MARANATHAMARANATHA

Journal of Medicine and HealthJournal of Medicine and Health

Stroke mengakibatkan respons neuroinflamasi. Platelet-to-Lymphocyte Ratio (PLR) adalah biomarker inflamasi yang menunjukkan adhesi plak dan volume infark. Angka PLR yang tinggi berhubungan dengan prognosis stroke iskemik akut yang buruk. Studi ini bertujuan menyoroti potensi PLR sebagai biomarker prediktif untuk disabilitas pasca stroke iskemik. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur PLR saat masuk rumah sakit dan mengetahui potensinya sebagai faktor prediktor disabilitas pasca stroke iskemik. Desain dari studi ini adalah kohort retrospektif dengan 98 subjek dari RS Bethesda Yogyakarta. PLR dianalisis dengan ROC/AUC untuk mencari nilai cut-off yang optimal. Faktor risiko dianalisis untuk mencari korelasi dan kausalitas. Dari 98 pasien, cut-off PLR optimal adalah 146,86. Korelasi positif yang signifikan ditemukan antara PLR dan modified rankin scale (mRS) (p=0,017), serta dengan skor National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS) (p=0,043). Perbedaan rata-rata yang signifikan dalam nilai PLR diidentifikasi antara hasil mRS (p=0,017). PLR terbukti menjadi prediktor mRS (OR=4,051, p=0,037), meskipun tidak memprediksi hasil NIHSS. Temuan menunjukkan bahwa PLR dapat menjadi prediksi disabilitas pasca stroke iskemik. Peningkatan PLR menunjukkan ketidakseimbangan antara mediator inflamasi dan faktor neuroprotektif. Hasil ini berbeda dengan penelitian sebelumnya yang melaporkan adanya korelasi negatif antara PLR dan mRS. Kesimpulan, PLR berpotensi menjadi prediktor disabilitas pasca stroke pada pasien stroke iskemik.

Platelet-to-Lymphocyte Ratio (PLR) telah terbukti sebagai faktor prediktor untuk disabilitas pasca stroke pada stroke iskemik akut.Penelitian ini menunjukkan bahwa PLR dapat memprediksi disabilitas pasca stroke dengan akurasi yang baik.PLR merupakan biomarker yang menunjukkan ketidakseimbangan antara mediator inflamasi dan faktor neuroprotektif, yang dapat mempengaruhi prognosis stroke.Hasil penelitian ini mendukung hipotesis alternatif bahwa PLR adalah faktor prediktor disabilitas pasca stroke pada stroke iskemik akut.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi prospektif dengan sampel yang lebih besar dan beragam untuk mengkonfirmasi hasil penelitian ini. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki hubungan antara PLR dan faktor-faktor lain yang mempengaruhi prognosis stroke, seperti infark volume dan area, serta faktor-faktor metabolik seperti gula darah. Penelitian lebih lanjut juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi waktu optimal pengukuran PLR untuk memprediksi prognosis stroke. Dengan demikian, PLR dapat menjadi alat diagnostik yang lebih akurat dan bermanfaat dalam pengelolaan stroke iskemik akut.

Read online
File size351.58 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test