UNISMUH PALUUNISMUH PALU
Journal of Public Health and PharmacyJournal of Public Health and PharmacyPengurangan kasus stunting tidak dapat ditangani oleh pemerintah saja. Negara menghargai kontribusi dari semua pihak, termasuk masyarakat. Program Foster Parents for Stunting Children (BAAS) memberikan platform untuk partisipasi stakeholder dalam mempercepat pengurangan stunting. Sebagai program yang relatif baru, diperlukan tinjauan untuk menilai dampaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program BAAS di Kabupaten Takalar pada tahun 2023.
Program BAAS telah terbukti efektif dalam meningkatkan status gizi anak-anak di Kabupaten Takalar.Data menunjukkan penurunan prevalensi stunting dari 10,56% pada tahun 2022 menjadi 10% pada tahun 2023.Selain itu, terjadi perbaikan signifikan pada status gizi anak-anak, dengan penurunan jumlah anak yang dikategorikan sebagai Sangat Pendek dan Pendek, serta peningkatan jumlah anak yang dikategorikan sebagai Normal dan Tinggi setelah enam bulan program.Hasil uji Wilcoxon Signed Rank juga menunjukkan perbedaan yang signifikan antara nilai Z-score TB/U dan BB/U sebelum dan setelah program dengan nilai p <0,05, yang mengonfirmasi bahwa Program BAAS efektif dalam meningkatkan gizi dan mengurangi stunting dan wasting di Kabupaten Takalar.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada implementasi program BAAS dengan menggunakan variabel yang berbeda. Melakukan pengukuran langsung terhadap target program BAAS untuk melihat dampak nyata dan melakukan penelitian yang berfokus pada pemeriksaan mendalam tentang persepsi masyarakat terhadap program BAAS. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk memperkuat keterlibatan masyarakat, meningkatkan alokasi sumber daya, meningkatkan sistem pemantauan dan evaluasi, serta mengembangkan kerjasama lintas sektoral untuk menciptakan pendekatan yang lebih terkoordinasi dalam menangani malnutrisi anak. Program BAAS dapat terus berkembang dan lebih baik melayani anak-anak yang menderita malnutrisi, sehingga berkontribusi pada upaya nasional dalam mengurangi tingkat stunting.
- Evaluating the Effectiveness of the BAAS Program in Reducing Stunting in Takalar Regency | Journal of... jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/jphp/article/view/5949Evaluating the Effectiveness of the BAAS Program in Reducing Stunting in Takalar Regency Journal of jurnal unismuhpalu ac index php jphp article view 5949
- One moment, please.... one moment please wait request verified doi.org/10.51556/ejpazih.v10i2.156One moment please one moment please wait request verified doi 10 51556 ejpazih v10i2 156
- 0. sf d3 nkd pw5j vc bq uy kyn kn9v wj y3 mi ns 8s zpm 7v yb yk gv gs rc vj5 u6 tx 8j qn kz oc kjr pn... doi.org/10.3889/oamjms.2022.86100 sf d3 nkd pw5j vc bq uy kyn kn9v wj y3 mi ns 8s zpm 7v yb yk gv gs rc vj5 u6 tx 8j qn kz oc kjr pn doi 10 3889 oamjms 2022 8610
- Tantangan Implementasi Konvergensi pada Program Pencegahan Stunting di Kabupaten Prioritas | Media Penelitian... ejournal2.litbang.kemkes.go.id/index.php/mpk/article/view/3586Tantangan Implementasi Konvergensi pada Program Pencegahan Stunting di Kabupaten Prioritas Media Penelitian ejournal2 litbang kemkes go index php mpk article view 3586
| File size | 461.1 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
IJHPIJHP Hubungan tersebut melemah karena variabel internal seperti strategi koping dan kondisi kesehatan mempengaruhi kesejahteraan psikologis. Faktor-faktor lain,Hubungan tersebut melemah karena variabel internal seperti strategi koping dan kondisi kesehatan mempengaruhi kesejahteraan psikologis. Faktor-faktor lain,
PPSDPPPSDP Hasil menunjukkan bahwa 0,0% siswa berada dalam kategori rendah, 16,4% dalam kategori sedang, dan 83,6% dalam kategori tinggi, dengan kategori tinggi sebagaiHasil menunjukkan bahwa 0,0% siswa berada dalam kategori rendah, 16,4% dalam kategori sedang, dan 83,6% dalam kategori tinggi, dengan kategori tinggi sebagai
UNMUNM Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan kuesioner sebagai instrumen utama, didukung observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkanPenelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan kuesioner sebagai instrumen utama, didukung observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan
UNMUNM Temuan ini menekankan pentingnya dukungan karier di perguruan tinggi untuk meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa. Selain itu, hasil penelitian memberikanTemuan ini menekankan pentingnya dukungan karier di perguruan tinggi untuk meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa. Selain itu, hasil penelitian memberikan
NURISNURIS Di sisi lain, nilai spiritualitas, dukungan sosial antar santri, serta pembinaan yang suportif berperan sebagai faktor protektif. Intervensi berbasis nilaiDi sisi lain, nilai spiritualitas, dukungan sosial antar santri, serta pembinaan yang suportif berperan sebagai faktor protektif. Intervensi berbasis nilai
UNSURYAUNSURYA Pendekatan yang digunakan dalam penelitian literature review ini yaitu kuantitatif deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini data primer, yangPendekatan yang digunakan dalam penelitian literature review ini yaitu kuantitatif deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini data primer, yang
NALANDANALANDA Data primer diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden via Google Forms. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan SPSS 20. 0 for Windows.Data primer diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden via Google Forms. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan SPSS 20. 0 for Windows.
UMUM Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku mengganggu siswa dalam proses pembelajaran dan strategi guru dalam mengatasi perilaku menggangguPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku mengganggu siswa dalam proses pembelajaran dan strategi guru dalam mengatasi perilaku mengganggu
Useful /
IJHPIJHP Based on the result the concluded that uncontrolled RBS levels are a primary trigger for DFU. Chronic hyperglycemia triggers vascular and nerve damage,Based on the result the concluded that uncontrolled RBS levels are a primary trigger for DFU. Chronic hyperglycemia triggers vascular and nerve damage,
IJHPIJHP This condition is often asymptomatic, leading many patients to be diagnosed only after complications arise. Therefore, information on the profile of hypertensiveThis condition is often asymptomatic, leading many patients to be diagnosed only after complications arise. Therefore, information on the profile of hypertensive
STMISTMI Dengan metode ini, waktu setup dapat dikurangi, yang pada akhirnya menurunkan downtime mesin dan meningkatkan produktivitas. Evaluasi menunjukkan adanyaDengan metode ini, waktu setup dapat dikurangi, yang pada akhirnya menurunkan downtime mesin dan meningkatkan produktivitas. Evaluasi menunjukkan adanya
STMISTMI Potensi bahaya yang akan dihadapi antara lain dapat terpapar bahan kimia, infeksi, alergi, listrik dan fisik seperti, terpleset, terjatuh, tergores, tertusuk,Potensi bahaya yang akan dihadapi antara lain dapat terpapar bahan kimia, infeksi, alergi, listrik dan fisik seperti, terpleset, terjatuh, tergores, tertusuk,