MAGELANG KOTAMAGELANG KOTA

Jurnal Jendela Inovasi DaerahJurnal Jendela Inovasi Daerah

Penurunan fungsi kognitif yang terjadi pada lansia ditandai dengan munculnya tanda-tanda dan gejala berupa gangguan memori, perubahan persepsi, masalah dalam berkomunikasi, penurunan fokus dan perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab serta menganalisis dampak penurunan kognitif terhadap kualitas hidup lansia dengan pemahaman yang lebih baik mengenai hubungan antara fungsi kognitif dan kualitas hidup. Penelitian ini dilakukan dengan literature review, yaitu dengan mencari artikel yang relevan dengan topik penelitian dan bersumber dari berbagai sumber artikel yang diterbitkan sepuluh tahun terakhir dan didapat pada aplikasi publish or perish. Data diperoleh dari google scholar dengan mendapat 7 artikel yang sesuai dengan tema penelitian. Penelitian ini mengidentifikasi lansia berusia ≥60 tahun yang mengalami penurunan kognitif, dengan pengecualian bagi mereka yang memiliki gangguan komunikasi berat sehingga tidak dapat memberikan informasi yang dibutuhkan. Analisis data kemudian digabungkan dengan narasi untuk membuat kesimpulan yang menjawab tujuan penelitian. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa penurunan kognitif pada lansia berpengaruh pada kualitas hidup lansia yang menyebabkan ketergantungan terhadap orang lain. Penurunan fungsi kognitif biasanya diakibatkan oleh beberapa faktor yaitu usia, faktor pendidikan, dan faktor kesehatan.

Penurunan kognitif pada lansia berdampak pada kualitas hidup mereka yang mengakibatkan ketergantungan terhadap orang lain.Penurunan fungsi kognitif umumnya disebabkan oleh banyak faktor seperti usia, tingkat pendidikan, kondisi kesehatan dengan semakin bertambahnya usia, dan proses penuaan yang menyebabkan perubahan struktur dan fungsi otak.Faktor pendidikan berpengaruh pada penurunan fungsi kognitif lansia, semakin tinggi pendidikan seseorang maka dapat memberikan manfaat jangka panjang pada kesehatan otak, sehingga semakin kecil kemungkinan mereka mengalami penurunan kognitif.Selain itu, faktor kesehatan pada lansia juga menjadi faktor penting yang dapat menyebabkan penurunan kognitif.Penyakit hipertensi dan diabetes merupakan penyakit yang memiliki risiko tinggi yang dapat merusak otak.Lansia dapat melakukan perawatan otak dengan cara senam otak dan bermain puzzel.

1) Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran intervensi sosial dan kegiatan kreatif dalam memperlambat penurunan kognitif pada lansia. 2) Pengembangan teknologi berbasis AI untuk deteksi dini demensia melalui analisis pola perilaku dan data kesehatan lansia. 3) Studi tentang dampak nutrisi spesifik (seperti asam lemak omega-3) terhadap fungsi kognitif lansia dalam konteks makanan lokal Indonesia.

  1. Fungsi Kognitif dan Aktivitas Fisik pada Lansia Petani | Al Mubarroq | Jurnal Keperawatan Jiwa. fungsi... jurnal.unimus.ac.id/index.php/JKJ/article/view/8622Fungsi Kognitif dan Aktivitas Fisik pada Lansia Petani Al Mubarroq Jurnal Keperawatan Jiwa fungsi jurnal unimus ac index php JKJ article view 8622
  2. HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA DI DESA CIGUGUR KIDUL KECAMATAN PUSAKAJAYA... e-journal.umc.ac.id/index.php/PLY/en/article/view/3073HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA DI DESA CIGUGUR KIDUL KECAMATAN PUSAKAJAYA e journal umc ac index php PLY en article view 3073
  3. GAMBARAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANJUT USIA (LANSIA) | JURNAL MUTIARA NERS. gambaran fungsi kognitif usia... e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/NERS/article/view/1269GAMBARAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANJUT USIA LANSIA JURNAL MUTIARA NERS gambaran fungsi kognitif usia e journal sari mutiara ac index php NERS article view 1269
  4. Fungsi Kognitif Lansia yang Beraktivitas Kognitif secara Rutin dan Tidak Rutin | Djajasaputra | Jurnal... doi.org/10.22146/jpsi.33192Fungsi Kognitif Lansia yang Beraktivitas Kognitif secara Rutin dan Tidak Rutin Djajasaputra Jurnal doi 10 22146 jpsi 33192
Read online
File size564.13 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test