkan pengukuran efektivitas mesin dilakukan dengan metode ORE yang mencakup tujuh faktor utama: Readiness (R), Availability of Facility (Af), Changeover Efficiency (C), Availability of Material (Am), Availability of Manpower (Amp), Performance Efficiency (P), dan Quality Rate (Q). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ORE mampu mengidentifikasi berbagai faktor yang memengaruhi efektivitas mesin, termasuk waktu henti, cacat produksi, dan efisiensi operasional. Dengan memahami faktor-faktor ini, penelitian memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan keandalan mesin dan efisiensi proses produksi secara keseluruhan.
Analisis diagram fishbone mengungkapkan akar permasalahan utama dari patahnya paddle mixer, yaitu ketidaksesuaian desain mesin, kualitas material, keterbatasan skill operator, metode perawatan yang tidak memadai, dan kondisi lingkungan produksi yang berdebu serta suhu tidak stabil.Hasil perhitungan ORE menunjukkan nilai kesiapan (Readiness) 89,50%, ketersediaan fasilitas 93,54%, efisiensi pergantian 99,62%, ketersediaan bahan baku 84,61%, ketersediaan tenaga kerja 85,71%, efisiensi kinerja 91,31%, dan tingkat kualitas 90%, dengan total ORE sebesar 49,70%.Meskipun beberapa aspek operasional tergolong tinggi, efektivitas keseluruhan masih rendah, sehingga diperlukan perbaikan komprehensif pada desain mesin, pelatihan operator, dan sistem perawatan preventif.
Pertama, perlu diteliti efektivitas penggunaan material alternatif yang lebih kuat dan tahan korosi pada komponen paddle mixer untuk mengurangi kerusakan akibat beban tinggi dan lingkungan korosif, serta dianalisis pengaruhnya terhadap usia pakai dan biaya perawatan jangka panjang. Kedua, perlu dikaji desain ulang paddle mixer berdasarkan parameter teknis seperti jarak, lebar daun, dan distribusi beban, dengan simulasi komputer atau uji coba lapangan untuk menentukan konfigurasi optimal yang mencegah patah pada mesin modifikasi kapasitas. Ketiga, penting untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan komprehensif bagi operator dan teknisi internal terkait operasi, perawatan, dan perbaikan mesin, termasuk pengembangan instruksi kerja standar dan sistem audit implementasi di lapangan agar ketergantungan pada vendor dapat dikurangi secara bertahap.
| File size | 178.12 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UNESAUNESA 094.600, biaya proses produksi Rp 512.891, dan biaya perencanaan Rp 200.000. Dengan margin keuntungan sebesar 35%, estimasi harga jual mesin direkomendasikan094.600, biaya proses produksi Rp 512.891, dan biaya perencanaan Rp 200.000. Dengan margin keuntungan sebesar 35%, estimasi harga jual mesin direkomendasikan
RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna, membuka wawasan baru dalamSelain itu, kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna, membuka wawasan baru dalam
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Konsep perancangan alat kupas mempertimbangan kondisi topografi, khususnya di daerah Nusa Tenggara Timur (NTT). Hasil optimisasi ini menghasilkan, “AlatKonsep perancangan alat kupas mempertimbangan kondisi topografi, khususnya di daerah Nusa Tenggara Timur (NTT). Hasil optimisasi ini menghasilkan, “Alat
POLMEDPOLMED Metode yang digunakan meliputi survei lokasi, review desain mesin, pembuatan dan perakitan mesin, uji kinerja, hibah dan pelatihan, publikasi kegiatan,Metode yang digunakan meliputi survei lokasi, review desain mesin, pembuatan dan perakitan mesin, uji kinerja, hibah dan pelatihan, publikasi kegiatan,
POLIBANPOLIBAN Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program teknologi plastic shredder machine, dapat disimpulkan bahwa kegiatanBerdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program teknologi plastic shredder machine, dapat disimpulkan bahwa kegiatan
ITNITN Selain itu, program ini juga dapat menciptakan produk baru yang dapat menambah nilai ekonomi bagi industri kecil di Kabupaten Trenggalek. Berdasarkan hasilSelain itu, program ini juga dapat menciptakan produk baru yang dapat menambah nilai ekonomi bagi industri kecil di Kabupaten Trenggalek. Berdasarkan hasil
ITNITN Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi: nilai kalor, kadar air, kadar abu, kadar zat menguap dan kadar karbon terikat. Hasil penelitianPengujian yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi: nilai kalor, kadar air, kadar abu, kadar zat menguap dan kadar karbon terikat. Hasil penelitian
POLRAFPOLRAF Rancangan tersebut diharapkan menghasilkan alat dengan nilai ekonomi tinggi serta meminimalkan konsumsi energi. Mesin pemarut dan perajang singkong yangRancangan tersebut diharapkan menghasilkan alat dengan nilai ekonomi tinggi serta meminimalkan konsumsi energi. Mesin pemarut dan perajang singkong yang
Useful /
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Pengujian tarik menunjukkan bahwa perendaman NaOH 4 % selama 3 jam pada suhu 90 °C menghasilkan kekuatan tarik tertinggi sebesar 21,1 MPa karenaPengujian tarik menunjukkan bahwa perendaman NaOH 4 % selama 3 jam pada suhu 90 °C menghasilkan kekuatan tarik tertinggi sebesar 21,1 MPa karena
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Hasil menunjukkan bahwa kadar abu tertinggi diperoleh pada briket dengan fraksi air dan molase 1:1, sementara kadar abu terendah pada fraksi 2:1. SuhuHasil menunjukkan bahwa kadar abu tertinggi diperoleh pada briket dengan fraksi air dan molase 1:1, sementara kadar abu terendah pada fraksi 2:1. Suhu
ITNITN Perkembangan teknologi manufaktur telah mengalami kemajuan seiring waktu, penggunaannya telah diimplementasikan pada mesin produksi khususnya CNC. Namun,Perkembangan teknologi manufaktur telah mengalami kemajuan seiring waktu, penggunaannya telah diimplementasikan pada mesin produksi khususnya CNC. Namun,
ITNITN Las Gesek atau Friction Welding adalah metode pengelasan yang mengandalkan gesekan antara dua bahan logam yang saling bertemu pada bagian ujungnya danLas Gesek atau Friction Welding adalah metode pengelasan yang mengandalkan gesekan antara dua bahan logam yang saling bertemu pada bagian ujungnya dan