SUMBARPROVSUMBARPROV

Jurnal Pembangunan NagariJurnal Pembangunan Nagari

Ketahanan air di Indonesia menghadapi tantangan ketidakseimbangan antara kebutuhan dan ketersediaan air. Aspek konservasi menjadi kunci menuju pembangunan berkelanjutan. Penjabaran potret sumber daya air, baik dari sisi regulasi maupun kebijakan menjadi hal yang perlu diulas lebih lanjut untuk memberikan rekomendasi perencanaan yang lebih cermat menuju Indonesia Emas 2045. Penelitian ini bertujuan memberikan analisis kondisi sumber daya air di Indonesia, serta refleksi terhadap regulasi dan kebijakan sebagai pertimbangan penyusunan rancangan kebijakan pembangunan jangka panjang 2025-2045. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan pendekatan deskriptif melalui studi literatur dan Focus Group Discussion bersama instansi-instansi terkait. Berdasarkan analisis, indikator dan target kinerja untuk pelaksana konservasi sumber daya air perlu dirancang lebih matang dan komprehensif memperhatikan kebutuhan lintas sektor, lintas wilayah, serta lintas disiplin keilmuan. Visi besar konservasi sumber daya air 2025-2045 dilandasi semangat keberlanjutan, melindungi ekosistem air yang vital, dan memastikan ketersediaan air yang cukup bagi kebutuhan manusia dan ekosistem. Penelitian ini merekomendasikan penguatan keberlanjutan ekosistem terkait air, efisiensi air, pengendalian pencemaran air, penguatan integrasi perencanaan, termasuk monitoring dan evaluasinya.

Perwujudan konservasi sumber daya air tidak berjalan secepat yang diharapkan karena adanya berbagai tantangan seperti pemahaman masyarakat yang perlu ditingkatkan, kesiapan institusi negara dalam perencanaan yang bersifat lintas sektor, serta menghilangkan ego sektoral dan wilayah yang tidak mudah.Visi yang ingin dibangun pada periode tahun 2025-2045 adalah Pembangunan konservasi sumber daya air berkelanjutan melalui konservasi ekosistem, efisiensi pemanfaatan, pengendalian pencemaran, penataan infrastruktur air, serta peningkatan kesadaran publik dalam kerangka pengelolaan DAS dan WS terpadu.Implementasi visi ini memerlukan kerjasama antara pemerintah, masyarakat, sektor swasta, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya.Pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan dan efisien akan menjadi kunci dalam memenuhi kebutuhan air di masa depan Indonesia.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model pengelolaan air berbasis masyarakat adat yang mengintegrasikan kearifan lokal dengan teknologi modern. Studi tentang dampak perubahan iklim terhadap ketersediaan air di daerah rawan kekeringan juga penting untuk merancang strategi adaptasi. Selain itu, penelitian mengenai inovasi teknologi penghematan air di sektor pertanian dan industri bisa menjadi arah baru untuk meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya air secara berkelanjutan. Penelitian juga perlu mengkaji kerangka hukum yang lebih kuat untuk mengatasi tumpang tindih kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengelolaan sumber daya air. Evaluasi kinerja program konservasi air melalui pendekatan data big data dan AI dapat membantu memperbaiki perencanaan dan monitoring yang lebih akurat. Penelitian tentang partisipasi masyarakat dalam pengawasan pencemaran air juga relevan untuk memperkuat kebijakan lingkungan. Analisis kebijakan terkait alokasi dana konservasi air perlu dilakukan untuk memastikan transparansi dan efektivitas penggunaan anggaran. Penelitian tentang hubungan antara konservasi air dan keamanan pangan bisa memberikan wawasan strategis untuk pembangunan nasional. Studi tentang peran sektor swasta dalam inisiatif konservasi air juga penting untuk menciptakan sinergi antar pemangku kepentingan. Penelitian mengenai penggunaan air di wilayah perkotaan dengan pendekatan smart city bisa menjadi solusi inovatif untuk mengatasi kekurangan air di kota-kota besar.

  1. The Development of Social Forestry in Indonesia: | The Journal of Indonesia Sustainable Development Planning.... doi.org/10.46456/jisdep.v1i1.11The Development of Social Forestry in Indonesia The Journal of Indonesia Sustainable Development Planning doi 10 46456 jisdep v1i1 11
  2. Water-Food Nexus in Citarum Watershed, Indonesia - IOPscience. water food nexus citarum watershed iopscience... iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/118/1/012023Water Food Nexus in Citarum Watershed Indonesia IOPscience water food nexus citarum watershed iopscience iopscience iop article 10 1088 1755 1315 118 1 012023
  3. Watershed Management in Indonesia: A Regulation, Institution, and Policy Review | Jurnal Perencanaan... journal.bappenas.go.id/index.php/jpp/article/view/74Watershed Management in Indonesia A Regulation Institution and Policy Review Jurnal Perencanaan journal bappenas go index php jpp article view 74
Read online
File size640.37 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test