UnnasUnnas

SARGA: Journal of Architecture and UrbanismSARGA: Journal of Architecture and Urbanism

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan konsep arsitektur berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kenyamanan pengguna pada bangunan Tanatap Coffee di Bekasi. Dalam perkembangan arsitektur modern, keberlanjutan telah menjadi fokus penting untuk mengurangi dampak negatif lingkungan, sekaligus menciptakan ruang yang efisien dan nyaman bagi penggunanya. Kajian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif-deskriptif, melibatkan observasi langsung pada elemen-elemen arsitektur yang diterapkan, seperti pemanfaatan energi alami, material ramah lingkungan, dan efisiensi tata ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tanatap Coffee telah memanfaatkan beberapa prinsip arsitektur berkelanjutan, seperti ventilasi silang, pencahayaan alami, dan pemilihan vegetasi yang mendukung kenyamanan termal. Selain itu, pemanfaatan material daur ulang serta desain terbuka pada fasad bangunan turut mendukung pengalaman ruang yang nyaman bagi pengguna.

Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan konsep arsitektur berkelanjutan pada Bangunan Tanatap Coffee, Bekasi, secara signifikan meningkatkan kenyamanan termal bagi pengunjung.Vegetasi terpilih, material alami dengan konduktivitas termal rendah, serta taman vertikal berperan dalam mengatur suhu interior dan mengurangi ketergantungan pada sistem pendingin buatan.Temuan ini dapat dijadikan referensi bagi arsitek, pengembang, dan pemilik bisnis dalam merancang ruang komersial yang lebih berkelanjutan serta berkontribusi pada mitigasi perubahan iklim di perkotaan.

Penelitian selanjutnya dapat diarahkan pada tiga aspek utama. Pertama, melakukan studi kuantitatif terhadap kinerja termal intervensi arsitektur berkelanjutan pada bangunan kafe di iklim tropis dengan memanfaatkan sensor suhu, kelembapan, dan aliran udara selama beberapa musim, sehingga dapat mengukur secara tepat kontribusi ventilasi silang, vegetasi, dan material rendah konduktivitas terhadap penurunan beban pendinginan. Kedua, meneliti integrasi sistem energi terbarukan seperti panel surya atau sistem pendingin pasif berbasis evaporatif bersama desain pasif yang telah diterapkan, untuk mengevaluasi pengaruhnya terhadap konsumsi energi total dan kenyamanan termal penghuni. Ketiga, melakukan survei longitudinal terhadap persepsi dan kepuasan pengguna terkait kenyamanan termal di kafe yang menerapkan konsep berkelanjutan, serta membandingkan variasi desain interior dan eksterior guna mengidentifikasi faktor psikologis dan sosial yang memperkuat atau mengurangi efektivitas strategi arsitektural. Semua penelitian ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang efektivitas praktis prinsip arsitektur berkelanjutan, menyediakan data empiris untuk perancangan bangunan komersial yang lebih efisien energi, serta menyusun pedoman desain yang mempertimbangkan baik faktor fisik maupun persepsi pengguna. Dengan demikian, hasilnya dapat menjadi acuan bagi arsitek, pengembang, dan pembuat kebijakan dalam mengimplementasikan solusi berkelanjutan yang adaptif terhadap perubahan iklim dan kebutuhan kenyamanan ruang.

Read online
File size1.26 MB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test