STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti RapihI Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti RapihLatar belakang: Penyakit hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sangat umum di seluruh dunia, sering disebut sebagai the silent killer karena sering tidak dilaporkan. Data terbaru menunjukkan bahwa pada tahun 2023, sekitar 1,28 miliar orang dewasa berusia 30 hingga 79 tahun mengalami hipertensi, dengan prevalensi tertinggi pada kelompok umur 55-64 tahun sebesar 55,2%. Salah satu penatalaksanaan penyakit hipertensi adalah minum obat antihipertensi secara rutin. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan terhadap kepatuhan minum obat antihipertensi pada lansia di Kampung Penumping, Kelurahan Gowongan, Kecamatan Jetis Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross sectional, dilakukan dari tanggal 5-23 Juni 2024 dengan sampel 103 lansia hipertensi yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Instrumen yang digunakan adalah HFQ dan MMAS. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 54 responden (52,4%) memiliki pengetahuan sedang, 23 responden (22,3%) memiliki pengetahuan tinggi, dan 26 responden (25,2%) memiliki pengetahuan rendah. Sementara itu, 66 responden (64,1%) tidak patuh dan 37 responden (35,9%) patuh. Uji Chi square menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan minum obat antihipertensi (P value 0.001).
Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan minum obat antihipertensi pada lansia di Kampung Penumping, Kelurahan Gowongan, Kecamatan Jetis Yogyakarta.Penelitian selanjutnya disarankan untuk meneliti faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kepatuhan minum obat, seperti motivasi, perilaku, dukungan tenaga kesehatan, dukungan keluarga, jumlah obat yang dikonsumsi, dan pemberian edukasi kesehatan pada lansia hipertensi.Penelitian lebih lanjut juga perlu dilakukan untuk memahami dampak intervensi edukasi terhadap peningkatan kepatuhan.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai pengaruh dukungan sosial dari keluarga dan komunitas terhadap kepatuhan minum obat antihipertensi pada lansia. Penelitian ini dapat menggunakan metode kualitatif untuk menggali pengalaman dan persepsi lansia terkait dukungan yang mereka terima. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan evaluasi efektivitas intervensi edukasi kesehatan yang disesuaikan dengan karakteristik lansia, seperti penggunaan media visual atau pendekatan kelompok diskusi. Ketiga, penelitian lanjutan dapat menginvestigasi peran faktor psikologis, seperti keyakinan terhadap pengobatan dan persepsi tentang risiko penyakit, dalam mempengaruhi kepatuhan minum obat. Penelitian ini dapat menggunakan kuesioner atau wawancara untuk mengukur faktor-faktor psikologis tersebut. Dengan menggali lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan, diharapkan dapat dirumuskan strategi intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas hidup lansia penderita hipertensi.
| File size | 262.98 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKBARSTIKBAR Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara persepsi lansia (AOR = 2,40; CI = 1,14-5,03; p = 0,018), dukungan keluarga (AOR = 2,73; CI = 1,23-6,02; p =Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara persepsi lansia (AOR = 2,40; CI = 1,14-5,03; p = 0,018), dukungan keluarga (AOR = 2,73; CI = 1,23-6,02; p =
STIKBARSTIKBAR Layanan Kesehatan Lansia (Posyandu Lansia) yang berjalan baik akan memberikan kemudahan bagi lansia dalam mengakses layanan kesehatan dasar untuk menjagaLayanan Kesehatan Lansia (Posyandu Lansia) yang berjalan baik akan memberikan kemudahan bagi lansia dalam mengakses layanan kesehatan dasar untuk menjaga
STIKMKSSTIKMKS Nilai budaya lokal, seperti sikap pasrah dan relasi sosial patron-klien, turut membentuk pola interaksi dan distribusi layanan di tengah krisis. Kesimpulan:Nilai budaya lokal, seperti sikap pasrah dan relasi sosial patron-klien, turut membentuk pola interaksi dan distribusi layanan di tengah krisis. Kesimpulan:
STIKMKSSTIKMKS Latar belakang: Perilaku menjaga kebersihan diri penting dalam mewujudkan kenyamanan, keamanan, serta kesehatan individu. Personal hygiene kurang padaLatar belakang: Perilaku menjaga kebersihan diri penting dalam mewujudkan kenyamanan, keamanan, serta kesehatan individu. Personal hygiene kurang pada
MES BOGORMES BOGOR Penelitian menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross-sectioanal. Penelitian dilakukan pada 50 lansia berusia ≥60 tahun yang dipilihPenelitian menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross-sectioanal. Penelitian dilakukan pada 50 lansia berusia ≥60 tahun yang dipilih
SARI MUTIARASARI MUTIARA Dalam kelompok, terjadi dinamika interaksi yang saling bergantung dan adaptif. Setelah dilakukan Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) Tebak Gambar dan operDalam kelompok, terjadi dinamika interaksi yang saling bergantung dan adaptif. Setelah dilakukan Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) Tebak Gambar dan oper
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Kecerdasan buatan dapat membantu dalam aktivitas harian, pemantauan kepatuhan obat, pencegahan risiko jatuh, edukasi kesehatan, serta menentukan kualitasKecerdasan buatan dapat membantu dalam aktivitas harian, pemantauan kepatuhan obat, pencegahan risiko jatuh, edukasi kesehatan, serta menentukan kualitas
STKIP JBSTKIP JB Kelompok sasaran dalam program kemitraan masyarakat (PKM) ini adalah Posyandu Lansia “ Barokah di RW 3. Permasalahan yang terjadi di Posyandu LansiaKelompok sasaran dalam program kemitraan masyarakat (PKM) ini adalah Posyandu Lansia “ Barokah di RW 3. Permasalahan yang terjadi di Posyandu Lansia
Useful /
JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) padaPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Heads Together) pada
STIKMKSSTIKMKS Tujuan: Untuk menganalisis kadar cemaran logam berat (As, Hg, Cd, Pb) secara spesifik dalam produk sabun kertas yang telah diformulasikan sebagai terapiTujuan: Untuk menganalisis kadar cemaran logam berat (As, Hg, Cd, Pb) secara spesifik dalam produk sabun kertas yang telah diformulasikan sebagai terapi
STIKMKSSTIKMKS Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan, jarak ke fasilitas kesehatan, dan dukungan suami dengan kepatuhan kunjungan masa nifasHasil analisis menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan, jarak ke fasilitas kesehatan, dan dukungan suami dengan kepatuhan kunjungan masa nifas
JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN Asesmen formatif yang digunakan sebelum pembelajaran disebut juga dengan asesmen diagnostik, yang bertujuan untuk mendiagnosis kemampuan dasar siswa danAsesmen formatif yang digunakan sebelum pembelajaran disebut juga dengan asesmen diagnostik, yang bertujuan untuk mendiagnosis kemampuan dasar siswa dan