POLIWANGIPOLIWANGI

Jurnal JavanicaJurnal Javanica

Industri wewangian domestik tumbuh pesat sehingga memicu persaingan ketat dan maraknya produk substitusi yang lebih ekonomis. Penelitian ini bertujuan menganalisis daya saing Aermi, sebuah merek parfum lokal di Aceh, dalam mempertahankan posisi pasarnya. Pendekatan kualitatif deskriptif dengan kerangka Porters Five Forces digunakan untuk memetakan interaksi antara tekanan eksternal industri dan respons strategis internal perusahaan. Hasil analisis menunjukkan intensitas persaingan bahwa ancaman produk substitusi antarkompetitor merupakan tekanan terbesar bagi Aermi, yang dipicu oleh sensitivitas harga konsumen saat daya beli berfluktuasi. Di sisi hulu, daya tawar pemasok menjadi kerentanan struktural akibat ketergantungan tinggi pada bahan baku esens impor yang rentan terhadap risiko makroekonomi. Untuk menghadapi tekanan tersebut, Aermi melakukan diferensiasi produk (extrait de parfum) dan siklus inovasi cepat dengan peluncuran varian baru setiap 1–2 bulan, serta memanfaatkan modal sosial pemilik untuk mengurangi hambatan finansial awal dan biaya akuisisi pelanggan.

Tekanan kompetitif terbesar berasal dari ancaman produk substitusi fungsional dan intensitas persaingan antarkompetitor, sementara daya tawar pemasok menjadi kerentanan struktural karena ketergantungan pada bahan baku impor.Strategi adaptif Aermi meliputi diferensiasi produk melalui standardisasi kualitas, siklus inovasi cepat, dan pemanfaatan modal sosial pemilik untuk mengatasi keterbatasan finansial.Kombinasi strategi ini menghasilkan loyalitas konsumen akhir, memperkuat posisi tawar Aermi pada level distribusi, serta menjaga stabilitas dan retensi jaringan reseller.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana sertifikasi halal mempengaruhi loyalitas konsumen dan ekspansi pasar bagi usaha parfum UMKM di Aceh, dengan mengukur persepsi nilai tambah dan perubahan perilaku pembelian setelah sertifikasi. Selanjutnya, analisis efektivitas kontrak jangka panjang dan strategi strategic sourcing dengan pemasok internasional dapat memberikan wawasan tentang pengurangan risiko pasokan serta dampak biaya produksi pada keberlanjutan usaha parfum kecil. Terakhir, evaluasi penerapan teknologi personalisasi aroma berbasis kecerdasan buatan pada proses pengembangan produk dapat mengungkap potensi peningkatan diferensiasi merek dan kepuasan konsumen, serta mengidentifikasi tantangan implementasi teknologi tersebut dalam konteks usaha mikro di lingkungan lokal.

  1. DAYA SAING USAHA PARFUM LOKAL AERMI DI ACEH: PENDEKATAN PORTER’S FIVE FORCES | Jurnal Javanica.... doi.org/10.57203/javanica.v5i1.2026.1-11DAYA SAING USAHA PARFUM LOKAL AERMI DI ACEH PENDEKATAN PORTERAoS FIVE FORCES Jurnal Javanica doi 10 57203 javanica v5i1 2026 1 11
  2. 0. scitepress publication details doi.org/10.5220/00139867000049160 scitepress publication details doi 10 5220 0013986700004916
  3. Evaluation of Customer Loyalty Using the Fuzzy Multi-Criteria Decision-Making Model | Decision Making... doi.org/10.31181/dma412026159Evaluation of Customer Loyalty Using the Fuzzy Multi Criteria Decision Making Model Decision Making doi 10 31181 dma412026159
  4. EXODY Perfume: Innovation of Neuro-Fragrance-Based Premium Perfume Products as a Market Differentiation... doi.org/10.28926/briliant.v11i1.2399EXODY Perfume Innovation of Neuro Fragrance Based Premium Perfume Products as a Market Differentiation doi 10 28926 briliant v11i1 2399
Read online
File size319.05 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test