UnnasUnnas

SARGA: Journal of Architecture and UrbanismSARGA: Journal of Architecture and Urbanism

Persepsi individu terhadap desain arsitektur dapat diukur dengan perangkat Electroencephalography (EEG) yang menangkap aktivitas kelistrikan otak termasuk emosional terkait suatu desain arsitektur. Emotiv EPOC merupakan perangkat lunak berbasis sistem EEG yang digunakan dalam penelitian dengan pertimbangan kemudahan penggunaan namun tetap memiliki kemampuan menerjemahkan aktivitas otak secara aktual. Teknologi yang digunakan dalam Emotiv EPOC untuk mempelajari otak adalah Brain Computer Interfaces (BCI). Dalam dunia medis EEG lazim digunakan dibandingkan Emotiv, sehingga perlu diketahui terkait kevalidan keduanya, meskipun Emotiv mendeklarasikan bahwa alatnya bukan alat diagnostik, akan tetapi memiliki landasan ilmiah sebagaimana EEG. Kedua perangkat ini memiliki fungsi sama, namun belum ada penjabaran secara statistik terkait sensitivitas dan spesifisitas keduanya. Sehingga uji diagnostik diperlukan sebagai alat untuk memberikan bukti statistik terkait penggunaan EEG dan Emotiv sebagai perangkat penilaian fungsi otak. Penulisan ini merupakan review penelitian dengan menggunakan beberapa sumber uji diagnostik, EEG, dan Emotiv. Hasil yang muncul adalah penjelasan secara teoritis yang berurutan dan jelas terkait metode kuantitatif uji diagnostik pada EEG dan Emotiv dalam penilaian persepsi terhadap desain.

Berdasarkan persyaratan uji diagnostik yang telah dijabarkan, dapat disimpulkan bahwa Emotiv EPOC memenuhi kriteria untuk dilakukan penelitian menggunakan uji diagnostik dengan EEG sebagai baku emas.Hal ini didukung oleh beberapa alasan utama, yaitu.(1) EEG sebagai baku emas tidak mengandung elemen yang dimiliki Emotiv EPOC, seperti fitur wireless portable dan peringkasan titik elektroda, sehingga memenuhi prinsip independensi.(2) tujuan uji diagnostik bukan untuk menyamakan hasil Emotiv EPOC dengan EEG, melainkan untuk mengevaluasi performanya secara mandiri.dan (3) sensitivitas serta spesifisitas EEG telah diakui lebih tinggi dan sesuai dengan standar baku dalam penelitian gelombang otak.Dengan demikian, uji diagnostik ini dapat digunakan untuk menilai akurasi, sensitivitas, dan spesifisitas Emotiv EPOC secara ilmiah.

Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris sensitivitas dan spesifisitas Emotiv EPOC dibandingkan EEG medis pada subjek yang menilai desain arsitektural, sehingga dapat menghasilkan data kuantitatif yang konkret; selanjutnya, perlu dilakukan studi yang mengeksplorasi pengaruh variabel desain interior seperti pencahayaan, warna, dan tata ruang terhadap sinyal EEG dan Emotiv untuk mengidentifikasi pola emosional yang spesifik dan mengembangkan pedoman desain berbasis neuroestetika; selain itu, disarankan untuk merancang dan memvalidasi sebuah alat portabel yang mengintegrasikan data Emotiv dengan algoritma pembelajaran mesin guna menyediakan penilaian persepsi real‑time dalam lingkungan binaan, yang dapat memperluas aplikasi praktis serta meningkatkan akurasi diagnostik dalam konteks non‑medis.

  1. 0. pdf obj metadata names openaction outlines pagelabels pagelayout singlepage pages type catalog endobj... doi.org/10.5005/jp-journals-10071-240700 pdf obj metadata names openaction outlines pagelabels pagelayout singlepage pages type catalog endobj doi 10 5005 jp journals 10071 24070
Read online
File size429.13 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test