STMISTMI
Journal of Community Services in SustainabilityJournal of Community Services in SustainabilityDalam industri manufaktur, efektivitas dan performa mesin merupakan faktor krusial yang memengaruhi produktivitas. Mesin bending, sebagai salah satu peralatan utama dalam proses produksi logam, sering menghadapi tantangan dalam mencapai kinerja optimal, terutama jika tidak dikelola dengan baik. Rendahnya pemahaman operator terhadap perawatan dan performa mesin menjadi salah satu penyebab utama menurunnya efektivitas peralatan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman karyawan tentang optimasi performa mesin bending melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR). Dalam pendekatan ini, karyawan secara aktif terlibat dalam proses identifikasi masalah, analisis data, perancangan solusi, serta implementasi perbaikan. Evaluasi efektivitas program dilakukan dengan menggunakan metrik Overall Equipment Effectiveness (OEE), yang mengacu pada standar Japan Institute of Plant Maintenance (JIPM) dengan nilai ideal ≥ 85%, serta kriteria Availability ≥ 90%, Performance ≥ 95%, dan Quality Rate ≥ 99%. Melalui studi kasus pada mesin bending di PT XYZ, ditemukan bahwa OEE awal sebesar 62,35%, jauh di bawah standar yang ditetapkan. Penyebab utama rendahnya OEE adalah tingginya downtime (Availability 79,17 %), kinerja yang kurang optimal (Performance 86,83 %), dan tingkat cacat produk yang tinggi (Quality Rate 90,91 %). Untuk mengatasi permasalahan ini, dilakukan program edukasi berbasis partisipatif yang melibatkan operator dalam proses pembelajaran, diskusi, dan praktik langsung terkait strategi peningkatan kinerja mesin. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman karyawan, dengan skor pretest 58,18 dan skor posttest 76,36 yang mencerminkan peningkatan sebesar 31,25 %. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan PAR dapat menjadi metode yang efektif dalam meningkatkan kompetensi karyawan serta optimasi performa mesin bending di industri manufaktur. Dengan penerapan yang lebih luas, pendekatan ini berpotensi meningkatkan efisiensi produksi dan daya saing perusahaan dalam jangka panjang.
Kesimpulan menunjukkan bahwa kinerja mesin bending di PT XYZ masih di bawah standar JIPM, dengan OEE 62,35 % dan Availability 79,17 %.Penyebab utama kerusakan meliputi overload, perawatan tidak teratur, pengaturan salah, material tidak sesuai, kegagalan sistem hidrolik, dan kurangnya keterampilan operator.Edukasi berbasis OEE berhasil meningkatkan pemahaman operator, memunculkan skor posttest 76,36, sehingga direkomendasikan penjadwalan perawatan rutin dan evaluasi OEE secara berkala.
Pertama, ulas efektivitas penggunaan sistem monitoring real‑time untuk pemkitatan preventif mesin bending, meminta pertanyaan riset: bagaimana dampak sistem monitoring terhadap penurunan downtime dan peningkatan OEE? Kedua, bandingkan metode pelatihan tradisional dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dalam meningkatkan pemahaman operator OEE, lalu evaluasi perbedaan hasil Kinerja dan kepuasan operator di PT XYZ. Ketiga, analisis dampak jangka panjang edukasi OEE terhadap produktivitas, kualitas produk, dan biaya perawatan mesin, agar dapat dibuat rekomendasi kebijakan manufaktur berbasis data. Dengan mengkombinasikan ketiga saran ini, penelitian selanjutnya dapat SPECIALIZING pada sinergi antara teknologi monitoring, metode pelatihan modern, dan penilaian ekonomi-hse, sehingga memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan industri manufaktur berkelanjutan.
