IAIN SUIAIN SU

IQRA`: Jurnal Perpustakaan dan InformasiIQRA`: Jurnal Perpustakaan dan Informasi

Informasi tentang kearifan lokal merupakan hal penting untuk dilestarikan. Informasi yang tersebar di dunia setiap harinya mengalami penambahan jumlah, sehingga informasi lama perlahan tertutup oleh informasi yang lebih kekinian atau modern. Dari informasi tersebut, terciptalah pengetahuan yang dapat didokumentasikan agar memenuhi kebutuhan pengguna informasi. Salah satu upaya untuk menjaga informasi tentang kearifan lokal, khususnya pengetahuan adat, adalah dengan melakukan preservasi pengetahuan. Upacara adat kenduri sko di Kabupaten Kerinci merupakan salah satu tradisi yang perlu dilestarikan melalui proses preservasi pengetahuan agar tradisi ini tetap bertahan hingga generasi mendatang.

Proses preservasi pengetahuan, sebagaimana yang disebutkan oleh Romhardt, terdiri dari enam tahapan, yaitu pemilihan, pengumpulan, penyimpanan, pengaktualisasian, perlindungan, dan pengaksesan.Kendala yang dihadapi dalam dokumentasi adalah cuaca yang tidak menentu dan pandemi covid-19.Untuk dapat diakses kembali oleh masyarakat luas, diharapkan dokumentasi informasi upacara adat kenduri sko di Kabupaten Kerinci diunggah ke media sosial agar informasi dapat tersimpan dengan rapi dan dapat dimanfaatkan oleh semua pihak.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang preservasi pengetahuan di berbagai daerah di Indonesia, dengan fokus pada perbedaan dan kesamaan metode yang digunakan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran teknologi dalam preservasi pengetahuan, khususnya dalam konteks upacara adat kenduri sko. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak preservasi pengetahuan terhadap pelestarian budaya dan identitas daerah, serta bagaimana pengetahuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Read online
File size431.59 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test