STIKES HOLISTICSTIKES HOLISTIC

Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan)Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan)

Latar belakang: Jerawat dapat dipicu salah satunya oleh bakteri Staphylococcus aureus. Hasil skrining fitokimia sirih cina (Peperomia pellucida) mengandung flavonoid, alkaloid, saponin dan terpenoid yang bisa menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat. Lidah buaya (Aloe vera) mengandung asam salisilat dan antiseptik yang dapat mencegah timbulnya jerawat dan mengobati iritasi. Mengingat kandungan sirih cina dan lidah buaya yang baik mengatasi jerawat dan masih minimnya sediaan kosmetik antijerawat dari bahan alam dalam bentuk masker gel peel off maka kedua bahan tersebut dibuat sediaan masker gel peel off dan dilakukan uji daya hambat terhadap Staphylococcus aureus. Tujuan Penelitian: Mengetahui daya hambat sediaan masker gel peel off kombinasi ekstrak sirih cina dan lidah buaya pada bakteri Staphylococcus aureus. Metode: Penelitian ini menggunakan metode tindakan (action research) yaitu merencanakan pengujian sediaan masker gel peel off ekstrak sirih cina dan lidah buaya melalui studi literatur, melakukan uji daya hambat dengan metode difusi sumuran, mengamati daya hambat masker gel peel off pada bakteri Staphylococcus aureus, dan menganalisis hasil uji daya hambat. Hasil: Rata-rata hasil uji daya hambat masker gel peel off dengan konsentrasi ekstrak 30% adalah 1,63 mm, konsentrasi 40% adalah 1,13 mm, konsentrasi 50% adalah 1,4 mm, konsentrasi 60% adalah 2,4 mm, kontrol – adalah 0 mm dan kontrol adalah 2,7 mm. Simpulan: Hasil uji daya hambat menunjukkan bahwa pada masker gel peel off sirih cina dengan lidah buaya dengan konsentrasi 30%, 40%, 50%, dan 60% memiliki daya hambat terhadap Staphylococcus aureus meskipun kategorinya lemah.

Berdasarkan uji stabilitas organoleptik masker gel peel‑off dengan variasi konsentrasi ekstrak sirih Cina dan lidah buaya (30 %, 40 %, 50 % dan 60 %), hasil menunjukkan bahwa konsentrasi 60 % menghasilkan zona hambat terhadap Staphylococcus aureus dengan diameter rata‑rata 2,4 mm, termasuk dalam kategori lemah.Meskipun demikian, semua konsentrasi yang diuji tetap menunjukkan aktivitas antibakteri, walaupun lemah.

Sebaiknya penelitian selanjutnya mengevaluasi aktivitas antibakteri kombinasi ekstrak sirih Cina dan lidah buaya terhadap bakteri kulit lain yang sering menjadi penyebab jerawat, seperti Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis, untuk mengetahui spektrum efeknya. Penelitian kedua dapat memodifikasi formulasi masker gel peel‑off dengan menambahkan agen penguat difusi atau mengubah sistem gelling agar meningkatkan penetrasi zat aktif dan memperbesar zona hambat pada uji difusi sumuran. Penelitian ketiga sebaiknya berupa uji klinis terbuka pada pasien acne untuk menilai efektivitas, tolerabilitas, dan keamanan penggunaan masker gel peel‑off berbasis ekstrak alami tersebut dalam kondisi nyata, termasuk pengukuran perubahan skor jerawat dan efek samping kulit. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat diperoleh bukti ilmiah yang lebih komprehensif mengenai potensi kosmetik antijerawat alami serta strategi optimal untuk pengembangan produk yang lebih efektif.

Read online
File size339.13 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test