- Edukasi Pemahaman Peningkatan Performance Mesin Bending Melalui Analisis Overall Equipment Effectiveness... doi.org/10.52330/jocss.v3i1.372Edukasi Pemahaman Peningkatan Performance Mesin Bending Melalui Analisis Overall Equipment Effectiveness doi 10 52330 jocss v3i1 372
- Model Participation Action Research Dalam Pemberdayaan Masyarakat | Rahmat | Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan... ejurnal.pps.ung.ac.id/index.php/Aksara/article/view/198Model Participation Action Research Dalam Pemberdayaan Masyarakat Rahmat Aksara Jurnal Ilmu Pendidikan ejurnal pps ung ac index php Aksara article view 198
| File size | 369.16 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
LEMHANNASLEMHANNAS Fokus penelitian ini adalah pada penggusuran, perubahan mata pencaharian, kohesi sosial, hak-hak masyarakat adat, dan ketahanan nasional. Penelitian iniFokus penelitian ini adalah pada penggusuran, perubahan mata pencaharian, kohesi sosial, hak-hak masyarakat adat, dan ketahanan nasional. Penelitian ini
BSIBSI Berdasarkan implementasi yang telah dilakukan, peningkatan produksi dapat diaktualisasi mampu meningkat produksi pupuk organic dengan kapasitas 200 –Berdasarkan implementasi yang telah dilakukan, peningkatan produksi dapat diaktualisasi mampu meningkat produksi pupuk organic dengan kapasitas 200 –
POLMEDPOLMED Kegiatan dilaksanakan pada peternak kambing mitra di Desa Sumber Karya, Kecamatan Binjai Timur, melalui tahapan survei kebutuhan, perancangan dan pembuatanKegiatan dilaksanakan pada peternak kambing mitra di Desa Sumber Karya, Kecamatan Binjai Timur, melalui tahapan survei kebutuhan, perancangan dan pembuatan
STIDNATSIRSTIDNATSIR Ketiga, Tahap peningkatan kemampuan intelektual, menumbuhkan kemandirian melalui pelatihan oleh anggota senior. Kata kunci: Pemberdayaan; Home Industry;Ketiga, Tahap peningkatan kemampuan intelektual, menumbuhkan kemandirian melalui pelatihan oleh anggota senior. Kata kunci: Pemberdayaan; Home Industry;
STMISTMI Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Politeknik STMI Jakarta bertujuan mengatasi masalah ini melalui penambahan antioksidanProgram Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Politeknik STMI Jakarta bertujuan mengatasi masalah ini melalui penambahan antioksidan
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Program BAAS telah terbukti efektif dalam meningkatkan status gizi anak-anak di Kabupaten Takalar. Data menunjukkan penurunan prevalensi stunting dariProgram BAAS telah terbukti efektif dalam meningkatkan status gizi anak-anak di Kabupaten Takalar. Data menunjukkan penurunan prevalensi stunting dari
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Faktor pendapatan, status pernikahan, waktu perjalanan, dan pengetahuan kesehatan secara bersama‑masing memengaruhi perilaku tersebut. Penekanan padaFaktor pendapatan, status pernikahan, waktu perjalanan, dan pengetahuan kesehatan secara bersama‑masing memengaruhi perilaku tersebut. Penekanan pada
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Bengkel Las Mulia Utama Perkasa menghadapi permasalahan pada proses produksi stan kontainer, yaitu adanya cacat pada pengelasan dan pengecatan. PengendalianBengkel Las Mulia Utama Perkasa menghadapi permasalahan pada proses produksi stan kontainer, yaitu adanya cacat pada pengelasan dan pengecatan. Pengendalian
Useful /
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Namun, tantangan seperti ketersediaan sumber daya, keterbatasan infrastruktur, dan literasi digital harus diatasi untuk implementasi yang lebih luas. PenelitianNamun, tantangan seperti ketersediaan sumber daya, keterbatasan infrastruktur, dan literasi digital harus diatasi untuk implementasi yang lebih luas. Penelitian
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Partisipan dalam penelitian ini adalah 41 karyawan di Kantor Universitas Pattimura Ambon. Data dikumpulkan menggunakan Google Form, dengan 28 item untukPartisipan dalam penelitian ini adalah 41 karyawan di Kantor Universitas Pattimura Ambon. Data dikumpulkan menggunakan Google Form, dengan 28 item untuk
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Hal tersebut ditekuni oleh bidan lulusan profesi dengan mengusung culture-preneurship dalam layanan kebidanan pasca pendidikan profesi yang diamanahkanHal tersebut ditekuni oleh bidan lulusan profesi dengan mengusung culture-preneurship dalam layanan kebidanan pasca pendidikan profesi yang diamanahkan
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL The method of data analysis in this study used multiple linear regression analysis. The results showed that general allocation funds, special allocationThe method of data analysis in this study used multiple linear regression analysis. The results showed that general allocation funds, special allocation