IAIN SUIAIN SU

IQRA`: Jurnal Perpustakaan dan InformasiIQRA`: Jurnal Perpustakaan dan Informasi

Museum merupakan lembaga non-profit yang menyimpan benda bersejarah yang kemudian dilestarikan untuk kepentingan ilmu pengetahuan. Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta merupakan museum khusus yang menyimpan benda bersejarah. Koleksinya perlu untuk dilestarikan atau di preservasi dan perlu dirawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kegiatan preservasi koleksi di Museum Benteng Vredeburg dengan banyaknya jenis koleksi yang ada di museum.

Museum adalah sebuah lembaga non-profit yang mengumpulkan, menerima, dan menyelamatkan koleksi yang mempunyai nilai pengetahuan yang kemudian bisa digunakan untuk penelitian dan pameran yang bertujuan sebagai pembelajaran, rekreasi, pendidikan, dan sebagai informasi mengenai aset-aset berharga yang nyata ataupun tidak nyata.Museum dijadikan sebagai tempat masyarakat untuk mencari informasi, menambah wawasan, bahkan saling berinteraksi.Masyarakat dapat melihat jalannya waktu yang belum pernah dilewatinya dalam satu tempat serta melihat kekayaan bangsanya.Museum Benteng Vredeburg merupakan museum khusus sejarah yang ada di Yogyakarta dengan memiliki jumlah koleksi yang banyak sehingga memerlukan perawatan dan pelestarian atau preservasi.Berdasarkan hasil analisis data yang telah dipaparkan di atas dapat ditarik beberapa kesimpulan, bahwa preservasi di Museum Benteng Vredeburg kegiatan preservasi yang telah dilakukan yaitu preservasi preventif dan preservasi kuratif.Preservasi preventif diantaranya adalah good housekeeping, pengawasan yang dilakukan secara berkala, pengaturan suhu dan kelembaban pada tingkat aman, pencegahan terhadap faktor biologi seperti serangga, rayap, jamur, dan binatang lainnya, pengetatan tingkat keamanan terhadap vandalisme koleksi, faktor fisika, faktor kimia, serta faktor manusia seperti dilakukan bekerjasama dengan pihak keamanan untuk membantu melakukan peninjauan terhadap koleksi dan membantu membuka ruangan tempat koleksi dilakukan, yaitu ruang Diorama atau ruang pameran.

Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian tentang efektivitas metode preservasi preventif dan kuratif yang diterapkan di Museum Benteng Vredeburg, khususnya untuk koleksi arsip berbahan kertas. Penelitian ini dapat mengevaluasi apakah metode-metode tersebut berhasil dalam mencegah dan memperbaiki kerusakan pada koleksi arsip. Kedua, penelitian dapat berfokus pada pengembangan sistem pengelolaan koleksi yang lebih terintegrasi dan efisien. Dengan sistem yang baik, museum dapat lebih mudah dalam mengidentifikasi, mengkategorikan, dan melacak koleksi-koleksinya, termasuk arsip berbahan kertas. Ketiga, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam preservasi koleksi arsip. Teknologi seperti digitalisasi dan penyimpanan data digital dapat menjadi solusi untuk melestarikan arsip secara lebih efektif dan aman.

  1. PRESERVASI BERBASIS KEARIFAN LOKAL (STUDI KASUS MENGENAI PRESERVASI PREVENTIF DAN KURATIF MANUSKRIP LONTAR... doi.org/10.24198/jkip.v1i1.9616PRESERVASI BERBASIS KEARIFAN LOKAL STUDI KASUS MENGENAI PRESERVASI PREVENTIF DAN KURATIF MANUSKRIP LONTAR doi 10 24198 jkip v1i1 9616
Read online
File size501.92 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test