PNUPPNUP

Dynamic Header with Logo from URLDynamic Header with Logo from URL

Sejalan dengan perkembangan zaman dan teknologi, banyak dikaji penelitian mengenai pemanfaatan limbah sekitar sebagai alternatif pengganti material konstruksi dalam upaya mengurangi pencemaran lingkungan, salah satunya tanaman jagung. Dari hasil uji kandungan kimia terhadap kulit jagung yang telah melalui proses pengabuan, diketahui bahwa terdapat kandungan SiO2 sebesar 13,44%, dimana kandungan tersebut dimiliki juga oleh semen portland yang menjadi bahan pengikat. Penelitian ini berfokus pada pengaruh pemanfaatan limbah abu kulit jagung sebagai pengganti sebagian semen dengan membandingkan besarnya kuat tekan mortar menggunakan variasi 0%, 2%, 5%, 10% dari volume semen. Sampel mortar berukuran 5x5x5 cm dengan masing-masing variasi menggunakan 30 sampel benda uji. Kulit jagung yang digunakan merupakan jenis jagung manis yang berasal dari kabupaten Luwu Utara. Metode pengabuan yang digunakan pada kulit jagung yaitu metode pembakaran yang kemudian disaring menggunakan saringan no. 100. Diperoleh kekuatan tekan mortar pada usia 28 hari dengan variasi 0%, 2%, 5%, dan 10% menunjukkan kuat tekan rata-rata berturut-turut sebesar 15,32 MPa, 13,10 MPa, 9,70 MPa, dan 11,27 MPa. Semakin besar persentase abu kulit jagung sebagai pengganti sebagian semen menyebabkan penurunan kekuatan tekan mortar.

Hasil pengujian karakterisasi untuk mengetahui kandungan pada abu kulit jagung telah diperoleh bahwa, abu kulit jagung mengandung silika (SiO2) sebanyak 13,44%, kapur (CaO) sebanyak 1,99%, Carbon (C) sebanyak 74,13%, Kalium (K2O) sebanyak 8,91%, dan Magnesia (MgO) sebanyak 1,53%.Dengan demikian, sebagian kandungan yang ada pada semen Portland juga dimiliki pada abu kulit jagung.Hasil uji kuat tekan mortar dengan penggunaan abu kulit jagung sebagai substitusi sebagian semen dengan variasi 0%, 2%, 5%, dan 10% menghasilkan kuat tekan rata-rata yaitu, pada variasi 0% diperoleh kuat tekan rata-rata sebesar 15,32 MPa, pada variasi 2% diperoleh kuat tekan rata-rata sebesar 13,10 MPa, pada variasi 5% diperoleh kuat tekan rata-rata sebesar 9,70 MPa, dan pada variasi 10% diperoleh kuat tekan rata-rata sebesar 11,27 MPa.Adapun perbandingan kuat tekan mortar dengan variasi 0%, 2%, 5%, dan 10% yang diperoleh ialah semakin banyak kandungan abu kulit jagung yang digunakan maka nilai kuat tekan mortar akan menurun dari kuat tekan mortar normal atau dengan variasi penambahan abu kulit jagung 0%.Dan berikut adalah tingkat persentase penurunan dari kuat tekan mortar normal untuk setiap variasinya, yaitu untuk variasi 2% mengalami penurunan sebesar 14,49% (mortar tipe S), untuk variasi 5% mengalami penurunan sebesar 36,62% (mortar tipe N), sedangkan untuk variasi 10% mengalami penurunan sebesar 26,43% (mortar tipe N).Penambahan abu kulit jagung sebagai pengganti sebagian semen mengalami penurunan dari nilai kuat tekan mortar normal.Meskipun demikian campuran mortar abu kulit jagung masih dapat digunakan jika dilihat dari hasil kuat tekan yang masuk dalam klasifikasi tipe mortar yaitu tipe S dan N.Campuran ini dapat digunakan contohnya pada dinding penahan tanah, saluran pembuangan, dan pasangan dinding interior maupun eksterior.

Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi persentase abu kulit jagung yang lebih tinggi sebagai pengganti semen terhadap kuat tekan mortar. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengaruh jenis jagung yang berbeda terhadap kuat tekan mortar, mengingat terdapat berbagai jenis jagung dengan karakteristik yang berbeda. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menguji pengaruh penggunaan abu kulit jagung pada mortar dengan tipe yang berbeda, seperti mortar tipe O atau K, untuk melihat apakah ada perbedaan signifikan dalam kuat tekan mortar.

  1. Full article: Strength behaviour of Corn Husk Ash polymer concrete reinforced with coconut fibre. full... tandfonline.com/doi/full/10.1080/23311916.2021.1993511Full article Strength behaviour of Corn Husk Ash polymer concrete reinforced with coconut fibre full tandfonline doi full 10 1080 23311916 2021 1993511
Read online
File size351.34 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test